<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DJKN: Optimalisasi Aset Negara Tingkatkan Pendapatan Negara</title><description>Optimalisasi aset negara dapat meningkatkan pendapatan negara dan menjaga kondisi fiskal tetap stabil.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/08/320/2483364/djkn-optimalisasi-aset-negara-tingkatkan-pendapatan-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/08/320/2483364/djkn-optimalisasi-aset-negara-tingkatkan-pendapatan-negara"/><item><title>DJKN: Optimalisasi Aset Negara Tingkatkan Pendapatan Negara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/08/320/2483364/djkn-optimalisasi-aset-negara-tingkatkan-pendapatan-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/08/320/2483364/djkn-optimalisasi-aset-negara-tingkatkan-pendapatan-negara</guid><pubDate>Jum'at 08 Oktober 2021 15:49 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/08/320/2483364/djkn-optimalisasi-aset-negara-tingkatkan-pendapatan-negara-wBRMIhuk8y.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Optimalisasi aset negara tambah pendapatan negara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/08/320/2483364/djkn-optimalisasi-aset-negara-tingkatkan-pendapatan-negara-wBRMIhuk8y.jpeg</image><title>Optimalisasi aset negara tambah pendapatan negara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Optimalisasi aset negara dapat meningkatkan pendapatan negara dan menjaga kondisi fiskal tetap stabil.
&amp;ldquo;Untuk mewujudkan cara kerja pengelolaan aset yang kreatif, inovatif, dan adaptif, DJKN secara konsisten meluncurkan terobosan-terobosan dari sisi regulasi maupun skema pemanfaatan aset negara,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban, Jumat (8/10/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp; Gandeng KPK dan BPN, PLN Amankan Aset Negara Rp2 Triliun
 
DJKN pun terus mendorong Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) selaku operator DJKN berbentuk Badan Layanan Umum (BLU) untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset negara.
Menurut Rionald, tambahan dana tersebut diperlukan untuk menopang program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari dampak COVID-19.
Baca Juga: Lapas Tangerang Terbakar Belum Diasuransikan, Negara Rugi Rp1,5 Miliar
 
&amp;ldquo;Kalau kita bicara tentang PEN ini, aset negara tidak terlepas darinya sebagai salah satu alat fiskal dalam perekonomian negara dan penting kontribusinya dalam PEN,&amp;rdquo; katanya.
Rionald pun berharap Investor Gathering yang diselenggarakan LMAN dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dengan pelaku usaha dalam pemanfaatan aset negara.Dalam kesempatan tersebut, LMAN menawarkan sebelas aset untuk  dikerjasamakan pemanfaatannya, yang terdiri dari sembilan aset kelolaan  LMAN berupa empat aset properti, satu kawasan, satu tanah, dan dua  kawasan kilang.
Di samping itu, LMAN juga menawarkan aset milik BLU dan Kementerian  mitra kerjasama LMAN yang berupa aset tanah, kampus, dan hotel.
Kesebelas aset tersebut ialah Kawasan Golf Ciperna, Gedung  Dhanadyaksa, Gedung di Kali Besar, hotel ekowisata, Aset KJRI Los  Angeles, Aset Gedung di Wahid Hasyim, Kilang LNG Arun, Kilang LNG  Bontang, dan tanah di Balikpapan.</description><content:encoded>JAKARTA - Optimalisasi aset negara dapat meningkatkan pendapatan negara dan menjaga kondisi fiskal tetap stabil.
&amp;ldquo;Untuk mewujudkan cara kerja pengelolaan aset yang kreatif, inovatif, dan adaptif, DJKN secara konsisten meluncurkan terobosan-terobosan dari sisi regulasi maupun skema pemanfaatan aset negara,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban, Jumat (8/10/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp; Gandeng KPK dan BPN, PLN Amankan Aset Negara Rp2 Triliun
 
DJKN pun terus mendorong Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) selaku operator DJKN berbentuk Badan Layanan Umum (BLU) untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset negara.
Menurut Rionald, tambahan dana tersebut diperlukan untuk menopang program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari dampak COVID-19.
Baca Juga: Lapas Tangerang Terbakar Belum Diasuransikan, Negara Rugi Rp1,5 Miliar
 
&amp;ldquo;Kalau kita bicara tentang PEN ini, aset negara tidak terlepas darinya sebagai salah satu alat fiskal dalam perekonomian negara dan penting kontribusinya dalam PEN,&amp;rdquo; katanya.
Rionald pun berharap Investor Gathering yang diselenggarakan LMAN dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dengan pelaku usaha dalam pemanfaatan aset negara.Dalam kesempatan tersebut, LMAN menawarkan sebelas aset untuk  dikerjasamakan pemanfaatannya, yang terdiri dari sembilan aset kelolaan  LMAN berupa empat aset properti, satu kawasan, satu tanah, dan dua  kawasan kilang.
Di samping itu, LMAN juga menawarkan aset milik BLU dan Kementerian  mitra kerjasama LMAN yang berupa aset tanah, kampus, dan hotel.
Kesebelas aset tersebut ialah Kawasan Golf Ciperna, Gedung  Dhanadyaksa, Gedung di Kali Besar, hotel ekowisata, Aset KJRI Los  Angeles, Aset Gedung di Wahid Hasyim, Kilang LNG Arun, Kilang LNG  Bontang, dan tanah di Balikpapan.</content:encoded></item></channel></rss>
