<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips Memulai Trading Saham, Cermat Memilih Sekuritas</title><description>Ada beberapa hal yang harus dicermati saat memulai investasi saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/02/278/2480389/tips-memulai-trading-saham-cermat-memilih-sekuritas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/02/278/2480389/tips-memulai-trading-saham-cermat-memilih-sekuritas"/><item><title>Tips Memulai Trading Saham, Cermat Memilih Sekuritas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/02/278/2480389/tips-memulai-trading-saham-cermat-memilih-sekuritas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/02/278/2480389/tips-memulai-trading-saham-cermat-memilih-sekuritas</guid><pubDate>Sabtu 02 Oktober 2021 21:07 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/02/278/2480389/tips-memulai-trading-saham-cermat-memilih-sekuritas-XVM5kQWAc9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Memulai Investasi saham (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/02/278/2480389/tips-memulai-trading-saham-cermat-memilih-sekuritas-XVM5kQWAc9.jpg</image><title>Tips Memulai Investasi saham (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Ada beberapa hal yang harus dicermati saat memulai investasi saham. CEO &amp;amp; Founder Lumen Capital Resources dan Akela Trading System Hary Suwanda membagikan sebuah tips bermanfaat untuk seseorang apabila ingin memulai investasi di pasar modal.
Menurutnya, memastikan legalitas sekuritas menjadi hal terpenting sebelum memulai investasi supaya aman dan nyaman dalam pelaksanaannya.
Baca Juga: Korban Platform Investasi Ngadu ke OJK: Dapat Email Padahal Nggak Daftar
 
&quot;Pastikan Sekuritasnya resmi dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia, itu gampang ngeceknya, di website resmi Bursa Efek Indonesia bisa dicek disitu, setelah kita menggunakan sekuritas resmi BEI maka otomatis account kita itu rekeningnya itu terpisah dari rekening perusahaan, namanya RDN, rekening dana nasabah,&quot; ujarnya kepada MNC Portal, Sabtu (2/10/2021).
Kemudian menurutnya apabila sudah menemukan Sekuritas yang tepat maka tinggal bagaimana seseorang itu melakukan tradingnya, apakah mau melakukan invetasi long term, atau short term.
&quot;Kalau kita mau trading atau inves itu kan yang paling penting memastikna sekuritasnya dimana, legaslitasnya seperti apa, resmi atau tidak,&quot; sambung Hary Suwanda.
Baca Juga: Investor Pasar Modal Didominasi Milenial, Usia di Bawah 30 Tahun Cari Cuan
 
Kemudian langkah selanjutnya sebelum memulai investasi adalah tentukan tujuannya, apakah untuk investasi jangka panjang atau ingin membangun income bulanan. &quot;Kan sekarang memang marak karena PPKM dan WFH, jadi banyak orang yang membutuhkan, bagaimana cara, sembari kita work from home, kita menghasilkan income,&quot; lanjutnya.
Menurutnya Kalau untuk mencari income tambahan selama work from home, cocoknya adalah melakukan trading short term, sedangkan kalau untuk investasi jangka panjang berarti penting untuk menghitung valuasi.
&quot;Kalau tujuannya tidak jelas, maka yang biasa terjadi itu seperti, misal ada orang yang mau short term trading, itu kan ada manajemen risikonya, berarti ketika saham yang dibeli dia balik turun, dalam batas tertentu kita harus siap untuk stokloss, itu sudah konsekuensinya short term trading,&quot; lanjutnya.Dalam kesempatan Hary juga sekaligus memberikan tips yang biasa  digunakannya supaya lebih mudah melakukan sebuah proses investasi.  &quot;Biasanya kalau saya, supaya lebih memudahkan, account nya dibagi,  apakah dalam sekuritas yang sama atau sekuritas yang berbeda silahkan,  yang jelas misal rekening A untuk invest jangka panjang, udah selesai,  jangan ditengok-tengok lagi,&quot; jelasnya.
Kemudian Hary menjelaskan, account atau rekening yang B ini untuk  trading short term, dan melakukan transaksinya direkening yang B itu.  &quot;Direkening yang satu lakukan short term, yang jangka panjang disimpan,  nah kalau seperti itu enak,&quot; kata Hary.
Hary juga mengingatkan kepada masyarakat yang hendak memulai  investasi hendaknya perlu sebuah proses belajar. Terjun ke pasar modal  bukan hanya membutuhkan dana, namun perlu dibekali ilmu yang cukup.
&quot;Coba dilihat, butuh berapa lama seseorang untuk menjadi ahli medis  profesional, itu kan tahun-tahunan, nah trader yang sering kali terjadi  adalah trading saham hari ini memutuskan mau jadi trader saham, hari ini  buka account, belajarnya tidak ada, besok mau langsung transaksi,&quot;  sambung Hary.
&quot;Nah sering kali yang banyak dilupakan masyarakat adalah faktor  belajar skillnya, pelajari dulu aturan bursanua seperti apa, cara milih  sahamnya seperti apa, terus menentukan timingnya kapan saja, beli kapan  saja, cara jualnya bagaimana, dan itu banyak ilmunya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ada beberapa hal yang harus dicermati saat memulai investasi saham. CEO &amp;amp; Founder Lumen Capital Resources dan Akela Trading System Hary Suwanda membagikan sebuah tips bermanfaat untuk seseorang apabila ingin memulai investasi di pasar modal.
Menurutnya, memastikan legalitas sekuritas menjadi hal terpenting sebelum memulai investasi supaya aman dan nyaman dalam pelaksanaannya.
Baca Juga: Korban Platform Investasi Ngadu ke OJK: Dapat Email Padahal Nggak Daftar
 
&quot;Pastikan Sekuritasnya resmi dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia, itu gampang ngeceknya, di website resmi Bursa Efek Indonesia bisa dicek disitu, setelah kita menggunakan sekuritas resmi BEI maka otomatis account kita itu rekeningnya itu terpisah dari rekening perusahaan, namanya RDN, rekening dana nasabah,&quot; ujarnya kepada MNC Portal, Sabtu (2/10/2021).
Kemudian menurutnya apabila sudah menemukan Sekuritas yang tepat maka tinggal bagaimana seseorang itu melakukan tradingnya, apakah mau melakukan invetasi long term, atau short term.
&quot;Kalau kita mau trading atau inves itu kan yang paling penting memastikna sekuritasnya dimana, legaslitasnya seperti apa, resmi atau tidak,&quot; sambung Hary Suwanda.
Baca Juga: Investor Pasar Modal Didominasi Milenial, Usia di Bawah 30 Tahun Cari Cuan
 
Kemudian langkah selanjutnya sebelum memulai investasi adalah tentukan tujuannya, apakah untuk investasi jangka panjang atau ingin membangun income bulanan. &quot;Kan sekarang memang marak karena PPKM dan WFH, jadi banyak orang yang membutuhkan, bagaimana cara, sembari kita work from home, kita menghasilkan income,&quot; lanjutnya.
Menurutnya Kalau untuk mencari income tambahan selama work from home, cocoknya adalah melakukan trading short term, sedangkan kalau untuk investasi jangka panjang berarti penting untuk menghitung valuasi.
&quot;Kalau tujuannya tidak jelas, maka yang biasa terjadi itu seperti, misal ada orang yang mau short term trading, itu kan ada manajemen risikonya, berarti ketika saham yang dibeli dia balik turun, dalam batas tertentu kita harus siap untuk stokloss, itu sudah konsekuensinya short term trading,&quot; lanjutnya.Dalam kesempatan Hary juga sekaligus memberikan tips yang biasa  digunakannya supaya lebih mudah melakukan sebuah proses investasi.  &quot;Biasanya kalau saya, supaya lebih memudahkan, account nya dibagi,  apakah dalam sekuritas yang sama atau sekuritas yang berbeda silahkan,  yang jelas misal rekening A untuk invest jangka panjang, udah selesai,  jangan ditengok-tengok lagi,&quot; jelasnya.
Kemudian Hary menjelaskan, account atau rekening yang B ini untuk  trading short term, dan melakukan transaksinya direkening yang B itu.  &quot;Direkening yang satu lakukan short term, yang jangka panjang disimpan,  nah kalau seperti itu enak,&quot; kata Hary.
Hary juga mengingatkan kepada masyarakat yang hendak memulai  investasi hendaknya perlu sebuah proses belajar. Terjun ke pasar modal  bukan hanya membutuhkan dana, namun perlu dibekali ilmu yang cukup.
&quot;Coba dilihat, butuh berapa lama seseorang untuk menjadi ahli medis  profesional, itu kan tahun-tahunan, nah trader yang sering kali terjadi  adalah trading saham hari ini memutuskan mau jadi trader saham, hari ini  buka account, belajarnya tidak ada, besok mau langsung transaksi,&quot;  sambung Hary.
&quot;Nah sering kali yang banyak dilupakan masyarakat adalah faktor  belajar skillnya, pelajari dulu aturan bursanua seperti apa, cara milih  sahamnya seperti apa, terus menentukan timingnya kapan saja, beli kapan  saja, cara jualnya bagaimana, dan itu banyak ilmunya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
