<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dana Kelolaan Reksadana Meningkat Sepanjang September 2021</title><description>Dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) industri reksadana mengalami pertumbuhan 1,7% pada September 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/11/278/2484508/dana-kelolaan-reksadana-meningkat-sepanjang-september-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/11/278/2484508/dana-kelolaan-reksadana-meningkat-sepanjang-september-2021"/><item><title>Dana Kelolaan Reksadana Meningkat Sepanjang September 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/11/278/2484508/dana-kelolaan-reksadana-meningkat-sepanjang-september-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/11/278/2484508/dana-kelolaan-reksadana-meningkat-sepanjang-september-2021</guid><pubDate>Senin 11 Oktober 2021 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/11/278/2484508/dana-kelolaan-reksadana-meningkat-sepanjang-september-2021-YPcptubOR7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dana kelolaan danareksa meningkat (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/11/278/2484508/dana-kelolaan-reksadana-meningkat-sepanjang-september-2021-YPcptubOR7.jpg</image><title>Dana kelolaan danareksa meningkat (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) industri reksadana mengalami pertumbuhan 1,7% pada September 2021. AUM industri reksa dana mengalami peningkatan sekitar Rp9,23 triliun dibandingkan Agustus 2021.
Baca Juga: Reksadana Pasar Uang Diburu Investor Selama Pandemi
 
Dikutip dari IDX 1st Session Closing, Senin (11/10/2021), berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kenaikan yang diperoleh tersebut membuat dana kelolaan industri reksa dana hingga akhir September tecatat sebesar Rp551,76 triliun, dibandingkan capaian bulan Agustus 2021 senilai Rp542,53 triliun.
Baca Juga: Mau Beli Reksadana? Begini Cara Mainnya
 
Sementara itu, naiknya dana kelolaan industri reksa dana tidak terlepas dari naiknya AUM dari hampir seluruh jenis reksa dana. Bahkan, reksa dana global memimpin pertumbuhan dana kelolaan sebesar 8,22% secara bulanan, dari Rp15,58 triliun menjadi Rp16,86 triliun.Meski tumbuh, terdapat juga sejumlah jenis reksa dana yang justru  mencatatkan koreksi AUM, di antaranya reksa dana indeks yang turun 0,37%  menjadi Rp104,1 triliun.
Kemudian, reksa dana pasar uang turun 1,86% menjadi Rp104,1 triliun,  serta reksa dana berbasis sukuk turun 7,39% sebesar Rp2,13 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) industri reksadana mengalami pertumbuhan 1,7% pada September 2021. AUM industri reksa dana mengalami peningkatan sekitar Rp9,23 triliun dibandingkan Agustus 2021.
Baca Juga: Reksadana Pasar Uang Diburu Investor Selama Pandemi
 
Dikutip dari IDX 1st Session Closing, Senin (11/10/2021), berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kenaikan yang diperoleh tersebut membuat dana kelolaan industri reksa dana hingga akhir September tecatat sebesar Rp551,76 triliun, dibandingkan capaian bulan Agustus 2021 senilai Rp542,53 triliun.
Baca Juga: Mau Beli Reksadana? Begini Cara Mainnya
 
Sementara itu, naiknya dana kelolaan industri reksa dana tidak terlepas dari naiknya AUM dari hampir seluruh jenis reksa dana. Bahkan, reksa dana global memimpin pertumbuhan dana kelolaan sebesar 8,22% secara bulanan, dari Rp15,58 triliun menjadi Rp16,86 triliun.Meski tumbuh, terdapat juga sejumlah jenis reksa dana yang justru  mencatatkan koreksi AUM, di antaranya reksa dana indeks yang turun 0,37%  menjadi Rp104,1 triliun.
Kemudian, reksa dana pasar uang turun 1,86% menjadi Rp104,1 triliun,  serta reksa dana berbasis sukuk turun 7,39% sebesar Rp2,13 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
