<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Ingin Penghasilan dan Produktivitas Petani Meningkat</title><description>Menteri BUMN Erick mendorong peningkatkan produktivitas dan penghasilan  petani dalam program Makmur PT Pupuk Indonesia (Persero).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/24/320/2476302/erick-thohir-ingin-penghasilan-dan-produktivitas-petani-meningkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/24/320/2476302/erick-thohir-ingin-penghasilan-dan-produktivitas-petani-meningkat"/><item><title>Erick Thohir Ingin Penghasilan dan Produktivitas Petani Meningkat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/24/320/2476302/erick-thohir-ingin-penghasilan-dan-produktivitas-petani-meningkat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/24/320/2476302/erick-thohir-ingin-penghasilan-dan-produktivitas-petani-meningkat</guid><pubDate>Jum'at 24 September 2021 14:29 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/24/320/2476302/erick-thohir-ingin-penghasilan-dan-produktivitas-petani-meningkat-AWlRBGXCie.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir ingin pendapatan petani meningkat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/24/320/2476302/erick-thohir-ingin-penghasilan-dan-produktivitas-petani-meningkat-AWlRBGXCie.jpg</image><title>Erick Thohir ingin pendapatan petani meningkat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mendorong peningkatkan produktivitas dan penghasilan petani dalam program Makmur PT Pupuk Indonesia (Persero). Program yang diluncurkan pada Agustus 2021 ini akan diimplementasikan secara nasional.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan para petani di Karawang mengikuti program Makmur karena memiliki banyak manfaat yaitu meningkatkan produktivitas dan penghasilan petani.
Baca Juga: Ingin Punya 25 Startup Unicorn, Jokowi Langsung Turun Tangan
 
&quot;Saya hari ini ke sini mau ketemu Bapak-Bapak, ingin tahu program ini apa saja yang perlu disempurnakan, karena kan targetnya Pak Erick Thohir ini sampai empat juta hektare, supaya program ini bisa di mana-mana,&quot; kata Arya dilansir dari Antara, Kamis (23/9/2021).
Arya mengatakan bahwa melalui program Makmur Pupuk Indonesia ini pemerintah memberikan ekosistem lengkap yang bertujuan meningkatkan produktivitas hingga penghasilan petani. Ekosistem di sini menghubungkan petani dengan pihak project leader, asuransi, lembaga keuangan, teknologi pertanian, pemerintah daerah, agro input, dan offtaker.
Baca Juga: Erick Thohir Mau Tutup 7 BUMN, Ada Merpati hingga Kertas Leces
 
Lebih lanjut, Arya menilai bahwa petani perlu tergabung dalam program Makmur Pupuk Indonesia lantaran Karawang merupakan lumbung padi nasional.
&quot;Tadi, kita juga bertemu dengan petani yang belum tergabung dalam program, sehingga kita harapkan dengan tanya jawab tadi, petani-petani terbuka bagaimana bisa melihat langsung, sehingga mereka bisa melihat ini sebuah program yang bisa memakmurkan mereka,&quot; kata Arya.Sementara itu, petani dari Kelompok Tani Cahaya Barokah Encum Hidayat  mengungkapkan bahwa program Makmur Pupuk Indonesia terbukti memberikan  banyak manfaat. Salah satunya meningkatkan produktivitas dan penghasilan  petani.
Sebagai petani, Encum mengaku dari awal bergabung sudah mendapat  bantuan berupa benih, difasilitasi pupuk, serta didampingi dari awal  tanam hingga proses penjualan hasil panen.
&quot;Jadi, produktivitas jauh banget, sebelum masuk Makmur paling hebat  kita mendapatkan enam ton per hektare, setelah masuk Makmur, kotor itu  sekitar 9,7 ton, kalau bersihnya 8,7 ton per hektare,&quot; kata Encum.
Dia pun mengaku akan mengajak para petani di wilayah Kabupaten  Karawang untuk bergabung dalam program Makmur Pupuk Indonesia. Salah  satu yang tertarik bergabung adalah Usep Suherman yang merupakan ketua  Kelompok Tani Pelita Karya.
&quot;Pada bulan ini, saya ikut program Makmur, tertarik karena saya lihat  kemarin di daerah Kecamatan Pedes, keberhasilan program Makmur dan  ingin mencoba di sini,&quot; kata Usep.
Pupuk Indonesia menugaskan PT Pupuk Kujang Cikampek menjadi project  leader program Makmur di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Program ini  sudah dilaksanakan di luas lahan 550 hektare yang tersebar di 9 desa dan  7 kecamatan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Komoditas yang ditanam  adalah padi dan pisang.
Adapun rinciannya, Desa Sabajaya, Kecamatan Tritajaya, dengan luas  lahan 154 hektare dan petani yang terlibat sebanyak 98 orang. Desa  Karangjaya, Kertaharja, Cibuya di Kecamatan Cilebar dan Kecamatan Pedes  dilaksanakan seluas 280 hektare dan petani yang terlibat sebanyak 113  orang.
Selanjutnya, Desa Langensari dan Bayur Kidul di Kecamatan Cilamaya  Kulon dilaksanakan seluas 26 hektare dan petani yang terlibat sebanyak  26 orang. Desa Karangtanjung, Kecamatan Lemahabang, dilaksanakan di atas  lahan seluas 20 hektare dan diikuti oleh satu petani.
Selanjutnya, di Desa Anggadita, Kecamatan Klari, dilaksanakan di atas  lahan seluas 35 hektare dan petani yang terlibat satu orang. Terakhir  di Desa Tegalega, Kecamatan Ciampel, dilaksanakan di atas lahan seluas  35 hektare dan petani yang terlibat sebanyak 20 orang.
Dengan tambahan luas 100 hektare di Kecamatan Rawamerta, maka total  lahan pertanian yang melaksanakan program Makmur Pupuk Indonesia di  Kabupaten Karawang menjadi 650 hektare.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mendorong peningkatkan produktivitas dan penghasilan petani dalam program Makmur PT Pupuk Indonesia (Persero). Program yang diluncurkan pada Agustus 2021 ini akan diimplementasikan secara nasional.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan para petani di Karawang mengikuti program Makmur karena memiliki banyak manfaat yaitu meningkatkan produktivitas dan penghasilan petani.
Baca Juga: Ingin Punya 25 Startup Unicorn, Jokowi Langsung Turun Tangan
 
&quot;Saya hari ini ke sini mau ketemu Bapak-Bapak, ingin tahu program ini apa saja yang perlu disempurnakan, karena kan targetnya Pak Erick Thohir ini sampai empat juta hektare, supaya program ini bisa di mana-mana,&quot; kata Arya dilansir dari Antara, Kamis (23/9/2021).
Arya mengatakan bahwa melalui program Makmur Pupuk Indonesia ini pemerintah memberikan ekosistem lengkap yang bertujuan meningkatkan produktivitas hingga penghasilan petani. Ekosistem di sini menghubungkan petani dengan pihak project leader, asuransi, lembaga keuangan, teknologi pertanian, pemerintah daerah, agro input, dan offtaker.
Baca Juga: Erick Thohir Mau Tutup 7 BUMN, Ada Merpati hingga Kertas Leces
 
Lebih lanjut, Arya menilai bahwa petani perlu tergabung dalam program Makmur Pupuk Indonesia lantaran Karawang merupakan lumbung padi nasional.
&quot;Tadi, kita juga bertemu dengan petani yang belum tergabung dalam program, sehingga kita harapkan dengan tanya jawab tadi, petani-petani terbuka bagaimana bisa melihat langsung, sehingga mereka bisa melihat ini sebuah program yang bisa memakmurkan mereka,&quot; kata Arya.Sementara itu, petani dari Kelompok Tani Cahaya Barokah Encum Hidayat  mengungkapkan bahwa program Makmur Pupuk Indonesia terbukti memberikan  banyak manfaat. Salah satunya meningkatkan produktivitas dan penghasilan  petani.
Sebagai petani, Encum mengaku dari awal bergabung sudah mendapat  bantuan berupa benih, difasilitasi pupuk, serta didampingi dari awal  tanam hingga proses penjualan hasil panen.
&quot;Jadi, produktivitas jauh banget, sebelum masuk Makmur paling hebat  kita mendapatkan enam ton per hektare, setelah masuk Makmur, kotor itu  sekitar 9,7 ton, kalau bersihnya 8,7 ton per hektare,&quot; kata Encum.
Dia pun mengaku akan mengajak para petani di wilayah Kabupaten  Karawang untuk bergabung dalam program Makmur Pupuk Indonesia. Salah  satu yang tertarik bergabung adalah Usep Suherman yang merupakan ketua  Kelompok Tani Pelita Karya.
&quot;Pada bulan ini, saya ikut program Makmur, tertarik karena saya lihat  kemarin di daerah Kecamatan Pedes, keberhasilan program Makmur dan  ingin mencoba di sini,&quot; kata Usep.
Pupuk Indonesia menugaskan PT Pupuk Kujang Cikampek menjadi project  leader program Makmur di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Program ini  sudah dilaksanakan di luas lahan 550 hektare yang tersebar di 9 desa dan  7 kecamatan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Komoditas yang ditanam  adalah padi dan pisang.
Adapun rinciannya, Desa Sabajaya, Kecamatan Tritajaya, dengan luas  lahan 154 hektare dan petani yang terlibat sebanyak 98 orang. Desa  Karangjaya, Kertaharja, Cibuya di Kecamatan Cilebar dan Kecamatan Pedes  dilaksanakan seluas 280 hektare dan petani yang terlibat sebanyak 113  orang.
Selanjutnya, Desa Langensari dan Bayur Kidul di Kecamatan Cilamaya  Kulon dilaksanakan seluas 26 hektare dan petani yang terlibat sebanyak  26 orang. Desa Karangtanjung, Kecamatan Lemahabang, dilaksanakan di atas  lahan seluas 20 hektare dan diikuti oleh satu petani.
Selanjutnya, di Desa Anggadita, Kecamatan Klari, dilaksanakan di atas  lahan seluas 35 hektare dan petani yang terlibat satu orang. Terakhir  di Desa Tegalega, Kecamatan Ciampel, dilaksanakan di atas lahan seluas  35 hektare dan petani yang terlibat sebanyak 20 orang.
Dengan tambahan luas 100 hektare di Kecamatan Rawamerta, maka total  lahan pertanian yang melaksanakan program Makmur Pupuk Indonesia di  Kabupaten Karawang menjadi 650 hektare.</content:encoded></item></channel></rss>
