<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Masih Bisa Menguat?</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali menguat terbatas pada perdagangan hari ini</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/23/278/2475557/the-fed-tahan-suku-bunga-ihsg-masih-bisa-menguat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/23/278/2475557/the-fed-tahan-suku-bunga-ihsg-masih-bisa-menguat"/><item><title>The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Masih Bisa Menguat?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/23/278/2475557/the-fed-tahan-suku-bunga-ihsg-masih-bisa-menguat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/23/278/2475557/the-fed-tahan-suku-bunga-ihsg-masih-bisa-menguat</guid><pubDate>Kamis 23 September 2021 07:41 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/23/278/2475557/the-fed-tahan-suku-bunga-ihsg-masih-bisa-menguat-pOibAbYxX6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Diprediksi Menguat (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/23/278/2475557/the-fed-tahan-suku-bunga-ihsg-masih-bisa-menguat-pOibAbYxX6.jpg</image><title>IHSG Diprediksi Menguat (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi  kembali menguat terbatas pada perdagangan hari ini usai The Fed menahan suku bunga acuannya. IHSG akan berada di kisaran 6.082-6.152.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak whipsaw pada level support MA200 dan berpotensi kembali menguat menguji resistance fractal dan upper bollinger bands.

&quot;Indikator Stochastic dan RSI masih memberikan momentum bearish yang terlebih dahulu mengkonfirmasi dead-cross diarea overbought. Sehingga peluang penguatan IHSG masih terbuka namun terbatas dengan support resistance 6.082-6.152,&quot; ujar Lanjar dalam risetnya, Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; AALI, ACES, ANTM, BBNI, BBRI, BMRI, CTRA, HMSP, INCO, LSIP, MNCN, SMCB.

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 47,51 poin atau 0,78 persen ke level 6.108 dengan pergerakan yang optimis selama jam perdagangan. Saham-saham ARTO, BBCA, UNVR, BBRI dan TLKM sukses menjadi pendorong penguatan IHSG hingga akhir sesi. Indeks sektor Transportasi (+2.24%), Energy (+1.29%) dan Keuangan (+1.11%) memimpin penguatan secara sektoral.

Investor asing melakukan aksi beli bersih sebesar Rp495,76 miliar dengan saham BBRI, BBCA dan TLKM menjadi top net buy value. Meredanya kasus covid-19 didalam negeri didukung penurunan level PPKM dan angka vaksinasi yang telah naik signifikan menjadi salah satu faktor optimisme investor.

Leader:
ARTO, BBCA, UNVR, BBRI, TLKM

Laggard:
EMTK, TPIA, DCII, DMMX, ICBP

Sementara itu, Bursa Asia bersiap membuka perdagangan hari kamis dengan stabil setelah mayoritas indeks saham di Wallstreet semalam naik seakan mengambil langkah optimis pada prospek pengurangan stimulus the Fed pada awal bulan November 2021 dan mengindikasikan berakhir pada pertengah tahun depan.

Nada optimis Federal Reserve pada pemulihan ekonomi, dan saran bahwa waktu proses tapering dari program pembelian aset sebagian besar akan sejalan dengan ekspektasi pasar akan membantu mempertahankan penguatan aset berisiko pada perdagangan hari kamis. Sehingga secara sentimen IHSG berpotensi menguat.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi  kembali menguat terbatas pada perdagangan hari ini usai The Fed menahan suku bunga acuannya. IHSG akan berada di kisaran 6.082-6.152.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak whipsaw pada level support MA200 dan berpotensi kembali menguat menguji resistance fractal dan upper bollinger bands.

&quot;Indikator Stochastic dan RSI masih memberikan momentum bearish yang terlebih dahulu mengkonfirmasi dead-cross diarea overbought. Sehingga peluang penguatan IHSG masih terbuka namun terbatas dengan support resistance 6.082-6.152,&quot; ujar Lanjar dalam risetnya, Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; AALI, ACES, ANTM, BBNI, BBRI, BMRI, CTRA, HMSP, INCO, LSIP, MNCN, SMCB.

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 47,51 poin atau 0,78 persen ke level 6.108 dengan pergerakan yang optimis selama jam perdagangan. Saham-saham ARTO, BBCA, UNVR, BBRI dan TLKM sukses menjadi pendorong penguatan IHSG hingga akhir sesi. Indeks sektor Transportasi (+2.24%), Energy (+1.29%) dan Keuangan (+1.11%) memimpin penguatan secara sektoral.

Investor asing melakukan aksi beli bersih sebesar Rp495,76 miliar dengan saham BBRI, BBCA dan TLKM menjadi top net buy value. Meredanya kasus covid-19 didalam negeri didukung penurunan level PPKM dan angka vaksinasi yang telah naik signifikan menjadi salah satu faktor optimisme investor.

Leader:
ARTO, BBCA, UNVR, BBRI, TLKM

Laggard:
EMTK, TPIA, DCII, DMMX, ICBP

Sementara itu, Bursa Asia bersiap membuka perdagangan hari kamis dengan stabil setelah mayoritas indeks saham di Wallstreet semalam naik seakan mengambil langkah optimis pada prospek pengurangan stimulus the Fed pada awal bulan November 2021 dan mengindikasikan berakhir pada pertengah tahun depan.

Nada optimis Federal Reserve pada pemulihan ekonomi, dan saran bahwa waktu proses tapering dari program pembelian aset sebagian besar akan sejalan dengan ekspektasi pasar akan membantu mempertahankan penguatan aset berisiko pada perdagangan hari kamis. Sehingga secara sentimen IHSG berpotensi menguat.</content:encoded></item></channel></rss>
