<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Menguat Lawan Dolar AS, Pagi Ini di Level Rp14.240/USD</title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat tipis perdagangan hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/23/278/2475591/rupiah-menguat-lawan-dolar-as-pagi-ini-di-level-rp14-240-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/23/278/2475591/rupiah-menguat-lawan-dolar-as-pagi-ini-di-level-rp14-240-usd"/><item><title>Rupiah Menguat Lawan Dolar AS, Pagi Ini di Level Rp14.240/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/23/278/2475591/rupiah-menguat-lawan-dolar-as-pagi-ini-di-level-rp14-240-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/23/278/2475591/rupiah-menguat-lawan-dolar-as-pagi-ini-di-level-rp14-240-usd</guid><pubDate>Kamis 23 September 2021 09:14 WIB</pubDate><dc:creator>Hafid Fuad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/23/278/2475591/rupiah-menguat-lawan-dolar-as-pagi-ini-di-level-rp14-240-usd-zWolordUFw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah Menguat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/23/278/2475591/rupiah-menguat-lawan-dolar-as-pagi-ini-di-level-rp14-240-usd-zWolordUFw.jpg</image><title>Rupiah Menguat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat tipis perdagangan hari ini usai The Fed menahan suku bunga acuan. Rupiah pun masih berada di level Rp14.200-an per USD.

Melansir Bloomberg, Jakarta, Kamis (23/9/2021), Rupiah menguat 2,5 poin atau 0,02% ke level Rp14.240 per USD. Rupiah hari ini bergerak pada level Rp14.240-Rp14.245 per USD.

Sedangkan di Yahoo Finance, Rupiah berada pada level Rp14.245 per USD. Dengan perkiraan pergerakan hari ini di level Rp14.245-Rp14.245 per USD.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, nilai tukar Rupiah menguat di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang belum sepenuhnya mereda.

&quot;Nilai tukar Rupiah pada 20 September 2021 menguat 0,94% secara rerata dan 0,18% secara point to point dibandingkan dengan level Agustus 2021,&quot; ucap Perry di Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Penguatan nilai tukar Rupiah didorong oleh persepsi positif terhadap prospek perekonomian domestik, terjaganya pasokan valas domestik, dan langkah-langkah stabilisasi Bank Indonesia. Dengan perkembangan tersebut, Rupiah sampai dengan 20 September 2021 masih mencatat depresiasi sebesar 1,35% (ytd) dibandingkan dengan level akhir 2020, relatif lebih rendah dibandingkan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya, seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand.

&quot;Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamentalnya dan bekerjanya mekanisme pasar, melalui efektivitas operasi moneter dan ketersediaan likuiditas di pasar,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat tipis perdagangan hari ini usai The Fed menahan suku bunga acuan. Rupiah pun masih berada di level Rp14.200-an per USD.

Melansir Bloomberg, Jakarta, Kamis (23/9/2021), Rupiah menguat 2,5 poin atau 0,02% ke level Rp14.240 per USD. Rupiah hari ini bergerak pada level Rp14.240-Rp14.245 per USD.

Sedangkan di Yahoo Finance, Rupiah berada pada level Rp14.245 per USD. Dengan perkiraan pergerakan hari ini di level Rp14.245-Rp14.245 per USD.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, nilai tukar Rupiah menguat di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang belum sepenuhnya mereda.

&quot;Nilai tukar Rupiah pada 20 September 2021 menguat 0,94% secara rerata dan 0,18% secara point to point dibandingkan dengan level Agustus 2021,&quot; ucap Perry di Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Penguatan nilai tukar Rupiah didorong oleh persepsi positif terhadap prospek perekonomian domestik, terjaganya pasokan valas domestik, dan langkah-langkah stabilisasi Bank Indonesia. Dengan perkembangan tersebut, Rupiah sampai dengan 20 September 2021 masih mencatat depresiasi sebesar 1,35% (ytd) dibandingkan dengan level akhir 2020, relatif lebih rendah dibandingkan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya, seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand.

&quot;Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamentalnya dan bekerjanya mekanisme pasar, melalui efektivitas operasi moneter dan ketersediaan likuiditas di pasar,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
