<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>UMKM Ini Sulap Kulit Biji Kopi Jadi Kulit Sintetis</title><description>UMKM Indonesia melakukan inovasi terbaru dengan mengubah kulit biji kopi menjadi kulit sintetis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/27/455/2477492/umkm-ini-sulap-kulit-biji-kopi-jadi-kulit-sintetis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/27/455/2477492/umkm-ini-sulap-kulit-biji-kopi-jadi-kulit-sintetis"/><item><title>UMKM Ini Sulap Kulit Biji Kopi Jadi Kulit Sintetis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/27/455/2477492/umkm-ini-sulap-kulit-biji-kopi-jadi-kulit-sintetis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/27/455/2477492/umkm-ini-sulap-kulit-biji-kopi-jadi-kulit-sintetis</guid><pubDate>Senin 27 September 2021 13:58 WIB</pubDate><dc:creator>Sevilla Nouval Evanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/27/455/2477492/umkm-ini-sulap-kulit-biji-kopi-jadi-kulit-sintetis-YH3RPBdRd5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kulit bijih kopi disulap menjadi kulit sintetis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/27/455/2477492/umkm-ini-sulap-kulit-biji-kopi-jadi-kulit-sintetis-YH3RPBdRd5.jpg</image><title>Kulit bijih kopi disulap menjadi kulit sintetis (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; UMKM Indonesia melakukan inovasi terbaru dengan mengubah kulit biji kopi menjadi kulit sintetis. UMKM Bell Society mengubah kulit biji kopi yang awalnya dianggap sampah menjadi bahan fesyen.
Baca Juga: UMKM Diminta Maksimalkan Momentum Pemulihan Ekonomi 
 
Bell Society dan Label Jenny Yohanna Kansil (JYK) berkolaborasi  di ajang Milan Fashion Week. Kolaborasi Bell Society dan JYK memperkenalkan &quot;misel&quot; yang merupakan produk substitusi kulit dari olahan limbah kulit kopi.
Baca Juga: Realisasi KUR Tembus Rp183,7 Triliun per 20 September
 
Dilansir dari akun instagram Kementerian Koperasi dan UKM, Senin (27/9/2021), Misel dibuat dengan kupasan kulit kopi tak terpakai yang kemudian diolah. Bermitra dengan Kopi Gunung Tilu, UMKM itu akhirnya menyulap biji kopi jadi produk fesyen dengan konversi bahan organik menggunakan bakteri.
Disponsori oleh Dekranasda Lubuk Linggau, misel diharapkan bisa meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang potensinya dalam industri fesyen.Paduan antara misel dengan kain alami ini juga menghasilkan warna  unik karena menggunakan bahan alami. Kementerian Koperasi dan UKM  berharap, inovasi UMKM ini dapat mewujudkan masa depan industri fesyen  yang lebih baik.
&quot;Dengan merajut kolaborasi, kita bisa bersama bertransformasi untuk industri fesyen di masa depan,&quot; tulis akun Kemenkopukm.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; UMKM Indonesia melakukan inovasi terbaru dengan mengubah kulit biji kopi menjadi kulit sintetis. UMKM Bell Society mengubah kulit biji kopi yang awalnya dianggap sampah menjadi bahan fesyen.
Baca Juga: UMKM Diminta Maksimalkan Momentum Pemulihan Ekonomi 
 
Bell Society dan Label Jenny Yohanna Kansil (JYK) berkolaborasi  di ajang Milan Fashion Week. Kolaborasi Bell Society dan JYK memperkenalkan &quot;misel&quot; yang merupakan produk substitusi kulit dari olahan limbah kulit kopi.
Baca Juga: Realisasi KUR Tembus Rp183,7 Triliun per 20 September
 
Dilansir dari akun instagram Kementerian Koperasi dan UKM, Senin (27/9/2021), Misel dibuat dengan kupasan kulit kopi tak terpakai yang kemudian diolah. Bermitra dengan Kopi Gunung Tilu, UMKM itu akhirnya menyulap biji kopi jadi produk fesyen dengan konversi bahan organik menggunakan bakteri.
Disponsori oleh Dekranasda Lubuk Linggau, misel diharapkan bisa meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang potensinya dalam industri fesyen.Paduan antara misel dengan kain alami ini juga menghasilkan warna  unik karena menggunakan bahan alami. Kementerian Koperasi dan UKM  berharap, inovasi UMKM ini dapat mewujudkan masa depan industri fesyen  yang lebih baik.
&quot;Dengan merajut kolaborasi, kita bisa bersama bertransformasi untuk industri fesyen di masa depan,&quot; tulis akun Kemenkopukm.</content:encoded></item></channel></rss>
