<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Punya Usaha Sendiri? Coba Pakai Prinsip Kerja Cerdas Ini Yuk</title><description>Banyak hal yang diurus kerap membuat pemilik bisnis tidak fokus pada bisnis yang sedang dijalaninya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/11/455/2484545/punya-usaha-sendiri-coba-pakai-prinsip-kerja-cerdas-ini-yuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/11/455/2484545/punya-usaha-sendiri-coba-pakai-prinsip-kerja-cerdas-ini-yuk"/><item><title>Punya Usaha Sendiri? Coba Pakai Prinsip Kerja Cerdas Ini Yuk</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/11/455/2484545/punya-usaha-sendiri-coba-pakai-prinsip-kerja-cerdas-ini-yuk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/11/455/2484545/punya-usaha-sendiri-coba-pakai-prinsip-kerja-cerdas-ini-yuk</guid><pubDate>Senin 11 Oktober 2021 22:03 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/11/455/2484545/punya-usaha-sendiri-coba-pakai-prinsip-kerja-cerdas-ini-yuk-7iEvxMa5yM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Memulai bisnis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/11/455/2484545/punya-usaha-sendiri-coba-pakai-prinsip-kerja-cerdas-ini-yuk-7iEvxMa5yM.jpg</image><title>Tips Memulai bisnis (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Memiliki bisnis atau sendiri memerlukan tenaga ekstra untuk mengelolanya. Banyak hal yang diurus kerap membuat pemilik bisnis tidak fokus pada bisnis yang sedang dijalaninya.
Baca Juga: Cara Hitung Pendapatan dari TikTok
 
&amp;ldquo;Sebagai business owner, aku yakin setiap harinya banyak urusan yang sepertinya tak kunjung habis. Salah satunya adalah urusan keuangan termasuk pajak yang menjadi kewajiban setiap bulannya,&amp;rdquo; tulis Perencana keuangan dan CEO Zap Finance Prita Hapsari Ghozie di akun Instagram pribadinya @pritaghozie, Senin (11/10/2021).
Baca Juga: Orang Terkaya Asia Berharta Rp1.400 Triliun Buka Gerai 7-Eleven di India 
 
Prita mengatakan, meski dia berprofesi sebagai financial consultant, namun untuk urusan perpajakan Prita lebih memilih untuk menyerahkan kepada ahli. Hal itu dilakukan, agar dia lebih fokus mengembangkan usaha yang sedang dijalani.
&amp;ldquo;Untuk urusan perpajakan lebih baik serahkan kepada ahlinya saja. Supaya, aku dapat fokus melakukan evaluasi hasil kinerja dari sisi keuangan kemudian menentukan strategi untuk pengembangan usaha,&amp;rdquo; kata dia.Lebih lanjut, dia menuturkan, saat menjadi pemilik bisnis ada  beberapa hal yang harus diperhatikan. Adapun beberapa hal tersebut,  yaitu marketing, finance, sales, dan operation.
&amp;ldquo;Supaya fokus pada sales &amp;amp; marketing untuk pengembangan usaha,  maka urusan finance termasuk pajak, bisa diserahkan kepada ahlinya,&amp;rdquo;  tutur Prita.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Memiliki bisnis atau sendiri memerlukan tenaga ekstra untuk mengelolanya. Banyak hal yang diurus kerap membuat pemilik bisnis tidak fokus pada bisnis yang sedang dijalaninya.
Baca Juga: Cara Hitung Pendapatan dari TikTok
 
&amp;ldquo;Sebagai business owner, aku yakin setiap harinya banyak urusan yang sepertinya tak kunjung habis. Salah satunya adalah urusan keuangan termasuk pajak yang menjadi kewajiban setiap bulannya,&amp;rdquo; tulis Perencana keuangan dan CEO Zap Finance Prita Hapsari Ghozie di akun Instagram pribadinya @pritaghozie, Senin (11/10/2021).
Baca Juga: Orang Terkaya Asia Berharta Rp1.400 Triliun Buka Gerai 7-Eleven di India 
 
Prita mengatakan, meski dia berprofesi sebagai financial consultant, namun untuk urusan perpajakan Prita lebih memilih untuk menyerahkan kepada ahli. Hal itu dilakukan, agar dia lebih fokus mengembangkan usaha yang sedang dijalani.
&amp;ldquo;Untuk urusan perpajakan lebih baik serahkan kepada ahlinya saja. Supaya, aku dapat fokus melakukan evaluasi hasil kinerja dari sisi keuangan kemudian menentukan strategi untuk pengembangan usaha,&amp;rdquo; kata dia.Lebih lanjut, dia menuturkan, saat menjadi pemilik bisnis ada  beberapa hal yang harus diperhatikan. Adapun beberapa hal tersebut,  yaitu marketing, finance, sales, dan operation.
&amp;ldquo;Supaya fokus pada sales &amp;amp; marketing untuk pengembangan usaha,  maka urusan finance termasuk pajak, bisa diserahkan kepada ahlinya,&amp;rdquo;  tutur Prita.</content:encoded></item></channel></rss>
