<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kimia Farma Kantongi Laba Rp57,6 Miliar di Semester I-2021</title><description>Laba bersih PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mengalami kenaikan sebesar 18,57% pada kuartal II-2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/27/278/2477400/kimia-farma-kantongi-laba-rp57-6-miliar-di-semester-i-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/27/278/2477400/kimia-farma-kantongi-laba-rp57-6-miliar-di-semester-i-2021"/><item><title>Kimia Farma Kantongi Laba Rp57,6 Miliar di Semester I-2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/27/278/2477400/kimia-farma-kantongi-laba-rp57-6-miliar-di-semester-i-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/27/278/2477400/kimia-farma-kantongi-laba-rp57-6-miliar-di-semester-i-2021</guid><pubDate>Senin 27 September 2021 11:33 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/27/278/2477400/kimia-farma-kantongi-laba-rp57-6-miliar-di-semester-i-2021-YFZjJqn5f0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba kimia farma alami kenaikan (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/27/278/2477400/kimia-farma-kantongi-laba-rp57-6-miliar-di-semester-i-2021-YFZjJqn5f0.jpg</image><title>Laba kimia farma alami kenaikan (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Laba bersih PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mengalami kenaikan sebesar 18,57% pada kuartal II-2021. Perseroan mencatatkan laba sebesar Rp57,60 miliar atau naik dibanding  tahun lalu yang sebesar Rp48,57 miliar.
Baca Juga: Tegas! Erick Thohir: Tidak Ada Tempat bagi Terorisme di BUMN
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan penjualan neto sebesar Rp5,55 triliun atau naik 18,57% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,68 triliun dengan laba per saham dasar Rp9,61.
Adapun penjualan Perseroan terdiri atas penjualan lokal dan penjualan luar negeri. Penjualan lokal yang terdiri atas pihak ketiga lokal dan pihak berelasi menjadi kontributor utama penjualan sebesar Rp5,46 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp4,56 triliun.
Baca Juga: Sidang Perdana Kasus Daur Ulang Alat Swab Antigen Digelar
Kemudian, penjualan luar negeri yang terdiri atas garam kina, obat dan alat kesehatan tercatat Rp91,48 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp120,82 miliar.KAEF mencatatkan adanya kenaikan beban pokok penjualan di kuartal  II-2021 menjadi Rp3,69 triliun dibanding periode yang sama tahun  sebelumnya Rp2,89 triliun, beban usaha juga meningkat menjadi Rp1,55  triliun dari sebelumnya Rp1,51 triliun. Lalu, beban keuangan turun  menjadi Rp288,40 miliar dari sebelumnya Rp293,20 miliar.
Sementara itu, arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi  tercatat Rp659,21 miliar, arus kas bersih digunakan untuk aktivitas  investasi tercatat Rp180,12 miliar dan arus kas bersih diperoleh dari  aktivitas pendanaan tercatat Rp206,50 miliar.
Kimia Farma mencatatkan liabilitas sebesar Rp10,66 triliun dan  ekuitas Rp7,11 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi  Rp17,78 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp17,56 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Laba bersih PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mengalami kenaikan sebesar 18,57% pada kuartal II-2021. Perseroan mencatatkan laba sebesar Rp57,60 miliar atau naik dibanding  tahun lalu yang sebesar Rp48,57 miliar.
Baca Juga: Tegas! Erick Thohir: Tidak Ada Tempat bagi Terorisme di BUMN
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan penjualan neto sebesar Rp5,55 triliun atau naik 18,57% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,68 triliun dengan laba per saham dasar Rp9,61.
Adapun penjualan Perseroan terdiri atas penjualan lokal dan penjualan luar negeri. Penjualan lokal yang terdiri atas pihak ketiga lokal dan pihak berelasi menjadi kontributor utama penjualan sebesar Rp5,46 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp4,56 triliun.
Baca Juga: Sidang Perdana Kasus Daur Ulang Alat Swab Antigen Digelar
Kemudian, penjualan luar negeri yang terdiri atas garam kina, obat dan alat kesehatan tercatat Rp91,48 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp120,82 miliar.KAEF mencatatkan adanya kenaikan beban pokok penjualan di kuartal  II-2021 menjadi Rp3,69 triliun dibanding periode yang sama tahun  sebelumnya Rp2,89 triliun, beban usaha juga meningkat menjadi Rp1,55  triliun dari sebelumnya Rp1,51 triliun. Lalu, beban keuangan turun  menjadi Rp288,40 miliar dari sebelumnya Rp293,20 miliar.
Sementara itu, arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi  tercatat Rp659,21 miliar, arus kas bersih digunakan untuk aktivitas  investasi tercatat Rp180,12 miliar dan arus kas bersih diperoleh dari  aktivitas pendanaan tercatat Rp206,50 miliar.
Kimia Farma mencatatkan liabilitas sebesar Rp10,66 triliun dan  ekuitas Rp7,11 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi  Rp17,78 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp17,56 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
