<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Cabai Naik, Inflasi Tembus 0,05% Awal Oktober</title><description>Bank Indonesia mencatat harga pada Oktober 2021 tetap terkendali dan diperkirakan inflasi sebesar 0,05% (mtm).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/08/320/2483490/harga-cabai-naik-inflasi-tembus-0-05-awal-oktober</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/08/320/2483490/harga-cabai-naik-inflasi-tembus-0-05-awal-oktober"/><item><title>Harga Cabai Naik, Inflasi Tembus 0,05% Awal Oktober</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/08/320/2483490/harga-cabai-naik-inflasi-tembus-0-05-awal-oktober</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/08/320/2483490/harga-cabai-naik-inflasi-tembus-0-05-awal-oktober</guid><pubDate>Jum'at 08 Oktober 2021 18:04 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/08/320/2483490/harga-cabai-naik-inflasi-tembus-0-05-awal-oktober-0cu91vBsMG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/08/320/2483490/harga-cabai-naik-inflasi-tembus-0-05-awal-oktober-0cu91vBsMG.jpg</image><title>Bank Indonesia (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia mencatat harga pada Oktober 2021 tetap terkendali dan diperkirakan inflasi sebesar 0,05% (mtm). Hal ini berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu I Oktober 2021
Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Oktober  2021 secara tahun kalender sebesar 0,85% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,59% (yoy).
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengataka  penyumbang utama inflasi Oktober 2021 sampai dengan minggu pertama yaitu komoditas cabai merah sebesar 0,05% (mtm), minyak goreng, rokok kretek filter dan angkutan udara masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;Cadangan Devisa RI Naik Jadi USD146,9 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain tomat dan telur ayam ras masing-masing sebesar -0,02% (mtm), daging ayam ras, bayam, kangkung, sawi hijau dan emas perhiasan  masing-masing sebesar -0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;BI Catat Deflasi 0,01% di Akhir September 2021, Harga Telur Turun
&quot;Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19,&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (8/10/2021).
Serta, dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia mencatat harga pada Oktober 2021 tetap terkendali dan diperkirakan inflasi sebesar 0,05% (mtm). Hal ini berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu I Oktober 2021
Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Oktober  2021 secara tahun kalender sebesar 0,85% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,59% (yoy).
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengataka  penyumbang utama inflasi Oktober 2021 sampai dengan minggu pertama yaitu komoditas cabai merah sebesar 0,05% (mtm), minyak goreng, rokok kretek filter dan angkutan udara masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;Cadangan Devisa RI Naik Jadi USD146,9 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain tomat dan telur ayam ras masing-masing sebesar -0,02% (mtm), daging ayam ras, bayam, kangkung, sawi hijau dan emas perhiasan  masing-masing sebesar -0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;BI Catat Deflasi 0,01% di Akhir September 2021, Harga Telur Turun
&quot;Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19,&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (8/10/2021).
Serta, dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.</content:encoded></item></channel></rss>
