<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor Capai USD16,2 Miliar, Berikut 3 Negara Paling Sering Kirim Barang ke Indonesia</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencata nilai impor sebesar USD16,23 miliar</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/15/320/2486757/impor-capai-usd16-2-miliar-berikut-3-negara-paling-sering-kirim-barang-ke-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/15/320/2486757/impor-capai-usd16-2-miliar-berikut-3-negara-paling-sering-kirim-barang-ke-indonesia"/><item><title>Impor Capai USD16,2 Miliar, Berikut 3 Negara Paling Sering Kirim Barang ke Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/15/320/2486757/impor-capai-usd16-2-miliar-berikut-3-negara-paling-sering-kirim-barang-ke-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/15/320/2486757/impor-capai-usd16-2-miliar-berikut-3-negara-paling-sering-kirim-barang-ke-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 15 Oktober 2021 12:07 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/15/320/2486757/impor-capai-usd16-2-miliar-berikut-3-negara-paling-sering-kirim-barang-ke-indonesia-Q5fbl6xfGF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Impor RI Meningkat. (Foto: Okezone.com/Pelindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/15/320/2486757/impor-capai-usd16-2-miliar-berikut-3-negara-paling-sering-kirim-barang-ke-indonesia-Q5fbl6xfGF.jpg</image><title>Impor RI Meningkat. (Foto: Okezone.com/Pelindo)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencata nilai impor sebesar USD16,23 miliar. Impor turun 2,67% dibanding bulan sebelumnya atau Agustus 2021 sebesar USD16,68 miliar.
Menurut Kepala BPS Margo Yuwono, impor golongan barang nonmigas terbesar September 2021 dibandingkan Agustus 2021 adalah mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya USD122,8 juta (6,56%).
Baca Juga:&amp;nbsp;Impor PCR hingga Obat, Realisasi Insentif Alkes Rp799 Miliar
Penurunan terjadi di kedua komponen. Pertama, impor migas turun 8,9 persen (mtm) menjadi USD 1,86 miliar. Kedua, impor nonmigas turun 1,83% (mtm) menjadi USD 14,37 miliar.
&quot;Sedangkan peningkatan terbesar adalah bahan bakar mineral USD276,7 juta (219,54%),&quot; katanya di Jakarta, Jumat (15/10/2021).
Adapun mayoritas impor Indonesia dikuasai oleh barang nonmigas. Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari&amp;ndash;September 2021 adalah Tiongkok USD39,12 miliar (32,07%), Jepang USD10,42 miliar (8,54%), dan Thailand USD6,55 miliar (5,37%).
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Pakan Ternak Mahal, RI Impor Gandum 300 Ribu Ton
&quot;Impor nonmigas dari ASEAN USD21,33 miliar (17,49%) dan Uni Eropa USD7,78 miliar (6,38%),&quot; katanya.
Sementara itu, impor bahan baku/penolong juga alam peningkatan besar, yakni 45,4% yoy menjadi USD12 miliar. Selanjutnya ada barang modal dengan peningkatan 10,07% menjadi USD 2,35 miliar</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencata nilai impor sebesar USD16,23 miliar. Impor turun 2,67% dibanding bulan sebelumnya atau Agustus 2021 sebesar USD16,68 miliar.
Menurut Kepala BPS Margo Yuwono, impor golongan barang nonmigas terbesar September 2021 dibandingkan Agustus 2021 adalah mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya USD122,8 juta (6,56%).
Baca Juga:&amp;nbsp;Impor PCR hingga Obat, Realisasi Insentif Alkes Rp799 Miliar
Penurunan terjadi di kedua komponen. Pertama, impor migas turun 8,9 persen (mtm) menjadi USD 1,86 miliar. Kedua, impor nonmigas turun 1,83% (mtm) menjadi USD 14,37 miliar.
&quot;Sedangkan peningkatan terbesar adalah bahan bakar mineral USD276,7 juta (219,54%),&quot; katanya di Jakarta, Jumat (15/10/2021).
Adapun mayoritas impor Indonesia dikuasai oleh barang nonmigas. Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari&amp;ndash;September 2021 adalah Tiongkok USD39,12 miliar (32,07%), Jepang USD10,42 miliar (8,54%), dan Thailand USD6,55 miliar (5,37%).
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Pakan Ternak Mahal, RI Impor Gandum 300 Ribu Ton
&quot;Impor nonmigas dari ASEAN USD21,33 miliar (17,49%) dan Uni Eropa USD7,78 miliar (6,38%),&quot; katanya.
Sementara itu, impor bahan baku/penolong juga alam peningkatan besar, yakni 45,4% yoy menjadi USD12 miliar. Selanjutnya ada barang modal dengan peningkatan 10,07% menjadi USD 2,35 miliar</content:encoded></item></channel></rss>
