<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>24 Perusahaan Antre IPO BEI, 2 di Antaranya Anak Usaha BUMN</title><description>er 1 Oktober 2021, terdapat 24 perusahaan yang terdapat dalam pipeline IPO BEI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/05/278/2481360/24-perusahaan-antre-ipo-bei-2-di-antaranya-anak-usaha-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/05/278/2481360/24-perusahaan-antre-ipo-bei-2-di-antaranya-anak-usaha-bumn"/><item><title>24 Perusahaan Antre IPO BEI, 2 di Antaranya Anak Usaha BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/05/278/2481360/24-perusahaan-antre-ipo-bei-2-di-antaranya-anak-usaha-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/05/278/2481360/24-perusahaan-antre-ipo-bei-2-di-antaranya-anak-usaha-bumn</guid><pubDate>Selasa 05 Oktober 2021 08:40 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/05/278/2481360/24-perusahaan-antre-ipo-bei-2-di-antaranya-anak-usaha-bumn-m3SLJaCjcR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">24 Perusahaan Masuk Daftar Pipeline IPO BEI. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/05/278/2481360/24-perusahaan-antre-ipo-bei-2-di-antaranya-anak-usaha-bumn-m3SLJaCjcR.jpg</image><title>24 Perusahaan Masuk Daftar Pipeline IPO BEI. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengantongi puluhan nama perusahaan yang berencana melakukan Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum perdana saham di Bursa. Per 1 Oktober 2021, terdapat 24 perusahaan yang terdapat dalam pipeline IPO BEI.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, terdapat 24 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Dari pipeline tersebut tercatat belum ada penambahan jumlah perusahaan atau anak usaha BUMN.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pak Erick Thohir, Anak Usaha Telkom dan Pertamina Jadi IPO?
&quot;Sampai dengan 1 Oktober 2021 terdapat 24 perusahaan dalam pipeline saham BEI dan dua di antaranya merupakan anak perusahaan BUMN,&quot; ujar Nyoman dalam keterangan tertulis, Selasa (5/10/2021).
Dari sisi sektor 24 perusahaan tersebut cukup beragam, terdiri dari 7 perusahaan sektor Consumer Cyclicals, 5 perusahaan sektor Consumer Non Cyclicals, 3 perusahaan di sektor Energy.
Baca Juga:&amp;nbsp;Begini Persiapan IPO Anak Usaha Adhi Karya
Kemudian, 2 perusahaan sektor Basic Materials dan sektor Industrials, serta sektor Technology, Financials, Transportation &amp;amp; Logistic, Properties &amp;amp; Real Estate, serta Infrastructures masing-masing sebanyak 1 perusahaan.Berdasarkan klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline saham merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017:
&amp;bull; 2 Perusahaan aset skala kecil (aset di bawah Rp50 Miliar)
&amp;bull; 8 Perusahaan aset skala menengah (aset antara Rp50 Miliar s.d. Rp250 Miliar)
&amp;bull; 14 Perusahaan aset skala besar (aset di atas Rp250 Miliar)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengantongi puluhan nama perusahaan yang berencana melakukan Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum perdana saham di Bursa. Per 1 Oktober 2021, terdapat 24 perusahaan yang terdapat dalam pipeline IPO BEI.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, terdapat 24 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Dari pipeline tersebut tercatat belum ada penambahan jumlah perusahaan atau anak usaha BUMN.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pak Erick Thohir, Anak Usaha Telkom dan Pertamina Jadi IPO?
&quot;Sampai dengan 1 Oktober 2021 terdapat 24 perusahaan dalam pipeline saham BEI dan dua di antaranya merupakan anak perusahaan BUMN,&quot; ujar Nyoman dalam keterangan tertulis, Selasa (5/10/2021).
Dari sisi sektor 24 perusahaan tersebut cukup beragam, terdiri dari 7 perusahaan sektor Consumer Cyclicals, 5 perusahaan sektor Consumer Non Cyclicals, 3 perusahaan di sektor Energy.
Baca Juga:&amp;nbsp;Begini Persiapan IPO Anak Usaha Adhi Karya
Kemudian, 2 perusahaan sektor Basic Materials dan sektor Industrials, serta sektor Technology, Financials, Transportation &amp;amp; Logistic, Properties &amp;amp; Real Estate, serta Infrastructures masing-masing sebanyak 1 perusahaan.Berdasarkan klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline saham merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017:
&amp;bull; 2 Perusahaan aset skala kecil (aset di bawah Rp50 Miliar)
&amp;bull; 8 Perusahaan aset skala menengah (aset antara Rp50 Miliar s.d. Rp250 Miliar)
&amp;bull; 14 Perusahaan aset skala besar (aset di atas Rp250 Miliar)</content:encoded></item></channel></rss>
