<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengelola Keuangan saat Pandemi, Anti Boncos</title><description>Mengelola keuangan saat pandemi harus dilakukan agar keuangan tak boncos alias boros.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/02/622/2480193/mengelola-keuangan-saat-pandemi-anti-boncos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/02/622/2480193/mengelola-keuangan-saat-pandemi-anti-boncos"/><item><title>Mengelola Keuangan saat Pandemi, Anti Boncos</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/02/622/2480193/mengelola-keuangan-saat-pandemi-anti-boncos</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/02/622/2480193/mengelola-keuangan-saat-pandemi-anti-boncos</guid><pubDate>Sabtu 02 Oktober 2021 21:10 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/02/622/2480193/mengelola-keuangan-saat-pandemi-anti-boncos-n124trpQdY.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Cara mengelola keuangan selama pandemi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/02/622/2480193/mengelola-keuangan-saat-pandemi-anti-boncos-n124trpQdY.jpeg</image><title>Cara mengelola keuangan selama pandemi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Mengelola keuangan saat pandemi harus dilakukan agar keuangan tak boncos alias boros. Sebab pengeluaran saat pandemi bisa jadi bertambah ataupun berkurang.
Tidak hanya itu, beberapa orang juga mengalami perubahan pendapatan sejak Covid-19 berlangsung. Tips perencanaan keuangan di tengah pandemi saat ini perlu untuk diikuti. Tujuannya, agar keuangan yang ada selalu sehat dan cukup dalam memenuhi segala kebutuhan.
Baca Juga: Tung Desem: Jangan Tampak Kaya di Awal tapi Tuanya Sengsara
 
Jika seseorang tidak memiliki perencanaan keuangan yang baik, dikhawatirkan akan merasa lebih sulit mengatur uang. Sehingga, lambat laun akan mengancam keamanan finansial di masa depan.
Terlebih di situasi pandemi saat ini, mau tidak mau seseorang harus bisa mengatur keuangan dengan bijak. Hal ini dilakukan agar kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dengan baik. Dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (2/10/2021), berikut tips-tips perencanaan keuangan yang bisa dilakukan:
Baca Juga: Gaji Dipakai untuk Self Reward? Penuhi 3 Syarat Ini Dulu
 
1. Evaluasi Kondisi Keuangan Saat Ini 
Anda dapat melakukan kajian atau analisis dengan memperhatikan kondisi saat ini. Adapun kondisi yang dimaksud, yaitu status perkawinan, jumlah anggota keluarga, kondisi pekerjaan, usia, kondisi kesehatan, dan lain sebagainya.
2. Menyusun Tujuan Keuangan
 
Tujuan keuangan terbagi menjadi dua berdasarkan jangka waktu, yakni tujuan keuangan jangka pendek dan tujuan keuangan jangka panjang.
Sebagai informasi, tujuan keuangan jangka pendek adalah tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam waktu beberapa bulan atau tahun. Sementara, tujuan keuangan jangka panjang adalah tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam waktu 10 tahun atau beberapa dekade.3. Mencatat Seluruh Pengeluaran dan Pendapatan Bulanan 
 
Langkah ini bermanfaat untuk mengetahui seberapa sehat kondisi  keuangan seseorang. Selain itu, mencatat seluruh pengeluaran dan  pendapatan bisa membantu seseorang dalam membuat laporan keuangan  bulanan dengan lebih mudah.
4. Meningkatkan Pendapatan dan Investasi
 
Dalam membuat perencanaan keuangan, akan lebih baik jika seseorang  mempunyai target untuk meningkatkan pendapatan serta membuat perputaran  uang ke dalam bentuk sebuah investasi. Hal ini merupakan sebuah kunci  agar tujuan perencanaan keuangan dapat mencapai hasil yang diinginkan.
5. Menggunakan Asuransi untuk Perlindungan
 
Menggunakan asuransi merupakan sebuah langkah preventif. Adapun  seiring bertambahnya waktu, sebagai contoh biaya rumah sakit akan  semakin meningkat. Oleh karena itu, sebagai salah satu cara untuk  mengatasi permasalahan tersebut yakni dengan menggunakan asuransi  kesehatan.
6. Mereview dan Menyempurnakan Rencana Keuangan
 
Kondisi keuangan seseorang dapat berubah seiring waktu. Misalnya,  hadirnya anggota keluarga baru, meningkatnya pendapatan secara  signifikan, mengalami sakit yang membutuhkan biaya besar, dan lain  sebagainya. Jika hal-hal itu terjadi, maka perencanaan keuangan pun akan  dilakukan dari awal lagi. Kemudian, diteruskan dengan proses-proses  berikutnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Mengelola keuangan saat pandemi harus dilakukan agar keuangan tak boncos alias boros. Sebab pengeluaran saat pandemi bisa jadi bertambah ataupun berkurang.
Tidak hanya itu, beberapa orang juga mengalami perubahan pendapatan sejak Covid-19 berlangsung. Tips perencanaan keuangan di tengah pandemi saat ini perlu untuk diikuti. Tujuannya, agar keuangan yang ada selalu sehat dan cukup dalam memenuhi segala kebutuhan.
Baca Juga: Tung Desem: Jangan Tampak Kaya di Awal tapi Tuanya Sengsara
 
Jika seseorang tidak memiliki perencanaan keuangan yang baik, dikhawatirkan akan merasa lebih sulit mengatur uang. Sehingga, lambat laun akan mengancam keamanan finansial di masa depan.
Terlebih di situasi pandemi saat ini, mau tidak mau seseorang harus bisa mengatur keuangan dengan bijak. Hal ini dilakukan agar kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dengan baik. Dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (2/10/2021), berikut tips-tips perencanaan keuangan yang bisa dilakukan:
Baca Juga: Gaji Dipakai untuk Self Reward? Penuhi 3 Syarat Ini Dulu
 
1. Evaluasi Kondisi Keuangan Saat Ini 
Anda dapat melakukan kajian atau analisis dengan memperhatikan kondisi saat ini. Adapun kondisi yang dimaksud, yaitu status perkawinan, jumlah anggota keluarga, kondisi pekerjaan, usia, kondisi kesehatan, dan lain sebagainya.
2. Menyusun Tujuan Keuangan
 
Tujuan keuangan terbagi menjadi dua berdasarkan jangka waktu, yakni tujuan keuangan jangka pendek dan tujuan keuangan jangka panjang.
Sebagai informasi, tujuan keuangan jangka pendek adalah tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam waktu beberapa bulan atau tahun. Sementara, tujuan keuangan jangka panjang adalah tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam waktu 10 tahun atau beberapa dekade.3. Mencatat Seluruh Pengeluaran dan Pendapatan Bulanan 
 
Langkah ini bermanfaat untuk mengetahui seberapa sehat kondisi  keuangan seseorang. Selain itu, mencatat seluruh pengeluaran dan  pendapatan bisa membantu seseorang dalam membuat laporan keuangan  bulanan dengan lebih mudah.
4. Meningkatkan Pendapatan dan Investasi
 
Dalam membuat perencanaan keuangan, akan lebih baik jika seseorang  mempunyai target untuk meningkatkan pendapatan serta membuat perputaran  uang ke dalam bentuk sebuah investasi. Hal ini merupakan sebuah kunci  agar tujuan perencanaan keuangan dapat mencapai hasil yang diinginkan.
5. Menggunakan Asuransi untuk Perlindungan
 
Menggunakan asuransi merupakan sebuah langkah preventif. Adapun  seiring bertambahnya waktu, sebagai contoh biaya rumah sakit akan  semakin meningkat. Oleh karena itu, sebagai salah satu cara untuk  mengatasi permasalahan tersebut yakni dengan menggunakan asuransi  kesehatan.
6. Mereview dan Menyempurnakan Rencana Keuangan
 
Kondisi keuangan seseorang dapat berubah seiring waktu. Misalnya,  hadirnya anggota keluarga baru, meningkatnya pendapatan secara  signifikan, mengalami sakit yang membutuhkan biaya besar, dan lain  sebagainya. Jika hal-hal itu terjadi, maka perencanaan keuangan pun akan  dilakukan dari awal lagi. Kemudian, diteruskan dengan proses-proses  berikutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
