<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawa BUMN IPO, Erick Thohir: Kita Harus Dapat Kebijakan yang Benar</title><description>Erick Thohir mendorong BUMN go public melalui IPO di pasar modal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/29/278/2478583/bawa-bumn-ipo-erick-thohir-kita-harus-dapat-kebijakan-yang-benar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/09/29/278/2478583/bawa-bumn-ipo-erick-thohir-kita-harus-dapat-kebijakan-yang-benar"/><item><title>Bawa BUMN IPO, Erick Thohir: Kita Harus Dapat Kebijakan yang Benar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/09/29/278/2478583/bawa-bumn-ipo-erick-thohir-kita-harus-dapat-kebijakan-yang-benar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/09/29/278/2478583/bawa-bumn-ipo-erick-thohir-kita-harus-dapat-kebijakan-yang-benar</guid><pubDate>Rabu 29 September 2021 11:46 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/29/278/2478583/bawa-bumn-ipo-erick-thohir-kita-harus-dapat-kebijakan-yang-benar-inoAe0pwni.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir soal IPO BUMN (Foto: Dokumentasi BEI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/29/278/2478583/bawa-bumn-ipo-erick-thohir-kita-harus-dapat-kebijakan-yang-benar-inoAe0pwni.jpg</image><title>Erick Thohir soal IPO BUMN (Foto: Dokumentasi BEI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mendorong BUMN go public melalui IPO di pasar modal.

&quot;Ini juga bagian daripada transparansi dan profesionalisme kami dan ini juga bisa menopang daripada Bursa kita sendiri,&quot; kata Erick pada acara Pembukaan Perdagangan dalam Rangka Seremonial Rights Issue BRI, Jakarta, Rabu (29/9/2021).

Erick Thohir pun menyambut baik penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue yang dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Dari aksi korporasi tersebut, BRI berhasil mengeksekusi rights issue sebanyak 28,21 miliar saham dengan nilai sekitar Rp96 triliun

&quot;Nah ini menandakan lagi bahwa kita punya market yang besar, kita harus mendapatkan kebijakan yang benar sehingga pertumbuhan ekonominya di kita bukan negara lain,&quot; katanya.

Dengan keberhasilan yang diraih BRI tersebut, Erick menyampaikan bahwa pada 88 proyek strategis nasional yang telah didukung Presiden Joko Widodo, pihaknya tidak segan-segan mendorong perusahaan BUMN untuk go public.

Dia juga menyebut dengan adanya rights issue ini menjadikan pasar modal lebih bergairah sekaligus membuktikan bahwa pasar modal Indonesia sangat besar sehingga pertumbuhan ekonomi akan terus berlangsung.

&quot;Tidak banyak negara punya posisi seperti kita dan ini tentu kita harapkan membuka pemikiran para pemegang kebijakan publik bahwa market kita merupakan aset yang mahal, bukan sekadar aset yang diperdagangkan oleh banyak pihak tapi harus dipastikan bahwa ini untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mendorong BUMN go public melalui IPO di pasar modal.

&quot;Ini juga bagian daripada transparansi dan profesionalisme kami dan ini juga bisa menopang daripada Bursa kita sendiri,&quot; kata Erick pada acara Pembukaan Perdagangan dalam Rangka Seremonial Rights Issue BRI, Jakarta, Rabu (29/9/2021).

Erick Thohir pun menyambut baik penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue yang dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Dari aksi korporasi tersebut, BRI berhasil mengeksekusi rights issue sebanyak 28,21 miliar saham dengan nilai sekitar Rp96 triliun

&quot;Nah ini menandakan lagi bahwa kita punya market yang besar, kita harus mendapatkan kebijakan yang benar sehingga pertumbuhan ekonominya di kita bukan negara lain,&quot; katanya.

Dengan keberhasilan yang diraih BRI tersebut, Erick menyampaikan bahwa pada 88 proyek strategis nasional yang telah didukung Presiden Joko Widodo, pihaknya tidak segan-segan mendorong perusahaan BUMN untuk go public.

Dia juga menyebut dengan adanya rights issue ini menjadikan pasar modal lebih bergairah sekaligus membuktikan bahwa pasar modal Indonesia sangat besar sehingga pertumbuhan ekonomi akan terus berlangsung.

&quot;Tidak banyak negara punya posisi seperti kita dan ini tentu kita harapkan membuka pemikiran para pemegang kebijakan publik bahwa market kita merupakan aset yang mahal, bukan sekadar aset yang diperdagangkan oleh banyak pihak tapi harus dipastikan bahwa ini untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
