<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamen Angela Tanoesoedibjo Ungkap Peran Sociopreneur dalam Ekonomi Inklusif</title><description>Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo  menyampaikan apresiasinya kepada Indonesia Creative Cities Network.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/22/320/2490359/wamen-angela-tanoesoedibjo-ungkap-peran-sociopreneur-dalam-ekonomi-inklusif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/22/320/2490359/wamen-angela-tanoesoedibjo-ungkap-peran-sociopreneur-dalam-ekonomi-inklusif"/><item><title>Wamen Angela Tanoesoedibjo Ungkap Peran Sociopreneur dalam Ekonomi Inklusif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/22/320/2490359/wamen-angela-tanoesoedibjo-ungkap-peran-sociopreneur-dalam-ekonomi-inklusif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/22/320/2490359/wamen-angela-tanoesoedibjo-ungkap-peran-sociopreneur-dalam-ekonomi-inklusif</guid><pubDate>Jum'at 22 Oktober 2021 20:31 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/22/320/2490359/wamen-angela-tanoesoedibjo-ungkap-peran-sociopreneur-dalam-ekonomi-inklusif-HPvXnEBbps.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo ungkap peran sociopreneur (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/22/320/2490359/wamen-angela-tanoesoedibjo-ungkap-peran-sociopreneur-dalam-ekonomi-inklusif-HPvXnEBbps.jpeg</image><title>Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo ungkap peran sociopreneur (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo menyampaikan apresiasinya kepada Indonesia Creative Cities Network (ICCN). Menurutnya, ICCN telah mengembangkan sociopreneur di berbagai daerah melalui jejaring lintas komunitas di lebih dari 200 kabupaten kota se-Indonesia.
Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo Harapkan Pameran Exotic NTT Bisa Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
 
&quot;Kehadiran sociopreneur di sektor ekonomi kreatif adalah jawaban untuk kehidupan ekonomi yang berkelanjutan serta inklusif. Sociopreneur menjawab berbagai isu, termasuk isu sosial, ekonomi, lingkungan, dan nilai budaya, yang akhirnya menjadi nilai tambah dari inovasi dan kreasi mereka,&quot; ucap Angela dalam Rakornas ICCN 2021 secara virtual di Jakarta, dikutip Jumat (22/10/2021).
Konsep sociopreneur, menurut Angela,  sangat cocok untuk diterapkan di Indonesia karena jumlah generasi kreatif yang sangat besar.
Baca Juga: Kemenparekraf Selamatkan Industri Film Indonesia, Bantu Promosi hingga Pendanaan
&quot;Kemunculan sociopreneur di masyarakat harus didorong sehingga jumlahnya meningkat, terlebih dengan hadirnya sociopreneur di tengah arus digitalisasi akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan membantu percepatan ekonomi nasional,&quot; tambahnya.Dia berharap agar ICCN bisa terus berkolaborasi dengan Kemenparekraf  untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif di berbagai daerah melalui  sociopreneur dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.
&quot;Melalui sociopreneur-sociopreneur baru, saya yakin semakin besar  manfaat yang bisa kita berikan bagi lingkungan, budaya, dan bagi  kesejahteraan masyarakat yang merata dan berkelanjutan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo menyampaikan apresiasinya kepada Indonesia Creative Cities Network (ICCN). Menurutnya, ICCN telah mengembangkan sociopreneur di berbagai daerah melalui jejaring lintas komunitas di lebih dari 200 kabupaten kota se-Indonesia.
Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo Harapkan Pameran Exotic NTT Bisa Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
 
&quot;Kehadiran sociopreneur di sektor ekonomi kreatif adalah jawaban untuk kehidupan ekonomi yang berkelanjutan serta inklusif. Sociopreneur menjawab berbagai isu, termasuk isu sosial, ekonomi, lingkungan, dan nilai budaya, yang akhirnya menjadi nilai tambah dari inovasi dan kreasi mereka,&quot; ucap Angela dalam Rakornas ICCN 2021 secara virtual di Jakarta, dikutip Jumat (22/10/2021).
Konsep sociopreneur, menurut Angela,  sangat cocok untuk diterapkan di Indonesia karena jumlah generasi kreatif yang sangat besar.
Baca Juga: Kemenparekraf Selamatkan Industri Film Indonesia, Bantu Promosi hingga Pendanaan
&quot;Kemunculan sociopreneur di masyarakat harus didorong sehingga jumlahnya meningkat, terlebih dengan hadirnya sociopreneur di tengah arus digitalisasi akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan membantu percepatan ekonomi nasional,&quot; tambahnya.Dia berharap agar ICCN bisa terus berkolaborasi dengan Kemenparekraf  untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif di berbagai daerah melalui  sociopreneur dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.
&quot;Melalui sociopreneur-sociopreneur baru, saya yakin semakin besar  manfaat yang bisa kita berikan bagi lingkungan, budaya, dan bagi  kesejahteraan masyarakat yang merata dan berkelanjutan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
