<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Blibli Caplok 51% Saham RANC, Emiten Pengelola Ranch Market</title><description>Perusahaan starup milik Grup Djarum ini juga tengah mengakuisisi 51% saham PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/17/278/2472848/blibli-caplok-51-saham-ranc-emiten-pengelola-ranch-market</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/17/278/2472848/blibli-caplok-51-saham-ranc-emiten-pengelola-ranch-market"/><item><title>Blibli Caplok 51% Saham RANC, Emiten Pengelola Ranch Market</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/17/278/2472848/blibli-caplok-51-saham-ranc-emiten-pengelola-ranch-market</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/17/278/2472848/blibli-caplok-51-saham-ranc-emiten-pengelola-ranch-market</guid><pubDate>Jum'at 17 September 2021 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/17/278/2472848/blibli-caplok-51-saham-ranc-emiten-pengelola-ranch-market-YdpPcXNOE4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Blibli akuisisi saham RANC . Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/17/278/2472848/blibli-caplok-51-saham-ranc-emiten-pengelola-ranch-market-YdpPcXNOE4.jpg</image><title>Blibli akuisisi saham RANC . Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Global Digital Niaga (Blibli.com) berencana melakukan IPO. Namun sebelum rencanakan IPO, perusahaan starup milik Grup Djarum ini juga tengah mengakuisisi 51% saham PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), perusahaan yang mengoperasikan supermarket Ranch Market, Farmers Market.
BliBli mengungkapkan, tujuan rencana pengambilalihan adalah untuk pengembangan usaha dan perluasan ekosistem perseroan sebagai salah satu perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia. Pada aksi korporasi tersebut, Blibli mengakuisisi kepemilikan dari 7 entitas pemegang saham RANC, yakni PT Wijaya Sumber Sejahtera, PT Prima Rasa Inti, PT Gunaprima Karyaperkasa, PT Ekaputri Mandiri, Kusumodjojo, Suhamo Kusumodjojo, dan Harman Siswanto.
Baca Juga: IPO, Adhi Commuter Properti Tunjuk IFG Jadi Penjamin Emisi
 
Perkiraan jumlah saham yang akan diambil alih sebanyak 797.888.628 saham yang mewakili 51% dari total modal ditempatkan dan modal disetor RANC yang dimiliki oleh para penjual, di mana transaksi tersebut akan mengakibatkan perubahan pengendalian atas Supra Boga Lestari.  Di mana, Perjanjian Pengikatan Pembelian Saham (PPPS) antara Global Digital Niaga dengan para penjual telah berlangsung pada 15 September 2021.
Negosiasi dilakukan secara langsung oleh perseroan dengan para penjual. Dengan bergantung pada pemenuhan seluruh kondisi dan persyaratan sebagaimana diatur dalam perjanjian.
Baca Juga: 26 Perusahaan Antre IPO di BEI, Ada Startup
 
Rencana pengambilalihan ditargetkan dapat selesai selambat-lambatnya 40 hari kalender sejak penandatanganan perjanjian atau tanggal lainnya sebagaimana disepakati bersama oleh para pihak. Sampai dengan tanggal pengumuman negosiasi ini, perseroan tidak memiliki, baik langsung maupun tidak langsung, saham-saham yang telah diterbitkan oleh RANC.Nantinya, jika akuisisi telah rampung, Blibli juga akan melaksanakan  penawaran tender atas sisa saham dalam RANC yang wajib dilakukan sesuai  dengan ketentuan dalam POJK 9/2018. Sementara itu, belum ada nilai  kesepakatan dana yang diungkapkan dalam pernyataan itu. Adapun, 51%  saham bernilai sekitar Rp1,76 triliun, berdasarkan harga terakhir saham  RANC yang diperdagangkan Rp2.200 per saham pada hari Rabu (15/9).
Di sisi lain, Blibli.com dikabarkan akan melakukan penawaran umum  perdana atau initial public offering (IPO) saham di Bursa Efek Indonesia  (BEI) pada awal tahun 2022. Bahkan, menurut sumber Bloomberg, telah  memilih penasihat terkait rencana Blibli untuk melantai di bursa saham.
Perusahaan akan mengambil langkah IPO dengan bekerja sama bersama  Credit Suisse Group AG dan Morgan Stanley untuk menjajaki kemungkinan  penjualan saham pertama kali. Blibli adalah produk pertama PT Global  Digital Niaga yang merupakan anak perusahaan Djarum di bidang digital.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Global Digital Niaga (Blibli.com) berencana melakukan IPO. Namun sebelum rencanakan IPO, perusahaan starup milik Grup Djarum ini juga tengah mengakuisisi 51% saham PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), perusahaan yang mengoperasikan supermarket Ranch Market, Farmers Market.
BliBli mengungkapkan, tujuan rencana pengambilalihan adalah untuk pengembangan usaha dan perluasan ekosistem perseroan sebagai salah satu perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia. Pada aksi korporasi tersebut, Blibli mengakuisisi kepemilikan dari 7 entitas pemegang saham RANC, yakni PT Wijaya Sumber Sejahtera, PT Prima Rasa Inti, PT Gunaprima Karyaperkasa, PT Ekaputri Mandiri, Kusumodjojo, Suhamo Kusumodjojo, dan Harman Siswanto.
Baca Juga: IPO, Adhi Commuter Properti Tunjuk IFG Jadi Penjamin Emisi
 
Perkiraan jumlah saham yang akan diambil alih sebanyak 797.888.628 saham yang mewakili 51% dari total modal ditempatkan dan modal disetor RANC yang dimiliki oleh para penjual, di mana transaksi tersebut akan mengakibatkan perubahan pengendalian atas Supra Boga Lestari.  Di mana, Perjanjian Pengikatan Pembelian Saham (PPPS) antara Global Digital Niaga dengan para penjual telah berlangsung pada 15 September 2021.
Negosiasi dilakukan secara langsung oleh perseroan dengan para penjual. Dengan bergantung pada pemenuhan seluruh kondisi dan persyaratan sebagaimana diatur dalam perjanjian.
Baca Juga: 26 Perusahaan Antre IPO di BEI, Ada Startup
 
Rencana pengambilalihan ditargetkan dapat selesai selambat-lambatnya 40 hari kalender sejak penandatanganan perjanjian atau tanggal lainnya sebagaimana disepakati bersama oleh para pihak. Sampai dengan tanggal pengumuman negosiasi ini, perseroan tidak memiliki, baik langsung maupun tidak langsung, saham-saham yang telah diterbitkan oleh RANC.Nantinya, jika akuisisi telah rampung, Blibli juga akan melaksanakan  penawaran tender atas sisa saham dalam RANC yang wajib dilakukan sesuai  dengan ketentuan dalam POJK 9/2018. Sementara itu, belum ada nilai  kesepakatan dana yang diungkapkan dalam pernyataan itu. Adapun, 51%  saham bernilai sekitar Rp1,76 triliun, berdasarkan harga terakhir saham  RANC yang diperdagangkan Rp2.200 per saham pada hari Rabu (15/9).
Di sisi lain, Blibli.com dikabarkan akan melakukan penawaran umum  perdana atau initial public offering (IPO) saham di Bursa Efek Indonesia  (BEI) pada awal tahun 2022. Bahkan, menurut sumber Bloomberg, telah  memilih penasihat terkait rencana Blibli untuk melantai di bursa saham.
Perusahaan akan mengambil langkah IPO dengan bekerja sama bersama  Credit Suisse Group AG dan Morgan Stanley untuk menjajaki kemungkinan  penjualan saham pertama kali. Blibli adalah produk pertama PT Global  Digital Niaga yang merupakan anak perusahaan Djarum di bidang digital.</content:encoded></item></channel></rss>
