<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Tebar Berbagai BLT Rp121 Triliun, Sudah Kebagian Belum?</title><description>Berbagai macam BLT sudah cair selama pandemi Covid-19</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/11/320/2484610/presiden-jokowi-tebar-berbagai-blt-rp121-triliun-sudah-kebagian-belum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/11/320/2484610/presiden-jokowi-tebar-berbagai-blt-rp121-triliun-sudah-kebagian-belum"/><item><title>Presiden Jokowi Tebar Berbagai BLT Rp121 Triliun, Sudah Kebagian Belum?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/11/320/2484610/presiden-jokowi-tebar-berbagai-blt-rp121-triliun-sudah-kebagian-belum</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/11/320/2484610/presiden-jokowi-tebar-berbagai-blt-rp121-triliun-sudah-kebagian-belum</guid><pubDate>Senin 11 Oktober 2021 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/11/320/2484610/presiden-jokowi-tebar-berbagai-blt-rp121-triliun-sudah-kebagian-belum-Y1TZc31had.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BLT Cair (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/11/320/2484610/presiden-jokowi-tebar-berbagai-blt-rp121-triliun-sudah-kebagian-belum-Y1TZc31had.jpg</image><title>BLT Cair (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Berbagai macam BLT sudah cair selama pandemi Covid-19. BLT ini masuk ke dalam anggaran perlindungan sosial (perlinsos) program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Tercatat, penggunaan anggaran perlindungan sosial (perlinsos) dari PEN mencapai Rp121,4 triliun atau 65,1% dari anggaran yang disediakan hingga 8 Oktober 2021.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, anggaran perlinsos yang sudah cair terdiri dari bansos PKH sebesar Rp20,79 triliun atau mencapai 73,45, kartu sembako Rp29,26 triliun atau 58,6%.

&quot;BLT desa Rp16,2 triliun atau 56,2% dan bantuan subsidi upah (BSU) sudah mencapai Rp6,65 triliun atau 75,6%,&quot; kata Airlangga dalam video virtual,  Jakarta, Senin (11/10/2021).

Selain anggaran perlinsos, Airlangga juga menjelaskan soal penggunaan anggaran PEN lainnya seperti di klaster kesehatan sudah mencapai Rp106,87 triliun atau sekitar 49,7% dari target.

Sedangkan, untuk klaster program prioritas sudah mencapai Rp65,69 triliun atau mencapai 55,7% dan untuk program dukungan UMKM sudah mencapai Rp 62,04 triliun atau 38%.

&quot;Total hingga 8 Oktober 2021 realisasi anggaran PEN 2021 sudah mencapai Rp416,8 triliun atau mencapai 55,9% dari target,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Berbagai macam BLT sudah cair selama pandemi Covid-19. BLT ini masuk ke dalam anggaran perlindungan sosial (perlinsos) program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Tercatat, penggunaan anggaran perlindungan sosial (perlinsos) dari PEN mencapai Rp121,4 triliun atau 65,1% dari anggaran yang disediakan hingga 8 Oktober 2021.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, anggaran perlinsos yang sudah cair terdiri dari bansos PKH sebesar Rp20,79 triliun atau mencapai 73,45, kartu sembako Rp29,26 triliun atau 58,6%.

&quot;BLT desa Rp16,2 triliun atau 56,2% dan bantuan subsidi upah (BSU) sudah mencapai Rp6,65 triliun atau 75,6%,&quot; kata Airlangga dalam video virtual,  Jakarta, Senin (11/10/2021).

Selain anggaran perlinsos, Airlangga juga menjelaskan soal penggunaan anggaran PEN lainnya seperti di klaster kesehatan sudah mencapai Rp106,87 triliun atau sekitar 49,7% dari target.

Sedangkan, untuk klaster program prioritas sudah mencapai Rp65,69 triliun atau mencapai 55,7% dan untuk program dukungan UMKM sudah mencapai Rp 62,04 triliun atau 38%.

&quot;Total hingga 8 Oktober 2021 realisasi anggaran PEN 2021 sudah mencapai Rp416,8 triliun atau mencapai 55,9% dari target,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
