<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penipuan CPNS Masih Terjadi, Kepala BKN: Calonya Salah tapi Masyarakat juga Salah</title><description>Penipuan CPNS masih marak di kalangan masyarakat. Dengan iming-iming  lolos jadi PNS tanpa tes, masyarakat rela membayar mahal para calo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/07/320/2482785/penipuan-cpns-masih-terjadi-kepala-bkn-calonya-salah-tapi-masyarakat-juga-salah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/07/320/2482785/penipuan-cpns-masih-terjadi-kepala-bkn-calonya-salah-tapi-masyarakat-juga-salah"/><item><title>Penipuan CPNS Masih Terjadi, Kepala BKN: Calonya Salah tapi Masyarakat juga Salah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/07/320/2482785/penipuan-cpns-masih-terjadi-kepala-bkn-calonya-salah-tapi-masyarakat-juga-salah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/07/320/2482785/penipuan-cpns-masih-terjadi-kepala-bkn-calonya-salah-tapi-masyarakat-juga-salah</guid><pubDate>Kamis 07 Oktober 2021 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/07/320/2482785/penipuan-cpns-masih-terjadi-kepala-bkn-calonya-salah-tapi-masyarakat-juga-salah-uKmijYsOZN.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Penipuan penerimaan CPNS masih marak (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/07/320/2482785/penipuan-cpns-masih-terjadi-kepala-bkn-calonya-salah-tapi-masyarakat-juga-salah-uKmijYsOZN.jpeg</image><title>Penipuan penerimaan CPNS masih marak (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Penipuan CPNS masih marak di kalangan masyarakat. Dengan iming-iming lolos jadi PNS tanpa tes, masyarakat rela membayar mahal para calo.
Menanggapi masih adanya kasus penipuan CPNS, Bima menilai bahwa hal ini menunjukkan masih adanya masyarakat yang ingin menjadi abdi negara melalui jalur yang tidak semestinya.
Baca Juga: Usaha dan Doa Iringi Tes SKD CPNS 2021
 
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan BKN terus mengembangkan sistem teknologi Computer Assisted Test (CAT). Hal ini untuk meningkatkan kualitas penerimaan ASN.
Salah satunya dengan inovasi baru seperti fitur face recognition  untuk menghindari terjadinya percaloan di lokasi ujian. Di sisi lain, Bima juga menekankan bahwa tidak ada yang bisa menggadaikan sistem CAT agar seseorang bisa masuk menjadi ASN secara tidak wajar.
Baca Juga: Tak Perlu Khawatir! SKD CPNS 2021 Penyandang Disabilitas Dibantu Petugas
 
Dia pun meminta agar masyarakat jangan sampai tertipu apabila ada yang menawarkan diri membantu menjadi ASN secara insta. Pasalnya anak-anak pejabat sekalipun tidak ada yang bisa masuk tanpa seleksi.&amp;ldquo;Masyarakat ternyata masih banyak yang menginginkan masuk ASN tanpa  jalur yang semestinya. Jadi sebetulnya dua-duanya salah, calonya salah  dan masyarakat yang percaya juga salah,&amp;rdquo; katanya dikutip dari BKN.go.id,  Kamis (7/10/2021).
Bima juga berpesan kepada para peserta bahwa kunci keberhasilan dalam  mengikuti seleksi tergantung pada kemampuan masing-masing peserta.
&amp;ldquo;Percaya dirilah bahwa hanya peserta sendirilah yang bisa memastikan  dirinya bisa menjadi ASN, salah satunya dengan persiapan yang baik dan  tentunya berdoa,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penipuan CPNS masih marak di kalangan masyarakat. Dengan iming-iming lolos jadi PNS tanpa tes, masyarakat rela membayar mahal para calo.
Menanggapi masih adanya kasus penipuan CPNS, Bima menilai bahwa hal ini menunjukkan masih adanya masyarakat yang ingin menjadi abdi negara melalui jalur yang tidak semestinya.
Baca Juga: Usaha dan Doa Iringi Tes SKD CPNS 2021
 
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan BKN terus mengembangkan sistem teknologi Computer Assisted Test (CAT). Hal ini untuk meningkatkan kualitas penerimaan ASN.
Salah satunya dengan inovasi baru seperti fitur face recognition  untuk menghindari terjadinya percaloan di lokasi ujian. Di sisi lain, Bima juga menekankan bahwa tidak ada yang bisa menggadaikan sistem CAT agar seseorang bisa masuk menjadi ASN secara tidak wajar.
Baca Juga: Tak Perlu Khawatir! SKD CPNS 2021 Penyandang Disabilitas Dibantu Petugas
 
Dia pun meminta agar masyarakat jangan sampai tertipu apabila ada yang menawarkan diri membantu menjadi ASN secara insta. Pasalnya anak-anak pejabat sekalipun tidak ada yang bisa masuk tanpa seleksi.&amp;ldquo;Masyarakat ternyata masih banyak yang menginginkan masuk ASN tanpa  jalur yang semestinya. Jadi sebetulnya dua-duanya salah, calonya salah  dan masyarakat yang percaya juga salah,&amp;rdquo; katanya dikutip dari BKN.go.id,  Kamis (7/10/2021).
Bima juga berpesan kepada para peserta bahwa kunci keberhasilan dalam  mengikuti seleksi tergantung pada kemampuan masing-masing peserta.
&amp;ldquo;Percaya dirilah bahwa hanya peserta sendirilah yang bisa memastikan  dirinya bisa menjadi ASN, salah satunya dengan persiapan yang baik dan  tentunya berdoa,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
