<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Rp26 Triliun Mulai Dibangun, Ini Tahapannya</title><description>Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Bandara Yogyakarta Internasional  Airport (YIA) Kulon Progo sepanjang 96,57 km telah dimulai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/24/320/2476539/tol-solo-yogyakarta-bandara-yia-rp26-triliun-mulai-dibangun-ini-tahapannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/24/320/2476539/tol-solo-yogyakarta-bandara-yia-rp26-triliun-mulai-dibangun-ini-tahapannya"/><item><title>Tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Rp26 Triliun Mulai Dibangun, Ini Tahapannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/24/320/2476539/tol-solo-yogyakarta-bandara-yia-rp26-triliun-mulai-dibangun-ini-tahapannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/24/320/2476539/tol-solo-yogyakarta-bandara-yia-rp26-triliun-mulai-dibangun-ini-tahapannya</guid><pubDate>Jum'at 24 September 2021 21:39 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/24/320/2476539/tol-solo-yogyakarta-bandara-yia-rp26-triliun-mulai-dibangun-ini-tahapannya-EqIBqh98Yt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan tol Solo-Yogya mulai dibangun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/24/320/2476539/tol-solo-yogyakarta-bandara-yia-rp26-triliun-mulai-dibangun-ini-tahapannya-EqIBqh98Yt.jpg</image><title>Jalan tol Solo-Yogya mulai dibangun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kulon Progo sepanjang 96,57 km telah dimulai. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan jalan tol akan terhubung dengan kawasan-kawasan produktif.
Jalan tol ini juga dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing Indonesia untuk menarik investasi serta meningkatkan akselerasi pengembangan destinasi wisata.
Baca Juga: Keren! Pertama di Indonesia, Tol Semarang-Demak Dibangun Pakai Bambu
 
&quot;Kehadiran jalan tol ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi mengatasi kepadatan lalu lintas terutama arus komoditas,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (24/9/2021).
Proyek jalan tol yang menghubungkan antara Provinsi Jawa Tengah dengan DI Yogyakarta ini diharapkan akan semakin memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat baik dari sektor industri, barang, dan jasa karena akan tersambung dengan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Solo.
Baca Juga: Pembebasan Lahan Tol Bikin Banyak Orang RI Jadi Miliarder Dadakan, Terima Rp7,5 Triliun
 
Selain itu, juga meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan pariwisata di sekitar wilayah Pulau Jawa bagian selatan seperti Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.
Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo terdiri atas tiga seksi, yakni Seksi I menghubungkan Kartosuro-Purwomartani sepanjang 42,37 km yang saat ini sudah dalam tahap konstruksi dengan progres fisik 2,07 persen.Pembangunannya dilaksanakan kontraktor pelaksana PT Adhi Karya  (Persero) Tbk dengan target Paket 1.1 Solo-Klaten selesai September  2022. Selanjutnya, untuk Seksi II Purwomartani-Gamping sepanjang 23,43 km  dan Seksi III Gamping-Purworejo sepanjang 30,77 masih dalam tahap  persiapan pekerjaan fisik dengan target selesai 2024.
Secara keseluruhan Tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo  memiliki sembilan simpang susun yang berada di sepanjang wilayah Jawa  Tengah dan DI Yogyakarta.
Tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo dikelola oleh bersama  Badan Usaha Jalan Tol (BUJT)BUJT PT Jogjasolo Marga Makmur dengan biaya  investasi Rp26,63 triliun dan masa konsesi 40 tahun.
Penyelesaian Seksi I Kartosuro-Purwomartani yang menghubungkan Trans  Jawa ruas Semarang-Solo diharapkan akan memberikan kontribusi signifikan  bagi peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah segitiga emas  Joglosemar (Yogyakarta-Solo-Semarang).
Sementara untuk Seksi II dan III juga diyakini dapat berdampak  positif pada kelancaran arus lalu lintas di wilayah  Sleman-Yogyakarta-Wates hingga Purworejo serta menciptakan efek berganda  (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitarnya,  khususnya sektor pariwisata di kawasan DPSP Borobudur.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kulon Progo sepanjang 96,57 km telah dimulai. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan jalan tol akan terhubung dengan kawasan-kawasan produktif.
Jalan tol ini juga dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing Indonesia untuk menarik investasi serta meningkatkan akselerasi pengembangan destinasi wisata.
Baca Juga: Keren! Pertama di Indonesia, Tol Semarang-Demak Dibangun Pakai Bambu
 
&quot;Kehadiran jalan tol ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi mengatasi kepadatan lalu lintas terutama arus komoditas,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (24/9/2021).
Proyek jalan tol yang menghubungkan antara Provinsi Jawa Tengah dengan DI Yogyakarta ini diharapkan akan semakin memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat baik dari sektor industri, barang, dan jasa karena akan tersambung dengan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Solo.
Baca Juga: Pembebasan Lahan Tol Bikin Banyak Orang RI Jadi Miliarder Dadakan, Terima Rp7,5 Triliun
 
Selain itu, juga meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan pariwisata di sekitar wilayah Pulau Jawa bagian selatan seperti Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.
Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo terdiri atas tiga seksi, yakni Seksi I menghubungkan Kartosuro-Purwomartani sepanjang 42,37 km yang saat ini sudah dalam tahap konstruksi dengan progres fisik 2,07 persen.Pembangunannya dilaksanakan kontraktor pelaksana PT Adhi Karya  (Persero) Tbk dengan target Paket 1.1 Solo-Klaten selesai September  2022. Selanjutnya, untuk Seksi II Purwomartani-Gamping sepanjang 23,43 km  dan Seksi III Gamping-Purworejo sepanjang 30,77 masih dalam tahap  persiapan pekerjaan fisik dengan target selesai 2024.
Secara keseluruhan Tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo  memiliki sembilan simpang susun yang berada di sepanjang wilayah Jawa  Tengah dan DI Yogyakarta.
Tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo dikelola oleh bersama  Badan Usaha Jalan Tol (BUJT)BUJT PT Jogjasolo Marga Makmur dengan biaya  investasi Rp26,63 triliun dan masa konsesi 40 tahun.
Penyelesaian Seksi I Kartosuro-Purwomartani yang menghubungkan Trans  Jawa ruas Semarang-Solo diharapkan akan memberikan kontribusi signifikan  bagi peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah segitiga emas  Joglosemar (Yogyakarta-Solo-Semarang).
Sementara untuk Seksi II dan III juga diyakini dapat berdampak  positif pada kelancaran arus lalu lintas di wilayah  Sleman-Yogyakarta-Wates hingga Purworejo serta menciptakan efek berganda  (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitarnya,  khususnya sektor pariwisata di kawasan DPSP Borobudur.</content:encoded></item></channel></rss>
