<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bye Rentenir! Bunga Kredit Holding Ultra Mikro Lebih murah</title><description>Adanya holding ini akan memudahkan pemberian kredit atau pembiayaan kepada UMKM dengan bunga murah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/13/320/2470487/bye-rentenir-bunga-kredit-holding-ultra-mikro-lebih-murah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/13/320/2470487/bye-rentenir-bunga-kredit-holding-ultra-mikro-lebih-murah"/><item><title>Bye Rentenir! Bunga Kredit Holding Ultra Mikro Lebih murah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/13/320/2470487/bye-rentenir-bunga-kredit-holding-ultra-mikro-lebih-murah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/13/320/2470487/bye-rentenir-bunga-kredit-holding-ultra-mikro-lebih-murah</guid><pubDate>Senin 13 September 2021 12:50 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/13/320/2470487/bye-rentenir-bunga-kredit-holding-ultra-mikro-lebih-murah-iAo5fMZwDN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Holding BUMN Ultra Mikro membuat bunga kredit lebuh murah (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/13/320/2470487/bye-rentenir-bunga-kredit-holding-ultra-mikro-lebih-murah-iAo5fMZwDN.jpg</image><title>Holding BUMN Ultra Mikro membuat bunga kredit lebuh murah (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Holding BUMN Ultra Mikro memasuki tahap akhir. holding memasuki tahap penyerahan saham negara dari pada PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM kepada PT Bank BRI (Persero) Tbk,. Dimana, nilai pengalihan saham mencapai Rp 54,7 triliun.
Adanya holding ini akan memudahkan pemberian kredit atau pembiayaan kepada UMKM dengan bunga murah. Langkah itu dinilai sebagai bentuk keberpihakan perusahaan pelat merah kepada pelaku usaha skala mikro.
Baca Juga: Holding Ultra Mikro, Pemerintah Alihkan Saham Rp54,7 Triliun
 
Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, target pembentukan holding bisa rampung pada November 2021 ini. Hal itu sesuai kesepakatan awal dengan Direktur Utama ketiga perseroan.
&quot;Karena itu, saya mengharapkan penggabungan daripada BRI, Pegadaian dan juga PNM, disini saya ada catatannya, bahwa ingin memastikan bisa terjadi bagaimana keberpihakan bunga lebih murah untuk yang di bawah. Dan sesuai kesepakatan kita waktu itu para Dirut November ini sudah benar-benar terjadi,&quot; ujar Erick, Senin (13/9/2021).
Baca Juga: Holding Ultra Mikro Dongkrak Penyaluran Kredit UMKM
 
Catatan Kementerian BUMN, integrasi bisnis antara Pegadaian, PNM, dan BRI harus mendorong bisnis UMKM. Pasalnya, dari pantauan langsung Erick Thohir di lapangan, sejumlah pelaku usaha mikro begitu membutuhkan kemudahan kredit.Kemudahan dana, kata dia,  memberikan keseimbangan ekonomi antara  pelaku usaha dan masyarakat sekitar. Sebab, semakin baik kinerja UMKM  karena mudahnya akses biaya, semakin banyak pula penyerapan tenaga kerja  baru.
Keseimbangan pun terjadi antara BUMN dan UMKM. Karena kedua entitas  bisnis tersebut saling menguatkan satu sama lain. Erick justru mengutuk  perusahaan negara yang mendominasi bisnis UMKM.
&quot;Dan itulah kenapa saya diberi kesempatan turun dan melihat bagaimana  apa yang terjadi di bawah, apakah PMN dengan Mekaar-nya, nanti  pegadaian saya cek juga Pak, bahwa  impact-nya luar biasa. Ini kita  harus pastikan dalam kondisi keseimbangan ekonomi harus terjadi. Tidak  bisa yg besar makin besar, yang kecil makin kecil,&quot; ungkap dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Holding BUMN Ultra Mikro memasuki tahap akhir. holding memasuki tahap penyerahan saham negara dari pada PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM kepada PT Bank BRI (Persero) Tbk,. Dimana, nilai pengalihan saham mencapai Rp 54,7 triliun.
Adanya holding ini akan memudahkan pemberian kredit atau pembiayaan kepada UMKM dengan bunga murah. Langkah itu dinilai sebagai bentuk keberpihakan perusahaan pelat merah kepada pelaku usaha skala mikro.
Baca Juga: Holding Ultra Mikro, Pemerintah Alihkan Saham Rp54,7 Triliun
 
Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, target pembentukan holding bisa rampung pada November 2021 ini. Hal itu sesuai kesepakatan awal dengan Direktur Utama ketiga perseroan.
&quot;Karena itu, saya mengharapkan penggabungan daripada BRI, Pegadaian dan juga PNM, disini saya ada catatannya, bahwa ingin memastikan bisa terjadi bagaimana keberpihakan bunga lebih murah untuk yang di bawah. Dan sesuai kesepakatan kita waktu itu para Dirut November ini sudah benar-benar terjadi,&quot; ujar Erick, Senin (13/9/2021).
Baca Juga: Holding Ultra Mikro Dongkrak Penyaluran Kredit UMKM
 
Catatan Kementerian BUMN, integrasi bisnis antara Pegadaian, PNM, dan BRI harus mendorong bisnis UMKM. Pasalnya, dari pantauan langsung Erick Thohir di lapangan, sejumlah pelaku usaha mikro begitu membutuhkan kemudahan kredit.Kemudahan dana, kata dia,  memberikan keseimbangan ekonomi antara  pelaku usaha dan masyarakat sekitar. Sebab, semakin baik kinerja UMKM  karena mudahnya akses biaya, semakin banyak pula penyerapan tenaga kerja  baru.
Keseimbangan pun terjadi antara BUMN dan UMKM. Karena kedua entitas  bisnis tersebut saling menguatkan satu sama lain. Erick justru mengutuk  perusahaan negara yang mendominasi bisnis UMKM.
&quot;Dan itulah kenapa saya diberi kesempatan turun dan melihat bagaimana  apa yang terjadi di bawah, apakah PMN dengan Mekaar-nya, nanti  pegadaian saya cek juga Pak, bahwa  impact-nya luar biasa. Ini kita  harus pastikan dalam kondisi keseimbangan ekonomi harus terjadi. Tidak  bisa yg besar makin besar, yang kecil makin kecil,&quot; ungkap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
