<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggaran Kemenparekraf Dipotong, Ini Penjelasan Sri Mulyani   </title><description>Sri Mulyani mengatakan beberapa anggaran Kementerian dan Lembaga dipotong dalam menghadapi pandemi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/27/320/2477458/anggaran-kemenparekraf-dipotong-ini-penjelasan-sri-mulyani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/27/320/2477458/anggaran-kemenparekraf-dipotong-ini-penjelasan-sri-mulyani"/><item><title>Anggaran Kemenparekraf Dipotong, Ini Penjelasan Sri Mulyani   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/27/320/2477458/anggaran-kemenparekraf-dipotong-ini-penjelasan-sri-mulyani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/27/320/2477458/anggaran-kemenparekraf-dipotong-ini-penjelasan-sri-mulyani</guid><pubDate>Senin 27 September 2021 13:09 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/27/320/2477458/anggaran-kemenparekraf-dipotong-ini-penjelasan-sri-mulyani-gnIm85qr4c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Sri Mulyani (Foto: YouTube Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/27/320/2477458/anggaran-kemenparekraf-dipotong-ini-penjelasan-sri-mulyani-gnIm85qr4c.jpg</image><title>Menkeu Sri Mulyani (Foto: YouTube Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan beberapa anggaran Kementerian dan Lembaga dipotong dalam menghadapi pandemi Covid-19. Termasuk pagu anggaran Kemenparekraf tahun 2021 telah mengalami realokasi dan refocusing sebanyak empat kali.
Sehingga, pagu anggaran yang awalnya berjumlah Rp4.907.148.382.000 direalokasi hingga tersisa Rp2.880.366.582.000 atau 58,7% dari total pagu awal.
Menurutnya, pemotongan anggaran ini bukan keinginannnya. Namun, pemotongan anggaran ini dialihkan untuk menangani pandemi Covid-19 pada sektor pelaku pariwisata yang terkena dampak.
Baca Juga:&amp;nbsp;4 Fakta Evergrande Gagal Bayar Utang Rp4.000 Triliun yang Bikin Sri Mulyani Was-Was
&quot;Anggaran kemenperakraf dipotong Bukan karena saya bukan ingin mengurangi anggaran. Anggarannya  digunakan untuk menangani sektor pariwisata terpukul berat yaitu karena pandemi covid. Pandemi harus ditangani biar pariwisata pulih,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (27/9/2021).
Menurutnya, kondisi  turunnya pariwisata berbeda dan terpukulnya Pariwisata karena covid-19. Pariwisata terpukul. Hal ini juga terjadi di seluruh dunia dengan kasus Covid-19 yang tinggi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Kantongi Penerimaan Pajak Rp743,3 Triliun, Tumbuh 9,5%
&quot;Ini seluruh  dunia mengalami  dampak sama kayak Indonesia saya berharap teman-teman pariwisata melihat persepktif policy yang mana mnghadapi dsmpak luar biasa membuat suatu persepketif dan pemikiran baru dari sisi pariwisata,&quot; katanya.

Dia menyebutkan memasuki tahun kedua Covid-19 dihadapi adanya varian delta dari Covid-19. Sehingga, pemerintah melakukan gas dan rem dalam menekan jumlah terinfeksi Covid-19.
&quot;Selama pandmei tidak diatas tidak bisa kegiatan berjalan normal seperti pendidikan, social, ekonomi dan pariwsiata. Ini kondisi perlu wajib diatas sebelum kita menormalisir kegiatan lagi,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan beberapa anggaran Kementerian dan Lembaga dipotong dalam menghadapi pandemi Covid-19. Termasuk pagu anggaran Kemenparekraf tahun 2021 telah mengalami realokasi dan refocusing sebanyak empat kali.
Sehingga, pagu anggaran yang awalnya berjumlah Rp4.907.148.382.000 direalokasi hingga tersisa Rp2.880.366.582.000 atau 58,7% dari total pagu awal.
Menurutnya, pemotongan anggaran ini bukan keinginannnya. Namun, pemotongan anggaran ini dialihkan untuk menangani pandemi Covid-19 pada sektor pelaku pariwisata yang terkena dampak.
Baca Juga:&amp;nbsp;4 Fakta Evergrande Gagal Bayar Utang Rp4.000 Triliun yang Bikin Sri Mulyani Was-Was
&quot;Anggaran kemenperakraf dipotong Bukan karena saya bukan ingin mengurangi anggaran. Anggarannya  digunakan untuk menangani sektor pariwisata terpukul berat yaitu karena pandemi covid. Pandemi harus ditangani biar pariwisata pulih,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (27/9/2021).
Menurutnya, kondisi  turunnya pariwisata berbeda dan terpukulnya Pariwisata karena covid-19. Pariwisata terpukul. Hal ini juga terjadi di seluruh dunia dengan kasus Covid-19 yang tinggi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Kantongi Penerimaan Pajak Rp743,3 Triliun, Tumbuh 9,5%
&quot;Ini seluruh  dunia mengalami  dampak sama kayak Indonesia saya berharap teman-teman pariwisata melihat persepktif policy yang mana mnghadapi dsmpak luar biasa membuat suatu persepketif dan pemikiran baru dari sisi pariwisata,&quot; katanya.

Dia menyebutkan memasuki tahun kedua Covid-19 dihadapi adanya varian delta dari Covid-19. Sehingga, pemerintah melakukan gas dan rem dalam menekan jumlah terinfeksi Covid-19.
&quot;Selama pandmei tidak diatas tidak bisa kegiatan berjalan normal seperti pendidikan, social, ekonomi dan pariwsiata. Ini kondisi perlu wajib diatas sebelum kita menormalisir kegiatan lagi,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
