<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar 19 BUMN yang Bakal IPO, Dimulai Akhir 2021</title><description>Sejumlah perusahaan BUMN siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).  Perseroan terdiri dari BUMN dan anak usahanya dari sejumlah klaster.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/28/278/2477929/daftar-19-bumn-yang-bakal-ipo-dimulai-akhir-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/28/278/2477929/daftar-19-bumn-yang-bakal-ipo-dimulai-akhir-2021"/><item><title>Daftar 19 BUMN yang Bakal IPO, Dimulai Akhir 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/28/278/2477929/daftar-19-bumn-yang-bakal-ipo-dimulai-akhir-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/28/278/2477929/daftar-19-bumn-yang-bakal-ipo-dimulai-akhir-2021</guid><pubDate>Selasa 28 September 2021 10:24 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/28/278/2477929/daftar-19-bumn-yang-bakal-ipo-dimulai-akhir-2021-e30wFRDHlQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anak usaha BUMN siap IPO (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/28/278/2477929/daftar-19-bumn-yang-bakal-ipo-dimulai-akhir-2021-e30wFRDHlQ.jpg</image><title>Anak usaha BUMN siap IPO (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah perusahaan BUMN siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan terdiri dari BUMN dan anak usahanya dari sejumlah klaster.
Rencana Initial Public Offering (IPO) pun mulai dilakukan akhir 2021 hingga beberapa tahun ke depan. Saat ini, proses persiapan tengah dibidik pemegang saham.
Dari arsip pemberitaan MNC Portal Indonesia, tercatat ada lima anak usaha PT Pertamina (Persero) yang akan melakukan IPO. Sementara PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, akan mencatatkan saham dua anak usahanya.
Baca Juga: Erick Thohir Ingin Wujudkan Kesetaraan Gender di BUMN
 
Di klaster kesehatan, ada Induk Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero) juga akan melantai di pasar perdana Indonesia. Kemudian Indonesia Healthcare Corporation (IHC) atau PT Pertamina Bina Medika (Persero).
Tak hanya itu, ada BUMN sektor perbankan, pertanian, dan pertambangan, hingga Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero).
Adapun daftar BUMN dan anak Usaha yang melantai ke BEI di antaranya adalah:
Baca Juga: Erick Thohir: Pemimpin Wanita di BUMN Capai 25% di 2023
 
Anak Usaha Pertamina:
PT Pertamina International Shipping (Persero)
PT Pertamina Geothermal Energi (Persero)
PT Pertamina Hulu Energi (Persero)
PT Pembamgkut Listrik Tenaga Uap (Persero)
PT Pertamina Hilir (Persero).Sektor Kesehatan:
PT Indonesia Healthcare Corporation (Persero)
PT Bio Farma (Persero)
Sektor Telekomunikasi:
PT PT Dayamitra Telekomunikasi atau Mitratel (Persero)
PT Telkom Data Center (Persero)
Sektor Pertanian dan Pertambangan:
PT EDC and Payment Gateway (Persero)
PT Pupuk Kalimantan Timur (Persero)
PT Inalum Operating (Persero)
PT MIND ID (Persero)
PT Logam Mulia (Persero)
Di sektor konstruksi, ada nama anak usaha PT Adhi Karya (Persero), PT  Adhi Commuter Properti (ADCP). Saat ini proses administrasi tengah  dikaji Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kemudian, Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III juga akan  mencatatkan asetnya di BEI. Meski begitu, pemegang saham belum merinci  kapan langkah go publik dimulai manajemen BUMN sektor pangan tersebut.
Erick juga memastikan anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk  (KRAS) akan melantai di pasar perdana. Pencatatan saham tersebut akan  dilakukan oleh anak usaha di sektor kawasan industri. Saat ini  konsolidasi dan restrukturisasi tengah dilakukan KRAS. Erick menyebut,  proses tersebut untuk memastikan struktur keuangan perusahaan membaik  sebelum anak usahanya melakukan IPO.
Adapun ketiga anak usaha KRAS yang paling potensial untuk IPO adalah  PT Krakatau Tirta Industri, PT Krakatau Bandar Samudera, PT Industrial  Estate.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah perusahaan BUMN siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan terdiri dari BUMN dan anak usahanya dari sejumlah klaster.
Rencana Initial Public Offering (IPO) pun mulai dilakukan akhir 2021 hingga beberapa tahun ke depan. Saat ini, proses persiapan tengah dibidik pemegang saham.
Dari arsip pemberitaan MNC Portal Indonesia, tercatat ada lima anak usaha PT Pertamina (Persero) yang akan melakukan IPO. Sementara PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, akan mencatatkan saham dua anak usahanya.
Baca Juga: Erick Thohir Ingin Wujudkan Kesetaraan Gender di BUMN
 
Di klaster kesehatan, ada Induk Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero) juga akan melantai di pasar perdana Indonesia. Kemudian Indonesia Healthcare Corporation (IHC) atau PT Pertamina Bina Medika (Persero).
Tak hanya itu, ada BUMN sektor perbankan, pertanian, dan pertambangan, hingga Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero).
Adapun daftar BUMN dan anak Usaha yang melantai ke BEI di antaranya adalah:
Baca Juga: Erick Thohir: Pemimpin Wanita di BUMN Capai 25% di 2023
 
Anak Usaha Pertamina:
PT Pertamina International Shipping (Persero)
PT Pertamina Geothermal Energi (Persero)
PT Pertamina Hulu Energi (Persero)
PT Pembamgkut Listrik Tenaga Uap (Persero)
PT Pertamina Hilir (Persero).Sektor Kesehatan:
PT Indonesia Healthcare Corporation (Persero)
PT Bio Farma (Persero)
Sektor Telekomunikasi:
PT PT Dayamitra Telekomunikasi atau Mitratel (Persero)
PT Telkom Data Center (Persero)
Sektor Pertanian dan Pertambangan:
PT EDC and Payment Gateway (Persero)
PT Pupuk Kalimantan Timur (Persero)
PT Inalum Operating (Persero)
PT MIND ID (Persero)
PT Logam Mulia (Persero)
Di sektor konstruksi, ada nama anak usaha PT Adhi Karya (Persero), PT  Adhi Commuter Properti (ADCP). Saat ini proses administrasi tengah  dikaji Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kemudian, Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III juga akan  mencatatkan asetnya di BEI. Meski begitu, pemegang saham belum merinci  kapan langkah go publik dimulai manajemen BUMN sektor pangan tersebut.
Erick juga memastikan anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk  (KRAS) akan melantai di pasar perdana. Pencatatan saham tersebut akan  dilakukan oleh anak usaha di sektor kawasan industri. Saat ini  konsolidasi dan restrukturisasi tengah dilakukan KRAS. Erick menyebut,  proses tersebut untuk memastikan struktur keuangan perusahaan membaik  sebelum anak usahanya melakukan IPO.
Adapun ketiga anak usaha KRAS yang paling potensial untuk IPO adalah  PT Krakatau Tirta Industri, PT Krakatau Bandar Samudera, PT Industrial  Estate.</content:encoded></item></channel></rss>
