<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Incar Pasar India untuk Ekspor Rempah-Rempah</title><description>Indonesia mengincar pasar India untuk menjadi tujuan eskpor repmah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/19/320/2488536/ri-incar-pasar-india-untuk-ekspor-rempah-rempah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/19/320/2488536/ri-incar-pasar-india-untuk-ekspor-rempah-rempah"/><item><title>RI Incar Pasar India untuk Ekspor Rempah-Rempah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/19/320/2488536/ri-incar-pasar-india-untuk-ekspor-rempah-rempah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/19/320/2488536/ri-incar-pasar-india-untuk-ekspor-rempah-rempah</guid><pubDate>Selasa 19 Oktober 2021 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/19/320/2488536/ri-incar-pasar-india-untuk-ekspor-rempah-rempah-U9uxPrsrtg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia incar pasar india untuk eskpor rempah (Foto: Lifehack)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/19/320/2488536/ri-incar-pasar-india-untuk-ekspor-rempah-rempah-U9uxPrsrtg.jpg</image><title>Indonesia incar pasar india untuk eskpor rempah (Foto: Lifehack)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia mengincar pasar India untuk menjadi tujuan eskpor repmah. India menjadi pasar potensial bagi ekspor rempah-rempah Indonesia karena besarnya konsumsi rempah-rempah di kehidupan sehari-hari masyarakat India.
Konsul Jenderal RI di Mumbai India Agus Saptono mengatakan, Indonesia merupakan negara eksportir rempah-rempah terbesar kedua setelah Vietnam. Potensi rempah-rempah Indonesia sangat besar dan beragam.
Baca Juga: Menko Airlangga: Neraca Komoditas Wujud Strategi Pencegahan Korupsi di Bidang Ekspor &amp;amp; Impor
 
&quot;Saya sangat mendorong dan mengajak para pengusaha Indonesia khususnya UMKM, mari kita bersama meningkatkan ekspor rempah-rempah ke Indonesia,&quot; ujarnya dalam webinar, Selasa (19/10/2021).
Menurut dia, meski India juga negara eksportir rempah-rempah, mereka masih membutuhkan rempah-rempah Indonesia untuk jenis tertentu. &quot;Mereka tidak punya rempah-rempah yang bagus seperti yang ada di Indonesia. Ini kesempatan bagi Indonesia,&quot; tuturnya.
Baca Juga: Dukung UMKM, Mendag Ingin IMA Perkuat Kontribusi Pemasaran Ekspor RI
 
Kepala Indonesian Trade &amp;amp; Promotion Center Chennai Kumara Jati mengatakan, rempah-rempah Indonesia memiliki kestabilan harga yang tinggi dan sangat menentukan harga global. Hal ini karena Indonesia menjadi penyuplai dominan beberapa kebutuhan global rempah-rempah.
&quot;Tingginya kebutuhan bahan mentah rempah-rempah terutama untuk mendorong industri makanan olahan domestik India,&quot; ujarnya.Menurut dia, permintaan rempah-rempah dan bumbu diperkirakan akan  meningkat karena faktor-faktor seperti meningkatnya pendapatan, industri  makanan cepat saji yang tumbuh pesat, dan urbanisasi di India.  Rata-rata orang di India mengkonsumsi 3,25 kg rempah-rempah dalam  setahun.
Adapun rempah-rempah di India didominasi oleh mixed spices, cabai kering, kunyit, bawang putih, jahe, asam, dan lada hitam.
&quot;Meningkatnya kesadaran konsumen tentang manfaat obat-obatan yang  terkait dengan konsumsi rempah-rempah juga diharapkan dapat meningkatkan  permintaan rempah dan bumbu di India,&quot; jelasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia mengincar pasar India untuk menjadi tujuan eskpor repmah. India menjadi pasar potensial bagi ekspor rempah-rempah Indonesia karena besarnya konsumsi rempah-rempah di kehidupan sehari-hari masyarakat India.
Konsul Jenderal RI di Mumbai India Agus Saptono mengatakan, Indonesia merupakan negara eksportir rempah-rempah terbesar kedua setelah Vietnam. Potensi rempah-rempah Indonesia sangat besar dan beragam.
Baca Juga: Menko Airlangga: Neraca Komoditas Wujud Strategi Pencegahan Korupsi di Bidang Ekspor &amp;amp; Impor
 
&quot;Saya sangat mendorong dan mengajak para pengusaha Indonesia khususnya UMKM, mari kita bersama meningkatkan ekspor rempah-rempah ke Indonesia,&quot; ujarnya dalam webinar, Selasa (19/10/2021).
Menurut dia, meski India juga negara eksportir rempah-rempah, mereka masih membutuhkan rempah-rempah Indonesia untuk jenis tertentu. &quot;Mereka tidak punya rempah-rempah yang bagus seperti yang ada di Indonesia. Ini kesempatan bagi Indonesia,&quot; tuturnya.
Baca Juga: Dukung UMKM, Mendag Ingin IMA Perkuat Kontribusi Pemasaran Ekspor RI
 
Kepala Indonesian Trade &amp;amp; Promotion Center Chennai Kumara Jati mengatakan, rempah-rempah Indonesia memiliki kestabilan harga yang tinggi dan sangat menentukan harga global. Hal ini karena Indonesia menjadi penyuplai dominan beberapa kebutuhan global rempah-rempah.
&quot;Tingginya kebutuhan bahan mentah rempah-rempah terutama untuk mendorong industri makanan olahan domestik India,&quot; ujarnya.Menurut dia, permintaan rempah-rempah dan bumbu diperkirakan akan  meningkat karena faktor-faktor seperti meningkatnya pendapatan, industri  makanan cepat saji yang tumbuh pesat, dan urbanisasi di India.  Rata-rata orang di India mengkonsumsi 3,25 kg rempah-rempah dalam  setahun.
Adapun rempah-rempah di India didominasi oleh mixed spices, cabai kering, kunyit, bawang putih, jahe, asam, dan lada hitam.
&quot;Meningkatnya kesadaran konsumen tentang manfaat obat-obatan yang  terkait dengan konsumsi rempah-rempah juga diharapkan dapat meningkatkan  permintaan rempah dan bumbu di India,&quot; jelasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
