<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naik 170%, Penjualan Sukuk Ritel Laris Manis</title><description>Penjualan Surat Berharga Negara (SBN) yakni Sukuk Negara Ritel (SR015) melalui BRI mencapai Rp2,98 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/18/622/2473316/naik-170-penjualan-sukuk-ritel-laris-manis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/18/622/2473316/naik-170-penjualan-sukuk-ritel-laris-manis"/><item><title>Naik 170%, Penjualan Sukuk Ritel Laris Manis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/18/622/2473316/naik-170-penjualan-sukuk-ritel-laris-manis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/18/622/2473316/naik-170-penjualan-sukuk-ritel-laris-manis</guid><pubDate>Sabtu 18 September 2021 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/18/622/2473316/naik-170-penjualan-sukuk-ritel-laris-manis-TfkYydR2fo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjualan sukuk diburu investor ritel (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/18/622/2473316/naik-170-penjualan-sukuk-ritel-laris-manis-TfkYydR2fo.jpg</image><title>Penjualan sukuk diburu investor ritel (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Penjualan Surat Berharga Negara (SBN) yakni Sukuk Negara Ritel (SR015) melalui BRI mencapai Rp2,98 triliun. Sukuk ritel tersebut diburu 3.800 investor.
Penjualan SR015 tersebut meningkat 170% jika dibandingkan dengan pemasaran SR014 sebelumnya yaitu sebesar Rp1,75 triliun dengan jumlah nasabah sebanyak 2.700 investor.
Baca Juga: Intip Cuan dari RDPU Syariah dan Sukuk, Simak IG Live MNC Asset Besok Jumat Sore!
 
&amp;ldquo;BRI akan terus mengakselerasi kinerja Wealth Management BRI dan telah menyiapkan strategi dengan memperkuat edukasi pengelolaan keuangan kepada masyarakat dan menawarkan instrumen produk dengan risiko yang aman,&amp;rdquo; kata Direktur Konsumer BRI Handayani dilansir dari Antara, Sabtu (18/9/2021).
Baca Juga: Terbitkan Green Sukuk Tenor 30 Tahun, Sri Muyani Terima 10 Penghargaan Internasional 
Handayani menyampaikan penjualan SR015 merupakan salah satu hasil pencapaian atas komitmen BRI dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan.
Dengan berinvestasi SR015, lanjutnya, BRI mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi membangun negeri karena SR015 untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dengan pembangunan infrastruktur yang merata.Lebih lanjut Handayani menjelaskan  Wealth Management BRI memiliki  beragam produk investasi untuk memudahkan nasabah yang ingin  meningkatkan nilai aset yang dimilikinya. Produk investasi Wealth  Management BRI antara lain Obligasi Negara Ritel, Sukuk Ritel, Saving  Bond Ritel, Sukuk Tabungan, Surat Berharga Negara (SBN) yang diritelkan  Valas (INDON &amp;amp; INDOIS), SBN yang diritelkan rupiah, Swap Deposit,  dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
Selain produk investasi tersebut, BRI bekerja sama dengan Manajer  Investasi terpercaya dan terkemuka yang memiliki beragam varian produk  Reksa Dana, antara lain Reksa Dana pasar uang, pendapatan tetap,  campuran, saham, dan Reksa Dana terproteksi. BRI memiliki produk  investasi Bancassurance dengan selling point tersendiri dalam rangka  memenuhi kebutuhan nasabah yang beragam.
Per Agustus 2021 Divisi Wealth Management BRI mencatat pertumbuhan  fee based income sebesar 47% (yoy) dengan peningkatan total aset  kelolaan selama satu dekade. BRI melalui bisnis wealth management terus  mendorong penerimaan fee based income yang lebih besar di sektor  investasi dan bancassurance.</description><content:encoded>JAKARTA - Penjualan Surat Berharga Negara (SBN) yakni Sukuk Negara Ritel (SR015) melalui BRI mencapai Rp2,98 triliun. Sukuk ritel tersebut diburu 3.800 investor.
Penjualan SR015 tersebut meningkat 170% jika dibandingkan dengan pemasaran SR014 sebelumnya yaitu sebesar Rp1,75 triliun dengan jumlah nasabah sebanyak 2.700 investor.
Baca Juga: Intip Cuan dari RDPU Syariah dan Sukuk, Simak IG Live MNC Asset Besok Jumat Sore!
 
&amp;ldquo;BRI akan terus mengakselerasi kinerja Wealth Management BRI dan telah menyiapkan strategi dengan memperkuat edukasi pengelolaan keuangan kepada masyarakat dan menawarkan instrumen produk dengan risiko yang aman,&amp;rdquo; kata Direktur Konsumer BRI Handayani dilansir dari Antara, Sabtu (18/9/2021).
Baca Juga: Terbitkan Green Sukuk Tenor 30 Tahun, Sri Muyani Terima 10 Penghargaan Internasional 
Handayani menyampaikan penjualan SR015 merupakan salah satu hasil pencapaian atas komitmen BRI dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan.
Dengan berinvestasi SR015, lanjutnya, BRI mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi membangun negeri karena SR015 untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dengan pembangunan infrastruktur yang merata.Lebih lanjut Handayani menjelaskan  Wealth Management BRI memiliki  beragam produk investasi untuk memudahkan nasabah yang ingin  meningkatkan nilai aset yang dimilikinya. Produk investasi Wealth  Management BRI antara lain Obligasi Negara Ritel, Sukuk Ritel, Saving  Bond Ritel, Sukuk Tabungan, Surat Berharga Negara (SBN) yang diritelkan  Valas (INDON &amp;amp; INDOIS), SBN yang diritelkan rupiah, Swap Deposit,  dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
Selain produk investasi tersebut, BRI bekerja sama dengan Manajer  Investasi terpercaya dan terkemuka yang memiliki beragam varian produk  Reksa Dana, antara lain Reksa Dana pasar uang, pendapatan tetap,  campuran, saham, dan Reksa Dana terproteksi. BRI memiliki produk  investasi Bancassurance dengan selling point tersendiri dalam rangka  memenuhi kebutuhan nasabah yang beragam.
Per Agustus 2021 Divisi Wealth Management BRI mencatat pertumbuhan  fee based income sebesar 47% (yoy) dengan peningkatan total aset  kelolaan selama satu dekade. BRI melalui bisnis wealth management terus  mendorong penerimaan fee based income yang lebih besar di sektor  investasi dan bancassurance.</content:encoded></item></channel></rss>
