<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bansos Cair Rp117 Triliun, BLT Subsidi Gaji Rp5,07 Triliun</title><description>Airlangga Hartarto memastikan penyaluran bantuan sosial (Bansos), yang diberikan pemerintah selama pandemi Covid-19 mengalami kenaikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/04/320/2481169/bansos-cair-rp117-triliun-blt-subsidi-gaji-rp5-07-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/04/320/2481169/bansos-cair-rp117-triliun-blt-subsidi-gaji-rp5-07-triliun"/><item><title>Bansos Cair Rp117 Triliun, BLT Subsidi Gaji Rp5,07 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/04/320/2481169/bansos-cair-rp117-triliun-blt-subsidi-gaji-rp5-07-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/04/320/2481169/bansos-cair-rp117-triliun-blt-subsidi-gaji-rp5-07-triliun</guid><pubDate>Senin 04 Oktober 2021 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/04/320/2481169/bansos-cair-rp117-triliun-blt-subsidi-gaji-rp5-07-triliun-HcVZcBYfeG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/04/320/2481169/bansos-cair-rp117-triliun-blt-subsidi-gaji-rp5-07-triliun-HcVZcBYfeG.jpg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan penyaluran bantuan sosial (Bansos), yang diberikan pemerintah selama pandemi Covid-19 mengalami kenaikan.
&amp;ldquo;Kartu Sembako Rp29,21 triliun atau 58%, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa sudah mengalami kenaikan yaitu Rp14,94 triliun atau 51,9% dan bantuan subsidi upah itu Rp5,07 tiliun atau 57,7%,&amp;rdquo; jelas Airlangga seperti dilansir Antara, Senin(4/10/2021)..
Kemudian, lanjut Airlangga, realisasi di klaster perlindungan sosial telah mencapai 62,9% atau telah mencapai Rp117,3 triliun. Realisasi program prioritas mencapai 53% atau Rp62, triliun dan realisasi klaster dukungan UMKM dan korporasi sebanyak 42% atau Rp68,43 triliun. &amp;ldquo;Dan klaster insentif usaha sudah Rp59,4 triliun atau 94%,&amp;rdquo; ungkap Airlangga.
Baca Juga:&amp;nbsp;3 Fakta Bansos Cair Oktober, dari Rp200.000 hingga Rp3 Juta
Airlangga menjelaskan dana PEN bidang kesehatan sebanyak Rp104,1 triliun digunakan untuk keperluan diagnostik, teurapetik dan vaksinasi. Sedangkan dana untuk Program Keluarga Harapan (PKH) telah direalisasikan sebanyak Rp20,72 triliun atau 73,2%.
Baca Juga:&amp;nbsp;4 Fakta BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Berakhir Bulan Ini
Dia menjelaskan untuk realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional telah mencapai 55,3% dari total pagu anggaran Rp744,77 triliun hingga 1 Oktober 2021.&amp;ldquo;Sudah mencapai Rp411,7 triliun dari pagu. Klaster kesehatan sudah 48,4% atau Rp104 triliun,&amp;rdquo; kata Menko Airlangga.
Pemerintah kembali menetapkan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2-4. Kebijakan tersebut diperpanjang selama 14 hari, yakni 5-18 Oktober 2021. Meski demikian, terdapat beberapa pelonggaran pada sejumlah sektor.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan penyaluran bantuan sosial (Bansos), yang diberikan pemerintah selama pandemi Covid-19 mengalami kenaikan.
&amp;ldquo;Kartu Sembako Rp29,21 triliun atau 58%, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa sudah mengalami kenaikan yaitu Rp14,94 triliun atau 51,9% dan bantuan subsidi upah itu Rp5,07 tiliun atau 57,7%,&amp;rdquo; jelas Airlangga seperti dilansir Antara, Senin(4/10/2021)..
Kemudian, lanjut Airlangga, realisasi di klaster perlindungan sosial telah mencapai 62,9% atau telah mencapai Rp117,3 triliun. Realisasi program prioritas mencapai 53% atau Rp62, triliun dan realisasi klaster dukungan UMKM dan korporasi sebanyak 42% atau Rp68,43 triliun. &amp;ldquo;Dan klaster insentif usaha sudah Rp59,4 triliun atau 94%,&amp;rdquo; ungkap Airlangga.
Baca Juga:&amp;nbsp;3 Fakta Bansos Cair Oktober, dari Rp200.000 hingga Rp3 Juta
Airlangga menjelaskan dana PEN bidang kesehatan sebanyak Rp104,1 triliun digunakan untuk keperluan diagnostik, teurapetik dan vaksinasi. Sedangkan dana untuk Program Keluarga Harapan (PKH) telah direalisasikan sebanyak Rp20,72 triliun atau 73,2%.
Baca Juga:&amp;nbsp;4 Fakta BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Berakhir Bulan Ini
Dia menjelaskan untuk realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional telah mencapai 55,3% dari total pagu anggaran Rp744,77 triliun hingga 1 Oktober 2021.&amp;ldquo;Sudah mencapai Rp411,7 triliun dari pagu. Klaster kesehatan sudah 48,4% atau Rp104 triliun,&amp;rdquo; kata Menko Airlangga.
Pemerintah kembali menetapkan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2-4. Kebijakan tersebut diperpanjang selama 14 hari, yakni 5-18 Oktober 2021. Meski demikian, terdapat beberapa pelonggaran pada sejumlah sektor.</content:encoded></item></channel></rss>
