<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mau Investasi di Pasar Modal? Siapkan Duit Ya! Ada 16 Perusahaan Jumbo Antre IPO</title><description>BEI) mencatat ada puluhan nama perusahaan yang berencana melakukan Initial Public Offering (IPO).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/18/278/2487935/mau-investasi-di-pasar-modal-siapkan-duit-ya-ada-16-perusahaan-jumbo-antre-ipo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/18/278/2487935/mau-investasi-di-pasar-modal-siapkan-duit-ya-ada-16-perusahaan-jumbo-antre-ipo"/><item><title>Mau Investasi di Pasar Modal? Siapkan Duit Ya! Ada 16 Perusahaan Jumbo Antre IPO</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/18/278/2487935/mau-investasi-di-pasar-modal-siapkan-duit-ya-ada-16-perusahaan-jumbo-antre-ipo</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/18/278/2487935/mau-investasi-di-pasar-modal-siapkan-duit-ya-ada-16-perusahaan-jumbo-antre-ipo</guid><pubDate>Senin 18 Oktober 2021 11:59 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/18/278/2487935/mau-investasi-di-pasar-modal-siapkan-duit-ya-ada-16-perusahaan-jumbo-antre-ipo-EnsLVLXpic.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Melantai di Bursa (Foto: Okezone/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/18/278/2487935/mau-investasi-di-pasar-modal-siapkan-duit-ya-ada-16-perusahaan-jumbo-antre-ipo-EnsLVLXpic.jpg</image><title>Melantai di Bursa (Foto: Okezone/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada puluhan nama perusahaan yang berencana melakukan Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum perdana saham di Bursa.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, per 18 Oktober 2021 telah tercatat 38 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp32,14 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menilik Prospek IPO Nusantara Sawit Sejahtera
&quot;Sedangkan pada pipeline saham BEI saat ini, ada 26 perusahaan,&quot; ujar Nyoman dalam keterangan tertulis, Senin (18/10/2021).
Dari sisi sektor 26 perusahaan tersebut cukup beragam, terdiri dari 8 perusahaan sektor Consumer Cyclicals, 5 perusahaan sektor Consumer Non Cyclicals, 3 perusahaan di sektor Energy.
Baca Juga:&amp;nbsp;IPO, Nusantara Sawit Sejahtera Bidik Dana Rp1,6 Triliun
Kemudian, 2 perusahaan sektor Basic Materials, Infrastructures dan sektor Industrials, serta sektor Technology, Financials, Transportation &amp;amp; Logistic, dan Properties &amp;amp; Real Estate masing-masing sebanyak 1 perusahaan.
Berdasarkan klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline saham merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017:
- 2 Perusahaan aset skala kecil. (aset dibawah Rp50 Miliar)
- 8 Perusahaan aset skala menengah. (aset antara Rp50 Miliar s.d. Rp250 Miliar)
- 16 Perusahaan aset skala besar. (aset diatas Rp250 Miliar)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada puluhan nama perusahaan yang berencana melakukan Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum perdana saham di Bursa.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, per 18 Oktober 2021 telah tercatat 38 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp32,14 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menilik Prospek IPO Nusantara Sawit Sejahtera
&quot;Sedangkan pada pipeline saham BEI saat ini, ada 26 perusahaan,&quot; ujar Nyoman dalam keterangan tertulis, Senin (18/10/2021).
Dari sisi sektor 26 perusahaan tersebut cukup beragam, terdiri dari 8 perusahaan sektor Consumer Cyclicals, 5 perusahaan sektor Consumer Non Cyclicals, 3 perusahaan di sektor Energy.
Baca Juga:&amp;nbsp;IPO, Nusantara Sawit Sejahtera Bidik Dana Rp1,6 Triliun
Kemudian, 2 perusahaan sektor Basic Materials, Infrastructures dan sektor Industrials, serta sektor Technology, Financials, Transportation &amp;amp; Logistic, dan Properties &amp;amp; Real Estate masing-masing sebanyak 1 perusahaan.
Berdasarkan klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline saham merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017:
- 2 Perusahaan aset skala kecil. (aset dibawah Rp50 Miliar)
- 8 Perusahaan aset skala menengah. (aset antara Rp50 Miliar s.d. Rp250 Miliar)
- 16 Perusahaan aset skala besar. (aset diatas Rp250 Miliar)</content:encoded></item></channel></rss>
