<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Infrastruktur Penunjang Ibu Kota Baru, Bendungan Sepaku Jadi Proyek Strategis Nasional</title><description>Pembangunan bendungan Sepaku di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/08/470/2483559/infrastruktur-penunjang-ibu-kota-baru-bendungan-sepaku-jadi-proyek-strategis-nasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/08/470/2483559/infrastruktur-penunjang-ibu-kota-baru-bendungan-sepaku-jadi-proyek-strategis-nasional"/><item><title>Infrastruktur Penunjang Ibu Kota Baru, Bendungan Sepaku Jadi Proyek Strategis Nasional</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/08/470/2483559/infrastruktur-penunjang-ibu-kota-baru-bendungan-sepaku-jadi-proyek-strategis-nasional</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/08/470/2483559/infrastruktur-penunjang-ibu-kota-baru-bendungan-sepaku-jadi-proyek-strategis-nasional</guid><pubDate>Jum'at 08 Oktober 2021 21:24 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/08/470/2483559/infrastruktur-penunjang-ibu-kota-baru-bendungan-sepaku-jadi-proyek-strategis-nasional-0emWdkJNln.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan bendungan Sepaku masuk PSN (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/08/470/2483559/infrastruktur-penunjang-ibu-kota-baru-bendungan-sepaku-jadi-proyek-strategis-nasional-0emWdkJNln.jpg</image><title>Pembangunan bendungan Sepaku masuk PSN (Foto: PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Pembangunan bendungan Sepaku di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN). Presiden Joko Widodo telah menetapkan Bendungan Sepaku menjadi PSN.
&quot;Pembangunan bendungan di wilayah Sepaku merupakan proyek infrastruktur penunjang ibu kota negara Indonesia yang baru,&quot; ujar Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten setempat, Nicko Herlambang, Jumat (8/10/2021).
Baca Juga: Pasca-Badai Siklon Tropis, Bendungan Benanain Diperbaiki 
 
Sehingga Presiden Joko Widodo menetapkan pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai salah satu proyek strategis nasional.
Pembangunan bendungan di wilayah Sepaku tersebut dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai atau BWS Kalimantan III dengan anggaran lebih kurang Rp711 miliar.
Baca Juga: Resmikan Bendungan Paselloreng Rp711 Miliar, Jokowi: Sulsel Jadi Lumbung Pangan Nasional 
 
Dana proyek pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku jelas Nicko Herlambang, berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN.
Pembangunan bendungan di wilayah Sepaku sekitar 378 hektare, bertujuan untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang tinggal di ibu kota negara Indonesia yang baru.&quot;Diharapkan bendungan itu dapat mencukupi kebutuhan air bersih untuk  ibu kota negara maupun kota/kabupaten penyangga,&quot; ucap Nicko Herlambang.
&quot;Proyek bendungan saat ini masuk tahap pembangunan fisik dan diperkirakan selesai pada 2023,&quot; tambahnya.
Bendungan di Kecamatan Sepaku juga bermanfaat untuk pengendalian  banjir serta dijadikan daerah pariwisata waduk dan konversi DAS (daerah  aliran sungai) Tengin Baru.
Wilayah Kecamatan Sepaku yang masuk dalam proyek pembangunan untuk  konstruksi bendungan meliputi Desa Tengin Baru dan Sukomulyo. Wilayah  Desa Argomulyo terkena proyek pembangunan untuk areal genangan  bendungan.
Bendungan yang dibangun di wilayah Sepaku tersebut memiliki daya  tampung sekitar 11,6 juta kubik dengan debit air 2.400 liter per detik.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembangunan bendungan Sepaku di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN). Presiden Joko Widodo telah menetapkan Bendungan Sepaku menjadi PSN.
&quot;Pembangunan bendungan di wilayah Sepaku merupakan proyek infrastruktur penunjang ibu kota negara Indonesia yang baru,&quot; ujar Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten setempat, Nicko Herlambang, Jumat (8/10/2021).
Baca Juga: Pasca-Badai Siklon Tropis, Bendungan Benanain Diperbaiki 
 
Sehingga Presiden Joko Widodo menetapkan pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai salah satu proyek strategis nasional.
Pembangunan bendungan di wilayah Sepaku tersebut dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai atau BWS Kalimantan III dengan anggaran lebih kurang Rp711 miliar.
Baca Juga: Resmikan Bendungan Paselloreng Rp711 Miliar, Jokowi: Sulsel Jadi Lumbung Pangan Nasional 
 
Dana proyek pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku jelas Nicko Herlambang, berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN.
Pembangunan bendungan di wilayah Sepaku sekitar 378 hektare, bertujuan untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang tinggal di ibu kota negara Indonesia yang baru.&quot;Diharapkan bendungan itu dapat mencukupi kebutuhan air bersih untuk  ibu kota negara maupun kota/kabupaten penyangga,&quot; ucap Nicko Herlambang.
&quot;Proyek bendungan saat ini masuk tahap pembangunan fisik dan diperkirakan selesai pada 2023,&quot; tambahnya.
Bendungan di Kecamatan Sepaku juga bermanfaat untuk pengendalian  banjir serta dijadikan daerah pariwisata waduk dan konversi DAS (daerah  aliran sungai) Tengin Baru.
Wilayah Kecamatan Sepaku yang masuk dalam proyek pembangunan untuk  konstruksi bendungan meliputi Desa Tengin Baru dan Sukomulyo. Wilayah  Desa Argomulyo terkena proyek pembangunan untuk areal genangan  bendungan.
Bendungan yang dibangun di wilayah Sepaku tersebut memiliki daya  tampung sekitar 11,6 juta kubik dengan debit air 2.400 liter per detik.</content:encoded></item></channel></rss>
