<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rights Issue Terbesar di BEI, Chandra Asri Kantongi Rp15,5 Triliun</title><description>Chandra Asri Petrochemical Tbk menyelesaikan Penawaran Umum  Terbatas III yang telah memperoleh pernyataan efektif dari OJK.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/16/278/2472170/rights-issue-terbesar-di-bei-chandra-asri-kantongi-rp15-5-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/16/278/2472170/rights-issue-terbesar-di-bei-chandra-asri-kantongi-rp15-5-triliun"/><item><title>Rights Issue Terbesar di BEI, Chandra Asri Kantongi Rp15,5 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/16/278/2472170/rights-issue-terbesar-di-bei-chandra-asri-kantongi-rp15-5-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/16/278/2472170/rights-issue-terbesar-di-bei-chandra-asri-kantongi-rp15-5-triliun</guid><pubDate>Kamis 16 September 2021 10:15 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/16/278/2472170/rights-issue-terbesar-di-bei-chandra-asri-kantongi-rp15-5-triliun-919TIE02vP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Chandra Asri selesaikan penawaran rights issue Rp15,5 triliun (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/16/278/2472170/rights-issue-terbesar-di-bei-chandra-asri-kantongi-rp15-5-triliun-919TIE02vP.jpg</image><title>Chandra Asri selesaikan penawaran rights issue Rp15,5 triliun (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menyelesaikan Penawaran Umum Terbatas III yang telah memperoleh pernyataan efektif dari OJK. Seluruh saham baru yang diterbitkan telah disetor penuh dan Perseroan berhasil menambah modal sebesar Rp15,5 triliun atau USD1,1 miliar dan menjadi salah satu right issue terbesar yang pernah dilakukan di Bursa Efek Indonesia hingga saat ini.
Setelah right issue, jumlah saham beredar Perusahaan meningkat sebanyak 3.794.366.013 saham, dari 17.833.520.260 menjadi 21.627.886.273 saham. Komposisi saham publik sekitar 8,2%, memenuhi persyaratan saham publik (free-float) dari Bursa Efek Indonesia.
Baca Juga: Chandra Asri (TPIA), Emiten Miliarder Prajogo Pangestu Tuntaskan Rights Issue Rp15,5 Triliun 
 
Adapun pembeli siaga (standby buyer) yang mendukung keberhasilan transaksi adalah PT TOP Investment Indonesia, anak perusahaan Thai Oil Public Company Limited (Thaioil), kilang unggulan PTT Public Company Limited (PTT).
Pada Juli 2021, Chandra Asri telah mengumumkan pemilihan Thaioil sebagai mitra terpilihnya untuk mendukung pengembangan kompleks petrokimia kedua (CAP2), melalui proses seleksi investor strategis yang kuat dan komprehensif. Hasil bersih yang diperoleh akan digunakan untuk pengembangan dan pembangunan kompleks petrokimia terintegrasi kedua yang berskala global oleh anak Perusahaannya, PT. Chandra Asri Perkasa yang antara lain akan terdiri dari unit cracker, olefin terpolimerisasi serta fasilitas dan utilitas terkait. Hal ini sejalan dengan strategi Chandra Asri untuk memperluas kapasitas produksi dan skala usaha untuk melayani kebutuhan pasar Indonesia.
Baca Juga: Peringkat Utang Emiten Miliarder Prajogo Pangestu Jadi Stabil
 
Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporasi TPIA, Suryandi mengatakan, pihaknya senang dengan keberhasilan Right Issue ini dan menyambut Thaioil sebagai pemegang saham utama baru Chandra Asri.
&quot;Pembiayaan yang diperoleh, memberi kami fondasi ekuitas yang kuat untuk melanjutkan rencana Perseroan dalam mengembangkan kompleks petrokimia kedua secepatnya. Kami berterima kasih atas dukungan berkelanjutan dari pemegang saham, investor, regulator dan pemangku kepentingan utama lainnya untuk membuat transaksi ini sukses dan luar biasa,&quot; ujarnya dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (16/9/2021).Dengan keberhasilan pelaksanaan proses Right Issue dan injeksi  ekuitas, Thaioil sekarang memegang 15% kepemilikan saham di Perusahaan,  dan merupakan bagian dari pemegang saham utama serta sponsor Chandra  Asri bersama Barito Pacific dan SCG Chemicals. Thaioil dan Chandra Asri  juga telah menandatangani perjanjian penjualan dan pembelian bahan baku  untuk pasokan nafta dan gas minyak cair ke Chandra Asri dan CAP 2, serta  perjanjian distribusi produk, untuk memberikan keamanan pasokan bahan  baku dan membuka nilai lebih lanjut melalui sinergi.
Tunduk pada Keputusan Investasi Akhir (FID) untuk CAP 2 yang  ditargetkan untuk tahun 2022, Thaioil dan SCG Chemicals berkomitmen  untuk berinvestasi lebih lanjut secara kolektif hingga USD 0,4 miliar.  Metode investasi selanjutnya akan ditentukan oleh para pihak pada tahap  selanjutnya dan tetap tunduk pada persetujuan pemegang saham Chandra  Asri serta otoritas pemerintah terkait di Republik Indonesia.
Investasi di CAP 2 diproyeksikan sekitar USD 5 miliar. Konstruksi  diperkirakan akan memakan waktu 4 sampai 5 tahun, menciptakan 25.000  lapangan pekerjaan selama periode tersebut. Hal ini akan menggandakan  kapasitas produksi Perseroan dari saat ini 4,2 juta ton per tahun  menjadi lebih dari 8 juta ton per tahun.
Hal ini akan membantu memenuhi permintaan domestik Indonesia yang  terus meningkat, mengurangi ketergantungan impor, mengembangkan industri  hilir petrokimia lokal, mendukung visi pemerintah untuk Industri 4.0,  dan menciptakan karir jangka panjang yang bernilai tinggi.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menyelesaikan Penawaran Umum Terbatas III yang telah memperoleh pernyataan efektif dari OJK. Seluruh saham baru yang diterbitkan telah disetor penuh dan Perseroan berhasil menambah modal sebesar Rp15,5 triliun atau USD1,1 miliar dan menjadi salah satu right issue terbesar yang pernah dilakukan di Bursa Efek Indonesia hingga saat ini.
Setelah right issue, jumlah saham beredar Perusahaan meningkat sebanyak 3.794.366.013 saham, dari 17.833.520.260 menjadi 21.627.886.273 saham. Komposisi saham publik sekitar 8,2%, memenuhi persyaratan saham publik (free-float) dari Bursa Efek Indonesia.
Baca Juga: Chandra Asri (TPIA), Emiten Miliarder Prajogo Pangestu Tuntaskan Rights Issue Rp15,5 Triliun 
 
Adapun pembeli siaga (standby buyer) yang mendukung keberhasilan transaksi adalah PT TOP Investment Indonesia, anak perusahaan Thai Oil Public Company Limited (Thaioil), kilang unggulan PTT Public Company Limited (PTT).
Pada Juli 2021, Chandra Asri telah mengumumkan pemilihan Thaioil sebagai mitra terpilihnya untuk mendukung pengembangan kompleks petrokimia kedua (CAP2), melalui proses seleksi investor strategis yang kuat dan komprehensif. Hasil bersih yang diperoleh akan digunakan untuk pengembangan dan pembangunan kompleks petrokimia terintegrasi kedua yang berskala global oleh anak Perusahaannya, PT. Chandra Asri Perkasa yang antara lain akan terdiri dari unit cracker, olefin terpolimerisasi serta fasilitas dan utilitas terkait. Hal ini sejalan dengan strategi Chandra Asri untuk memperluas kapasitas produksi dan skala usaha untuk melayani kebutuhan pasar Indonesia.
Baca Juga: Peringkat Utang Emiten Miliarder Prajogo Pangestu Jadi Stabil
 
Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Korporasi TPIA, Suryandi mengatakan, pihaknya senang dengan keberhasilan Right Issue ini dan menyambut Thaioil sebagai pemegang saham utama baru Chandra Asri.
&quot;Pembiayaan yang diperoleh, memberi kami fondasi ekuitas yang kuat untuk melanjutkan rencana Perseroan dalam mengembangkan kompleks petrokimia kedua secepatnya. Kami berterima kasih atas dukungan berkelanjutan dari pemegang saham, investor, regulator dan pemangku kepentingan utama lainnya untuk membuat transaksi ini sukses dan luar biasa,&quot; ujarnya dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (16/9/2021).Dengan keberhasilan pelaksanaan proses Right Issue dan injeksi  ekuitas, Thaioil sekarang memegang 15% kepemilikan saham di Perusahaan,  dan merupakan bagian dari pemegang saham utama serta sponsor Chandra  Asri bersama Barito Pacific dan SCG Chemicals. Thaioil dan Chandra Asri  juga telah menandatangani perjanjian penjualan dan pembelian bahan baku  untuk pasokan nafta dan gas minyak cair ke Chandra Asri dan CAP 2, serta  perjanjian distribusi produk, untuk memberikan keamanan pasokan bahan  baku dan membuka nilai lebih lanjut melalui sinergi.
Tunduk pada Keputusan Investasi Akhir (FID) untuk CAP 2 yang  ditargetkan untuk tahun 2022, Thaioil dan SCG Chemicals berkomitmen  untuk berinvestasi lebih lanjut secara kolektif hingga USD 0,4 miliar.  Metode investasi selanjutnya akan ditentukan oleh para pihak pada tahap  selanjutnya dan tetap tunduk pada persetujuan pemegang saham Chandra  Asri serta otoritas pemerintah terkait di Republik Indonesia.
Investasi di CAP 2 diproyeksikan sekitar USD 5 miliar. Konstruksi  diperkirakan akan memakan waktu 4 sampai 5 tahun, menciptakan 25.000  lapangan pekerjaan selama periode tersebut. Hal ini akan menggandakan  kapasitas produksi Perseroan dari saat ini 4,2 juta ton per tahun  menjadi lebih dari 8 juta ton per tahun.
Hal ini akan membantu memenuhi permintaan domestik Indonesia yang  terus meningkat, mengurangi ketergantungan impor, mengembangkan industri  hilir petrokimia lokal, mendukung visi pemerintah untuk Industri 4.0,  dan menciptakan karir jangka panjang yang bernilai tinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
