<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penguatan Harga Emas Berjangka Dibatasi Obligasi AS</title><description>Harga emas berjangka berakhir sedikit lebih tinggi pada Selasa (Rabu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/20/320/2488907/penguatan-harga-emas-berjangka-dibatasi-obligasi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/20/320/2488907/penguatan-harga-emas-berjangka-dibatasi-obligasi-as"/><item><title>Penguatan Harga Emas Berjangka Dibatasi Obligasi AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/20/320/2488907/penguatan-harga-emas-berjangka-dibatasi-obligasi-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/20/320/2488907/penguatan-harga-emas-berjangka-dibatasi-obligasi-as</guid><pubDate>Rabu 20 Oktober 2021 06:41 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/20/320/2488907/penguatan-harga-emas-berjangka-dibatasi-obligasi-as-SofnBLxrhZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/20/320/2488907/penguatan-harga-emas-berjangka-dibatasi-obligasi-as-SofnBLxrhZ.jpg</image><title>Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka berakhir sedikit lebih tinggi pada Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas setelah naik lebih dari 1% di awal perdagangan, karena daya tarik safe-haven logam mulia itu mendapat pukulan dari kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan laporan laba yang optimis dari perusahaan-perusahaan Amerika.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terangkat 4,8 dolar AS atau 0,27% menjadi ditutup pada 1.770,50 dolar AS per ounce. Emas sempat melonjak sekitar 1,20% di awal sesi karena dolar yang lebih lemah membuat logam mulia lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Tetap Dipatok Rp915.000/Gram
&quot;Tidak banyak keyakinan pada emas saat ini,&quot; kata Edward Moya, analis pasar senior di pialang OANDA.
&amp;ldquo;Kami tidak tahu persis apakah kami akan melihat perubahan besar dari Federal Reserve. Anda melihat laba (perusahaan-perusahaan), sebagian besar, mengesankan, dan itu menjadi pendorong utama untuk menjaga selera risiko tetap kuat.&amp;rdquo;
Baca Juga: Harga Emas Berjangka Tertekan Kenaikan Bunga Obligasi AS
Wall Street naik pada Selasa (19/10/2021), dibantu oleh hasil optimis dari Johnson &amp;amp; Johnson dan perusahaan asuransi Travelers.
Mengurangi daya tarik emas, yang tidak memberikan imbal hasil, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan menapai level tertinggi sejak awal Juni di 1,6302%.Pelaku pasar semakin memperkirakan The Fed untuk mulai mengurangi  pembelian asetnya segera, karena musim (laporan) laba perusahaan sejauh  ini telah menggembirakan dan data terbaru menunjukkan peningkatan yang  solid dalam harga-harga konsumen AS.
Pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga cenderung menaikkan  imbal hasil obligasi pemerintah, meningkatkan peluang kerugian memegang  emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Emas menemukan dukungan tambahan ketika Departemen Perdagangan AS  melaporkan pada Selasa (19/10/2021) bahwa pembangunan rumah AS turun  1,6% pada September karena pengembang terus tersandung oleh hambatan  rantai pasokan.
Para analis pasar berpendapat bahwa risalah pertemuan Federal Reserve  September yang dirilis pekan lalu condong sedikit terlalu agresif ke  sisi hawkish. Hal ini mendorong konsolidasi di pasar emas, dan  diperkirakan akan ada koreksi lebih lanjut.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 61,9 sen  atau 2,66%, menjadi ditutup pada USD23,883 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Januari naik USD9,2 atau 0,89%, menjadi ditutup pada  USD1,047,10 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka berakhir sedikit lebih tinggi pada Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas setelah naik lebih dari 1% di awal perdagangan, karena daya tarik safe-haven logam mulia itu mendapat pukulan dari kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan laporan laba yang optimis dari perusahaan-perusahaan Amerika.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terangkat 4,8 dolar AS atau 0,27% menjadi ditutup pada 1.770,50 dolar AS per ounce. Emas sempat melonjak sekitar 1,20% di awal sesi karena dolar yang lebih lemah membuat logam mulia lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Tetap Dipatok Rp915.000/Gram
&quot;Tidak banyak keyakinan pada emas saat ini,&quot; kata Edward Moya, analis pasar senior di pialang OANDA.
&amp;ldquo;Kami tidak tahu persis apakah kami akan melihat perubahan besar dari Federal Reserve. Anda melihat laba (perusahaan-perusahaan), sebagian besar, mengesankan, dan itu menjadi pendorong utama untuk menjaga selera risiko tetap kuat.&amp;rdquo;
Baca Juga: Harga Emas Berjangka Tertekan Kenaikan Bunga Obligasi AS
Wall Street naik pada Selasa (19/10/2021), dibantu oleh hasil optimis dari Johnson &amp;amp; Johnson dan perusahaan asuransi Travelers.
Mengurangi daya tarik emas, yang tidak memberikan imbal hasil, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan menapai level tertinggi sejak awal Juni di 1,6302%.Pelaku pasar semakin memperkirakan The Fed untuk mulai mengurangi  pembelian asetnya segera, karena musim (laporan) laba perusahaan sejauh  ini telah menggembirakan dan data terbaru menunjukkan peningkatan yang  solid dalam harga-harga konsumen AS.
Pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga cenderung menaikkan  imbal hasil obligasi pemerintah, meningkatkan peluang kerugian memegang  emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Emas menemukan dukungan tambahan ketika Departemen Perdagangan AS  melaporkan pada Selasa (19/10/2021) bahwa pembangunan rumah AS turun  1,6% pada September karena pengembang terus tersandung oleh hambatan  rantai pasokan.
Para analis pasar berpendapat bahwa risalah pertemuan Federal Reserve  September yang dirilis pekan lalu condong sedikit terlalu agresif ke  sisi hawkish. Hal ini mendorong konsolidasi di pasar emas, dan  diperkirakan akan ada koreksi lebih lanjut.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 61,9 sen  atau 2,66%, menjadi ditutup pada USD23,883 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Januari naik USD9,2 atau 0,89%, menjadi ditutup pada  USD1,047,10 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
