<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan Persinyalan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dikebut</title><description>PT KCIC mempercepat pembangunan konstruksi dan persiapan Operation Maintenance Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/24/320/2476362/pembangunan-persinyalan-kereta-cepat-jakarta-bandung-dikebut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/24/320/2476362/pembangunan-persinyalan-kereta-cepat-jakarta-bandung-dikebut"/><item><title>Pembangunan Persinyalan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dikebut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/24/320/2476362/pembangunan-persinyalan-kereta-cepat-jakarta-bandung-dikebut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/24/320/2476362/pembangunan-persinyalan-kereta-cepat-jakarta-bandung-dikebut</guid><pubDate>Jum'at 24 September 2021 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/24/320/2476362/pembangunan-persinyalan-kereta-cepat-jakarta-bandung-dikebut-CaFsFFN2NY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KCIC percepat konstruksi kereta cepat jakarta-bandung (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/24/320/2476362/pembangunan-persinyalan-kereta-cepat-jakarta-bandung-dikebut-CaFsFFN2NY.jpg</image><title>KCIC percepat konstruksi kereta cepat jakarta-bandung (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - PT KCIC mempercepat pembangunan konstruksi dan persiapan Operation Maintenance Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Di antaranya menyiapkan sistem persinyalan yang menjadi salah satu kunci safety operation.
Manager Technical Design PT KCIC, Indra Yulianto mengatakan untuk persinyalan Kereta Api Cepat akan menggunakan Teknologi GSM-R sebagai teknologi transmisi data (train control data) mengadopsi teknologi yang dipakai di China Railway.
Baca Juga: Intip Peluang Bisnis di Area Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung
 
China Railway, kata dia, saat ini menggunakan sistem persinyalan CTCS-2 dan CTCS-3/GSM-R untuk mendukung pengoperasian jalur Kereta Api Cepat sepanjang 37.900 kilometer. CTCS-2 digunakan untuk mendukung pengoperasian Kereta Api Cepat dengan kecepatan maksimum 300 km/jam dan CTCS-3/GSM-R dengan kecepatan maksimum 350 km/jam.
Teknologi ini dipilih karena GSM-R sudah proven (terbukti) dari sisi keselamatan dan dioperasikan banyak operator Kereta Api Cepat di dunia seperti di Eropa, China, Arab Saudi, dan Maroko. Teknologi ini juga termasuk teknologi yang stabil dan sudah terstandardisasi oleh UIC atau International Union of Railways (Uni Kereta Api Internasional).
Artinya bahwa teknologi CTCS-3/GSM-R masih akan diandalkan oleh sebagian besar operator Kereta Api Cepat di dunia dalam masa sekarang dan yang akan datang.
Baca Juga: Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah 78,86%, Beroperasinya Kapan?
&quot;Teknologi GSM-R ini adalah yang paling mapan dan sudah terbukti dari berbagai sisi untuk digunakan pada Kereta Api Cepat. Terutama dari sisi keamanan. Teknologi ini stabil, dari sisi proteksi terhadap interferensi frekuensi,&quot; ujar Indra, Jumat (24/9/2021).
Adapun teknologi lainnya yang berbasiskan LTE, sampai saat ini masih dalam tahap pengembangan.
&quot;China Railway baru melakukan tahapan pengembangan teknologi LTE untuk mendukung pengoperasian Kereta Api Cepat, untuk sampai dengan tahapan implementasi masih membutuhkan waktu yang cukup lama serta biaya yang sangat besar untuk proses migrasi dari GSM-R ke LTE-R atau 5G-R,&quot; kata dia.Indra menjelaskan, selain penggunaan frekuensi GSM-R, Kereta Api  Cepat Jakarta-Bandung dilengkapi dengan backup system dalam teknologi  kontrol sistem perkeretaapian.
Backup system ini disiapkan untuk mengantisipasi apabila terjadi gangguan persinyalan pada frekuensi GSM-R.
Pada saat persinyalan &amp;ldquo;turun&amp;rdquo; ke backup system, konsekuensinya adalah  kecepatan jelajah maksimum kereta akan berkurang dari 350 km/jam  menjadi 300 km/jam.
Dapat dikatakan, aspek keamanan pada perjalanan Kereta Api Cepat  Jakarta-Bandung sudah diperhitungkan dengan matang, termasuk jika  terdapat gangguan sinyal GSM-R di perjalanan.
&quot;Sehingga ketika terjadi gangguan GSM-R secara tiba-tiba, hal ini  tidak serta merta mengganggu operasional Kereta Api Cepat. Teknologi  kontrol atau sistem persinyalan kita sudah diatur untuk mengantisipasi  hal-hal semacam itu. Teknologi kontrol sistem yang kita terapkan sangat  memungkinkan Kereta Api Cepat untuk bisa tetap beroperasi dengan aman,&quot;  kata Indra.
Selain itu, lanjut dia, nantinya Sistem yang dibangun harus melalui  proses pengujian (test and commissioning) dan sertifikasi yang ketat  dari pihak yang berwenang.
Sementara itu, GM Corporate Secretary Mirza Soraya menambahkan bahwa  saat ini PT KCIC sedang membahas kerjasama penggunaan frekuensi  Telkomsel untuk mendukung persinyalan dan dimediasi oleh Kemenkominfo.
Di mana kedua belah pihak sepakat menjamin aspek safety pengoperasian  Kereta Api Cepat dan meminimalisasi potensi gangguan terhadap pelayanan  Telkomsel kepada pelanggan.
Dalam pembahasan, PT KCIC bersama dengan Telkomsel sedang merumuskan  batasan-batasan yang aman sehingga penggunaan frekuensi GSM-R di pita  900 MHz untuk Kereta Api Cepat tidak mengganggu jaringan GSM publik yang  digunakan masyarakat umum saat ini dan sebaliknya frekuensi seluler  tidak mengganggu safety pengoperasian Kereta Api Cepat.</description><content:encoded>JAKARTA - PT KCIC mempercepat pembangunan konstruksi dan persiapan Operation Maintenance Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Di antaranya menyiapkan sistem persinyalan yang menjadi salah satu kunci safety operation.
Manager Technical Design PT KCIC, Indra Yulianto mengatakan untuk persinyalan Kereta Api Cepat akan menggunakan Teknologi GSM-R sebagai teknologi transmisi data (train control data) mengadopsi teknologi yang dipakai di China Railway.
Baca Juga: Intip Peluang Bisnis di Area Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung
 
China Railway, kata dia, saat ini menggunakan sistem persinyalan CTCS-2 dan CTCS-3/GSM-R untuk mendukung pengoperasian jalur Kereta Api Cepat sepanjang 37.900 kilometer. CTCS-2 digunakan untuk mendukung pengoperasian Kereta Api Cepat dengan kecepatan maksimum 300 km/jam dan CTCS-3/GSM-R dengan kecepatan maksimum 350 km/jam.
Teknologi ini dipilih karena GSM-R sudah proven (terbukti) dari sisi keselamatan dan dioperasikan banyak operator Kereta Api Cepat di dunia seperti di Eropa, China, Arab Saudi, dan Maroko. Teknologi ini juga termasuk teknologi yang stabil dan sudah terstandardisasi oleh UIC atau International Union of Railways (Uni Kereta Api Internasional).
Artinya bahwa teknologi CTCS-3/GSM-R masih akan diandalkan oleh sebagian besar operator Kereta Api Cepat di dunia dalam masa sekarang dan yang akan datang.
Baca Juga: Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah 78,86%, Beroperasinya Kapan?
&quot;Teknologi GSM-R ini adalah yang paling mapan dan sudah terbukti dari berbagai sisi untuk digunakan pada Kereta Api Cepat. Terutama dari sisi keamanan. Teknologi ini stabil, dari sisi proteksi terhadap interferensi frekuensi,&quot; ujar Indra, Jumat (24/9/2021).
Adapun teknologi lainnya yang berbasiskan LTE, sampai saat ini masih dalam tahap pengembangan.
&quot;China Railway baru melakukan tahapan pengembangan teknologi LTE untuk mendukung pengoperasian Kereta Api Cepat, untuk sampai dengan tahapan implementasi masih membutuhkan waktu yang cukup lama serta biaya yang sangat besar untuk proses migrasi dari GSM-R ke LTE-R atau 5G-R,&quot; kata dia.Indra menjelaskan, selain penggunaan frekuensi GSM-R, Kereta Api  Cepat Jakarta-Bandung dilengkapi dengan backup system dalam teknologi  kontrol sistem perkeretaapian.
Backup system ini disiapkan untuk mengantisipasi apabila terjadi gangguan persinyalan pada frekuensi GSM-R.
Pada saat persinyalan &amp;ldquo;turun&amp;rdquo; ke backup system, konsekuensinya adalah  kecepatan jelajah maksimum kereta akan berkurang dari 350 km/jam  menjadi 300 km/jam.
Dapat dikatakan, aspek keamanan pada perjalanan Kereta Api Cepat  Jakarta-Bandung sudah diperhitungkan dengan matang, termasuk jika  terdapat gangguan sinyal GSM-R di perjalanan.
&quot;Sehingga ketika terjadi gangguan GSM-R secara tiba-tiba, hal ini  tidak serta merta mengganggu operasional Kereta Api Cepat. Teknologi  kontrol atau sistem persinyalan kita sudah diatur untuk mengantisipasi  hal-hal semacam itu. Teknologi kontrol sistem yang kita terapkan sangat  memungkinkan Kereta Api Cepat untuk bisa tetap beroperasi dengan aman,&quot;  kata Indra.
Selain itu, lanjut dia, nantinya Sistem yang dibangun harus melalui  proses pengujian (test and commissioning) dan sertifikasi yang ketat  dari pihak yang berwenang.
Sementara itu, GM Corporate Secretary Mirza Soraya menambahkan bahwa  saat ini PT KCIC sedang membahas kerjasama penggunaan frekuensi  Telkomsel untuk mendukung persinyalan dan dimediasi oleh Kemenkominfo.
Di mana kedua belah pihak sepakat menjamin aspek safety pengoperasian  Kereta Api Cepat dan meminimalisasi potensi gangguan terhadap pelayanan  Telkomsel kepada pelanggan.
Dalam pembahasan, PT KCIC bersama dengan Telkomsel sedang merumuskan  batasan-batasan yang aman sehingga penggunaan frekuensi GSM-R di pita  900 MHz untuk Kereta Api Cepat tidak mengganggu jaringan GSM publik yang  digunakan masyarakat umum saat ini dan sebaliknya frekuensi seluler  tidak mengganggu safety pengoperasian Kereta Api Cepat.</content:encoded></item></channel></rss>
