<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Neraca Perdagangan Agustus Diprediksi Surplus USD2,68 Miliar</title><description>Neraca perdagangan Agustus 2021 diprediksi surplus USD2,68 miliar dari bulan sebelumnya surplus USD2,59miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/15/320/2471491/neraca-perdagangan-agustus-diprediksi-surplus-usd2-68-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/15/320/2471491/neraca-perdagangan-agustus-diprediksi-surplus-usd2-68-miliar"/><item><title>Neraca Perdagangan Agustus Diprediksi Surplus USD2,68 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/15/320/2471491/neraca-perdagangan-agustus-diprediksi-surplus-usd2-68-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/15/320/2471491/neraca-perdagangan-agustus-diprediksi-surplus-usd2-68-miliar</guid><pubDate>Rabu 15 September 2021 07:33 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/15/320/2471491/neraca-perdagangan-agustus-diprediksi-surplus-usd2-68-miliar-C2MNLcH9ze.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Neraca Perdagangan Agustus diprediksi surplus (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/15/320/2471491/neraca-perdagangan-agustus-diprediksi-surplus-usd2-68-miliar-C2MNLcH9ze.jpg</image><title>Neraca Perdagangan Agustus diprediksi surplus (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Neraca perdagangan Agustus 2021 diprediksi surplus USD2,68 miliar dari bulan sebelumnya surplus USD2,59miliar.
Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan kinerja ekspor Indonesia diperkirakan tumbuh 38,19% (year on year/ yoy) yang didorong oleh peningkatan harga komoditas global meskipun volume permintaan ekspor cenderung melambat.
Baca Juga: Neraca Perdagangan Surplus, Menko Airlangga: Akibat Membaiknya Permintaan Ekonomi
 
&quot;Sepanjang bulan Agustus yang lalu, harga komoditas ekspor tercatat meningkat seperti batubara (+11%mtm), CPO (+6,8%mtm), karet alam (+4,6%mtm), dan nikel (+1,7%mtm),&quot; kata Josua di Jakarta, Rabu (15/9/2021).
Sementara volume permintaan ekspor diperkirakan menurun dibandingkan bulan sebelumnya terindikasi dari penurunan aktivitas manufaktur dari mitra dagang utama Indonesia seperti, Eurozone, AS, Tiongkok dan India.
Baca Juga: Ekspor Naik, Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD2,59 Miliar
 
Meskipun demikian, data perdagangan Tiongkok mencatat bahwa impor Tiongkok dari Indonesia pada bulan Agustus tercatat USD5,48 miliar, meningkat dari bulan sebelumnya USD4,99miliar.Sementara itu, di sisi lainnya, kinerja impor Indonesia bulan Agustus  juga meningkat terbatas 1,66%mtm atau tercatat 43,03%yoy. Meskipun  aktivitas manufaktur Indonesia cenderung meningat pada bulan lalu namun  masih dalam fase yang kontraktif sehingga membatasi permintaan terhadap  impor bahan baku dan barang modal.
Di sisi lain, impor migas cenderung tertahan mempertimbangkan tren  penurunan harga minyak mentah sepanjang bulan Agustus dimana harga  minyak mentah brent tercatat turun 5,9% mtm.</description><content:encoded>JAKARTA - Neraca perdagangan Agustus 2021 diprediksi surplus USD2,68 miliar dari bulan sebelumnya surplus USD2,59miliar.
Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan kinerja ekspor Indonesia diperkirakan tumbuh 38,19% (year on year/ yoy) yang didorong oleh peningkatan harga komoditas global meskipun volume permintaan ekspor cenderung melambat.
Baca Juga: Neraca Perdagangan Surplus, Menko Airlangga: Akibat Membaiknya Permintaan Ekonomi
 
&quot;Sepanjang bulan Agustus yang lalu, harga komoditas ekspor tercatat meningkat seperti batubara (+11%mtm), CPO (+6,8%mtm), karet alam (+4,6%mtm), dan nikel (+1,7%mtm),&quot; kata Josua di Jakarta, Rabu (15/9/2021).
Sementara volume permintaan ekspor diperkirakan menurun dibandingkan bulan sebelumnya terindikasi dari penurunan aktivitas manufaktur dari mitra dagang utama Indonesia seperti, Eurozone, AS, Tiongkok dan India.
Baca Juga: Ekspor Naik, Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD2,59 Miliar
 
Meskipun demikian, data perdagangan Tiongkok mencatat bahwa impor Tiongkok dari Indonesia pada bulan Agustus tercatat USD5,48 miliar, meningkat dari bulan sebelumnya USD4,99miliar.Sementara itu, di sisi lainnya, kinerja impor Indonesia bulan Agustus  juga meningkat terbatas 1,66%mtm atau tercatat 43,03%yoy. Meskipun  aktivitas manufaktur Indonesia cenderung meningat pada bulan lalu namun  masih dalam fase yang kontraktif sehingga membatasi permintaan terhadap  impor bahan baku dan barang modal.
Di sisi lain, impor migas cenderung tertahan mempertimbangkan tren  penurunan harga minyak mentah sepanjang bulan Agustus dimana harga  minyak mentah brent tercatat turun 5,9% mtm.</content:encoded></item></channel></rss>
