<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Ingatkan Kontribusi BUMN ke Negara Tak Boleh Turun</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir meminta BUMN untuk meningkatkan kontribusinya kepada negara, khususnya dividen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/13/320/2470718/erick-thohir-ingatkan-kontribusi-bumn-ke-negara-tak-boleh-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/13/320/2470718/erick-thohir-ingatkan-kontribusi-bumn-ke-negara-tak-boleh-turun"/><item><title>Erick Thohir Ingatkan Kontribusi BUMN ke Negara Tak Boleh Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/13/320/2470718/erick-thohir-ingatkan-kontribusi-bumn-ke-negara-tak-boleh-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/13/320/2470718/erick-thohir-ingatkan-kontribusi-bumn-ke-negara-tak-boleh-turun</guid><pubDate>Senin 13 September 2021 18:54 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/13/320/2470718/erick-thohir-ingatkan-kontribusi-bumn-ke-negara-tak-boleh-turun-lXYihVZ2D7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir minta setoran dividen BUMN tidak turun (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/13/320/2470718/erick-thohir-ingatkan-kontribusi-bumn-ke-negara-tak-boleh-turun-lXYihVZ2D7.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir minta setoran dividen BUMN tidak turun (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir meminta BUMN untuk meningkatkan kontribusinya kepada negara, khususnya dividen. Erick menegaskan kontribusi perusahaan BUMN tidak boleh turun meski tengah pandemi.
&quot;Tentu, dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, kontribusi BUMN kepada negara tidak boleh turun,&quot; ujar Menteri BUMN, Erick Thohir, Senin (13/9/2021).
Baca Juga: Erick Thohir Akan Pamerkan Holding BUMN Ultra Mikro di Pertemuan G20
 
Erick meminta manajemen terus menggenjot bisnis perusahaan agar bisa mendukung pendapatan negara saat ini. Menurutnya, perseroan mampu meningkatkan dividen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Semula Kementerian BUMN menargetkan dividen BUMN 2021 mencapai Rp30 triliun-Rp35 triliun. Target tersebut lebih rendah dari proyeksi semula yakni Rp40 triliun.
Baca Juga: Erick Thohir Ingatkan Pentingnya Pakai Masker di Tengah Covid-19
 
Namun, belakangan target tersebut direvisi pemerintah hingga di angka Rp30 triliun. Bahkan, estimasi dividen tahun ini masih tercatat rendah bila dibandingkan realisasinya di tahun 2020, dimana, total setoran lima BUMN saja mencapai 45 triliun atau setara 90,6% dari total dividen pemerintah pada 2020.Data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, lima BUMN penyumbang  terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dengan  kontribusi sebesar 26,4%.
Selanjutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar 22,2%, PT  Pertamina (Persero) 19,1%, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, 17,8%, dan  PT BNI (Persero) Tbk 5,2%.
Target setoran dividen di 2022 pun masih tercatat rendah bila  dibandingkan realisasi tahun lalu, dimana, estimasi kontribusi perseroan  berada di angka Rp35,6 triliun. Proyeksi itu dituangkan dalam Nota  Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2022.
Pertimbangannya, kinerja perseroan dan makro ekonomi Indonesia mulai  memasuki fase pemulihan secara perlahan pada awal tahun depan karena  adanya vaksinasi Covid-19 yang dilakukan secara merata sepanjang 2021.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir meminta BUMN untuk meningkatkan kontribusinya kepada negara, khususnya dividen. Erick menegaskan kontribusi perusahaan BUMN tidak boleh turun meski tengah pandemi.
&quot;Tentu, dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, kontribusi BUMN kepada negara tidak boleh turun,&quot; ujar Menteri BUMN, Erick Thohir, Senin (13/9/2021).
Baca Juga: Erick Thohir Akan Pamerkan Holding BUMN Ultra Mikro di Pertemuan G20
 
Erick meminta manajemen terus menggenjot bisnis perusahaan agar bisa mendukung pendapatan negara saat ini. Menurutnya, perseroan mampu meningkatkan dividen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Semula Kementerian BUMN menargetkan dividen BUMN 2021 mencapai Rp30 triliun-Rp35 triliun. Target tersebut lebih rendah dari proyeksi semula yakni Rp40 triliun.
Baca Juga: Erick Thohir Ingatkan Pentingnya Pakai Masker di Tengah Covid-19
 
Namun, belakangan target tersebut direvisi pemerintah hingga di angka Rp30 triliun. Bahkan, estimasi dividen tahun ini masih tercatat rendah bila dibandingkan realisasinya di tahun 2020, dimana, total setoran lima BUMN saja mencapai 45 triliun atau setara 90,6% dari total dividen pemerintah pada 2020.Data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, lima BUMN penyumbang  terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dengan  kontribusi sebesar 26,4%.
Selanjutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar 22,2%, PT  Pertamina (Persero) 19,1%, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, 17,8%, dan  PT BNI (Persero) Tbk 5,2%.
Target setoran dividen di 2022 pun masih tercatat rendah bila  dibandingkan realisasi tahun lalu, dimana, estimasi kontribusi perseroan  berada di angka Rp35,6 triliun. Proyeksi itu dituangkan dalam Nota  Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2022.
Pertimbangannya, kinerja perseroan dan makro ekonomi Indonesia mulai  memasuki fase pemulihan secara perlahan pada awal tahun depan karena  adanya vaksinasi Covid-19 yang dilakukan secara merata sepanjang 2021.</content:encoded></item></channel></rss>
