<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Cabai hingga Telur Anjlok, IHPB Pertanian Alami Penurunan Terdalam   </title><description>BPS mencatat sektor pertanian mengalami penurunan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) terdalam yaitu sebesar 0,93%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/01/320/2479765/harga-cabai-hingga-telur-anjlok-ihpb-pertanian-alami-penurunan-terdalam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/01/320/2479765/harga-cabai-hingga-telur-anjlok-ihpb-pertanian-alami-penurunan-terdalam"/><item><title>Harga Cabai hingga Telur Anjlok, IHPB Pertanian Alami Penurunan Terdalam   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/01/320/2479765/harga-cabai-hingga-telur-anjlok-ihpb-pertanian-alami-penurunan-terdalam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/01/320/2479765/harga-cabai-hingga-telur-anjlok-ihpb-pertanian-alami-penurunan-terdalam</guid><pubDate>Jum'at 01 Oktober 2021 13:11 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/01/320/2479765/harga-cabai-hingga-telur-anjlok-ihpb-pertanian-alami-penurunan-terdalam-pzWVH50uSw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertanian Alami Penurunan Indeks Harga Perdagangan Besar. (Foto: Okezone.com/PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/01/320/2479765/harga-cabai-hingga-telur-anjlok-ihpb-pertanian-alami-penurunan-terdalam-pzWVH50uSw.jpg</image><title>Pertanian Alami Penurunan Indeks Harga Perdagangan Besar. (Foto: Okezone.com/PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor pertanian mengalami penurunan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) terdalam yaitu sebesar 0,93% yang juga dominan mempengaruhi turunnya IHPB umum nasional sebesar 0,01% pada September 2021 terhadap Agustus 2021.
&quot;Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada September 2021 adalah cabai rawit, telur ayam ras, bawang merah dan ikan teri asin atau ikan kering,&quot; kata Kepala BPS Margo Yuwono, dikutip dari Antara, Jumat (1/10/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Upaya Erick Thohir Jadikan Indonesia Lumbung Pangan Dunia
Jika dilihat per sektor, lanjut Margo, sektor pertanian merupakan penyumbang dominan pada perubahan IHPB September 2021 yang sebesar 0,17%.
Penyebab utama IHPB sektor pertanian itu antara lain telur ayam ras, cabai rawit, wortel, dan bawang merah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mentan Buka-bukaan soal Data Pertanian
Berdasarkan hasil pemantauan BPS pada September 2021, IHPB Umum Nasional sebesar 106,34; turun 0,01% dari IHPB Agustus 2021 sebesar 106,35.Sektor Industri menyumbang andil sebesar 0,16% sedangkan Sektor Pertambangan dan Penggalian tidak menyumbang andil yang signifikan.
Sementara, IHPB sektor Pertambangan dan Penggalian naik sebesar 0,48% dan Sektor Industri naik sebesar 0,20% terhadap bulan sebelumnya.
Dengan demikian, perubahan IHPB di tahun kalender 2021 sebesar 1,65% dan perubahan IHPB tahun ke tahun sebesar 2,89%.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor pertanian mengalami penurunan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) terdalam yaitu sebesar 0,93% yang juga dominan mempengaruhi turunnya IHPB umum nasional sebesar 0,01% pada September 2021 terhadap Agustus 2021.
&quot;Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada September 2021 adalah cabai rawit, telur ayam ras, bawang merah dan ikan teri asin atau ikan kering,&quot; kata Kepala BPS Margo Yuwono, dikutip dari Antara, Jumat (1/10/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Upaya Erick Thohir Jadikan Indonesia Lumbung Pangan Dunia
Jika dilihat per sektor, lanjut Margo, sektor pertanian merupakan penyumbang dominan pada perubahan IHPB September 2021 yang sebesar 0,17%.
Penyebab utama IHPB sektor pertanian itu antara lain telur ayam ras, cabai rawit, wortel, dan bawang merah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mentan Buka-bukaan soal Data Pertanian
Berdasarkan hasil pemantauan BPS pada September 2021, IHPB Umum Nasional sebesar 106,34; turun 0,01% dari IHPB Agustus 2021 sebesar 106,35.Sektor Industri menyumbang andil sebesar 0,16% sedangkan Sektor Pertambangan dan Penggalian tidak menyumbang andil yang signifikan.
Sementara, IHPB sektor Pertambangan dan Penggalian naik sebesar 0,48% dan Sektor Industri naik sebesar 0,20% terhadap bulan sebelumnya.
Dengan demikian, perubahan IHPB di tahun kalender 2021 sebesar 1,65% dan perubahan IHPB tahun ke tahun sebesar 2,89%.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
