<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres: Lapangan Kerja di Sektor Pertanian hingga Perikanan Alami Peningkatan</title><description>Lapangan kerja yang menyerap tenaga kerja paling banyak adalah sektor pertanian, kehutanan, dan Perikanan, yaitu sebesar 29,59%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/13/320/2470586/wapres-lapangan-kerja-di-sektor-pertanian-hingga-perikanan-alami-peningkatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/13/320/2470586/wapres-lapangan-kerja-di-sektor-pertanian-hingga-perikanan-alami-peningkatan"/><item><title>Wapres: Lapangan Kerja di Sektor Pertanian hingga Perikanan Alami Peningkatan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/13/320/2470586/wapres-lapangan-kerja-di-sektor-pertanian-hingga-perikanan-alami-peningkatan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/13/320/2470586/wapres-lapangan-kerja-di-sektor-pertanian-hingga-perikanan-alami-peningkatan</guid><pubDate>Senin 13 September 2021 15:09 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/13/320/2470586/wapres-lapangan-kerja-di-sektor-pertanian-hingga-perikanan-alami-peningkatan-DBiI0gjhrx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lapangan kerja pertanian meningkat (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/13/320/2470586/wapres-lapangan-kerja-di-sektor-pertanian-hingga-perikanan-alami-peningkatan-DBiI0gjhrx.jpg</image><title>Lapangan kerja pertanian meningkat (Foto: Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Lapangan kerja yang menyerap tenaga kerja paling banyak adalah sektor pertanian, kehutanan, dan Perikanan, yaitu sebesar 29,59%. Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2021 angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Kadin-BKPM Kerja Sama Perbanyak Lapangan Kerja
Lapangan kerja di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tersebut mengalami peningkatan sebesar 0,36% dibandingkan Februari 2020 yakni 29,23%,&amp;rdquo; kata Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin saat memberikan sambutan dalam acara Penganugerahan Penghargaan Bidang Pertanian Tahun 202&amp;rdquo; di Istana Wakil Presiden, Senin (13/9/2021).
Namun begitu peningkatan ini menurut Maruf belum dibarengi dengan kesejahteraan para petani. Menurutnya kesejahteraan petani masih jauh dari berkecupan.
Baca Juga: Ada 2,6 Juta Lapangan Pekerjaan Baru, Jumlah Pengangguran Turun 1,02 Juta Orang 
 
&amp;ldquo;Namun demikian kita juga mencatat bahwa kehidupan para petani terutama untuk tanaman pangan, seperti padi, bisa dikatakan masih jauh dari berkecukupan,&amp;rdquo; ungkapnya.
Dia menyebut berdasarkan data BPS tahun 2020 menurut sumber penghasilan utama, jumlah rumah tangga tergolong miskin di Indonesia sebagian besar berasal dari sektor pertanian yaitu 46,30%.&amp;ldquo;Dengan demikian, peningkatan kesejahteraan petani masih menjadi PR  (pekerjaan rumah) Pemerintah yang harus diselesaikan,&amp;rdquo; ujarnya.
Maruf menilai inovasi dan terobosan perlu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
&amp;ldquo;Melalui antara lain reformasi pertanian, intensifikasi produksi, dan  peningkatan akses pasar menjadi upaya nyata yang harus  diimplementasikan pelaksanaannya di lapangan secara konsisten untuk  mewujudkan kesejahteraan petani,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Lapangan kerja yang menyerap tenaga kerja paling banyak adalah sektor pertanian, kehutanan, dan Perikanan, yaitu sebesar 29,59%. Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2021 angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Kadin-BKPM Kerja Sama Perbanyak Lapangan Kerja
Lapangan kerja di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tersebut mengalami peningkatan sebesar 0,36% dibandingkan Februari 2020 yakni 29,23%,&amp;rdquo; kata Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin saat memberikan sambutan dalam acara Penganugerahan Penghargaan Bidang Pertanian Tahun 202&amp;rdquo; di Istana Wakil Presiden, Senin (13/9/2021).
Namun begitu peningkatan ini menurut Maruf belum dibarengi dengan kesejahteraan para petani. Menurutnya kesejahteraan petani masih jauh dari berkecupan.
Baca Juga: Ada 2,6 Juta Lapangan Pekerjaan Baru, Jumlah Pengangguran Turun 1,02 Juta Orang 
 
&amp;ldquo;Namun demikian kita juga mencatat bahwa kehidupan para petani terutama untuk tanaman pangan, seperti padi, bisa dikatakan masih jauh dari berkecukupan,&amp;rdquo; ungkapnya.
Dia menyebut berdasarkan data BPS tahun 2020 menurut sumber penghasilan utama, jumlah rumah tangga tergolong miskin di Indonesia sebagian besar berasal dari sektor pertanian yaitu 46,30%.&amp;ldquo;Dengan demikian, peningkatan kesejahteraan petani masih menjadi PR  (pekerjaan rumah) Pemerintah yang harus diselesaikan,&amp;rdquo; ujarnya.
Maruf menilai inovasi dan terobosan perlu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
&amp;ldquo;Melalui antara lain reformasi pertanian, intensifikasi produksi, dan  peningkatan akses pasar menjadi upaya nyata yang harus  diimplementasikan pelaksanaannya di lapangan secara konsisten untuk  mewujudkan kesejahteraan petani,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
