<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspor Minyak Sawit Naik 716.000 Ton Jadi 2,4 Juta Ton</title><description>Ekspor minyak sawit bulan Juli 2021 naik 716.000 ton menjadi 2,74 juta ton.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/10/320/2469182/ekspor-minyak-sawit-naik-716-000-ton-jadi-2-4-juta-ton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/10/320/2469182/ekspor-minyak-sawit-naik-716-000-ton-jadi-2-4-juta-ton"/><item><title>Ekspor Minyak Sawit Naik 716.000 Ton Jadi 2,4 Juta Ton</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/10/320/2469182/ekspor-minyak-sawit-naik-716-000-ton-jadi-2-4-juta-ton</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/10/320/2469182/ekspor-minyak-sawit-naik-716-000-ton-jadi-2-4-juta-ton</guid><pubDate>Jum'at 10 September 2021 11:09 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/10/320/2469182/ekspor-minyak-sawit-naik-716-000-ton-jadi-2-4-juta-ton-WPaJEnvvnK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor minyak sawit meningkat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/10/320/2469182/ekspor-minyak-sawit-naik-716-000-ton-jadi-2-4-juta-ton-WPaJEnvvnK.jpg</image><title>Ekspor minyak sawit meningkat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ekspor minyak sawit bulan Juli 2021 naik 716.000 ton menjadi 2,74 juta ton dengan kenaikan ekspor terbesar pada olahan CPO sebesar 548.000 ton menjadi 2,11 juta ton, dan CPO yang naik 104.000 ton menjadi 151.000 ton.
Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Mukti Sardjono mengatakan, secara year on year (yoy) sampai dengan Juli 2021, volume ekspor 2021 mengalami sedikit penurunan sebesar 0,6% lebih rendah dari tahun 2020. Namun nilai ekspor produk minyak sawit bulan Juli 2021 mencapai USD2,8 miliar, naik USD684,5 juta dari bulan Juni 2021.
Baca Juga: Peti Kemas untuk Ekspor Langka, Begini Respons Istana
 
&quot;Kondisi ini didukung oleh kenaikan harga rata-rata CPO dari USD1.054 pada bulan Juni menjadi USD1.124/ton cif Rotterdam pada bulan Juli 2021,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (10/9/2021).
Kenaikan volume ekspor terbesar terjadi untuk tujuan EU-27 yang naik menjadi 509,7 ribu ton (+139,2 ribu ton), India menjadi 231,2 ribu ton (+122,5 ribu ton), Pakistan menjadi 277,2 ribu ton (+119,4 ribu ton) dan China menjadi 522,2 ribu ton (+104,1 ribu ton).
Baca Juga: Geber Investasi, RI Manfaatkan Perjanjian Perdagangan Bebas
 
Konsumsi dalam negeri turun menjadi 1,44 juta ton atau 13,1% lebih rendah dari bulan Juni. Penurunan terbesar pada konsumsi untuk biodiesel menjadi 556.000 ton (-121.000 ton) dan untuk pangan menjadi 708.000 ton (-95.000 ton) sedangkan untuk oleokimia hanya turun 2.000 ton menjadi 180.000 ton.&quot;Secara yoy, konsumsi dalam negeri 2021 naik 6,9% lebih tinggi dari tahun 2020,&quot; imbuhnya.
Sementara produksi CPO bulan Juli mencapai 4,056 juta ton, turun  426.000 ton dari produksi bulan Juni yang disebabkan faktor musiman.  Produksi PKO bulan Juli juga turun menjadi 385.000 ton dari 426.000 ton  pada bulan Juni.
Meskipun demikian, tren produksi selama tahun 2021  adalah naik dengan laju rata-rata 177.000 ton per bulan. Secara YoY,  produksi CPO sampai bulan Juli lebih tinggi 4,6% dari tahun 2020. Stok  akhir bulan Juli naik 49.000 ton menjadi sebesar 4,54 juta ton.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekspor minyak sawit bulan Juli 2021 naik 716.000 ton menjadi 2,74 juta ton dengan kenaikan ekspor terbesar pada olahan CPO sebesar 548.000 ton menjadi 2,11 juta ton, dan CPO yang naik 104.000 ton menjadi 151.000 ton.
Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Mukti Sardjono mengatakan, secara year on year (yoy) sampai dengan Juli 2021, volume ekspor 2021 mengalami sedikit penurunan sebesar 0,6% lebih rendah dari tahun 2020. Namun nilai ekspor produk minyak sawit bulan Juli 2021 mencapai USD2,8 miliar, naik USD684,5 juta dari bulan Juni 2021.
Baca Juga: Peti Kemas untuk Ekspor Langka, Begini Respons Istana
 
&quot;Kondisi ini didukung oleh kenaikan harga rata-rata CPO dari USD1.054 pada bulan Juni menjadi USD1.124/ton cif Rotterdam pada bulan Juli 2021,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (10/9/2021).
Kenaikan volume ekspor terbesar terjadi untuk tujuan EU-27 yang naik menjadi 509,7 ribu ton (+139,2 ribu ton), India menjadi 231,2 ribu ton (+122,5 ribu ton), Pakistan menjadi 277,2 ribu ton (+119,4 ribu ton) dan China menjadi 522,2 ribu ton (+104,1 ribu ton).
Baca Juga: Geber Investasi, RI Manfaatkan Perjanjian Perdagangan Bebas
 
Konsumsi dalam negeri turun menjadi 1,44 juta ton atau 13,1% lebih rendah dari bulan Juni. Penurunan terbesar pada konsumsi untuk biodiesel menjadi 556.000 ton (-121.000 ton) dan untuk pangan menjadi 708.000 ton (-95.000 ton) sedangkan untuk oleokimia hanya turun 2.000 ton menjadi 180.000 ton.&quot;Secara yoy, konsumsi dalam negeri 2021 naik 6,9% lebih tinggi dari tahun 2020,&quot; imbuhnya.
Sementara produksi CPO bulan Juli mencapai 4,056 juta ton, turun  426.000 ton dari produksi bulan Juni yang disebabkan faktor musiman.  Produksi PKO bulan Juli juga turun menjadi 385.000 ton dari 426.000 ton  pada bulan Juni.
Meskipun demikian, tren produksi selama tahun 2021  adalah naik dengan laju rata-rata 177.000 ton per bulan. Secara YoY,  produksi CPO sampai bulan Juli lebih tinggi 4,6% dari tahun 2020. Stok  akhir bulan Juli naik 49.000 ton menjadi sebesar 4,54 juta ton.</content:encoded></item></channel></rss>
