<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Uang Beredar Tembus Rp7.287,3 Triliun pada September 2021   </title><description>Bank Indonesia (BI) menyatakan, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) sebesar Rp7.287,3 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/25/320/2491198/uang-beredar-tembus-rp7-287-3-triliun-pada-september-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/25/320/2491198/uang-beredar-tembus-rp7-287-3-triliun-pada-september-2021"/><item><title>Uang Beredar Tembus Rp7.287,3 Triliun pada September 2021   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/25/320/2491198/uang-beredar-tembus-rp7-287-3-triliun-pada-september-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/25/320/2491198/uang-beredar-tembus-rp7-287-3-triliun-pada-september-2021</guid><pubDate>Senin 25 Oktober 2021 10:59 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/25/320/2491198/uang-beredar-tembus-rp7-287-3-triliun-pada-september-2021-zQI5tnvBAn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Beredar (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/25/320/2491198/uang-beredar-tembus-rp7-287-3-triliun-pada-september-2021-zQI5tnvBAn.jpg</image><title>Uang Beredar (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) sebesar Rp7.287,3 triliun pada September 2021.

Uang beredar ini tumbuh 8,0% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 6,9% (yoy).

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, peningkatan tersebut terutama didorong oleh lebih tingginya pertumbuhan komponen uang beredar sempit (M1) yang mencapai 11,2% (yoy) dan uang kuasi yang tumbuh 4,5% (yoy).

&quot;Pertumbuhan M2 pada September 2021 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit,&quot; kata Erwin di Jakarta, Senin (25/10/2021).

Baca Juga: Uang Beredar Naik 6,9% Jadi Rp7.198 Triliun pada Agustus 2021


Penyaluran kredit tercatat tumbuh 2,0% (yoy),  meningkat dibandingkan dengan capaian pada bulan sebelumnya sebesar 1,0% (yoy). Di sisi lain, melambatnya pertumbuhan Tagihan Bersih kepada Pemerintah Pusat dan Aktiva Luar Negeri Bersih menahan peningkatan pertumbuhan uang beredar yang lebih tinggi.


Tagihan Bersih kepada Pemerintah Pusat tumbuh 16,1% (yoy), melambat dari bulan sebelumnya 21,1% (yoy). Sementara itu, Aktiva Luar Negeri Bersih tumbuh 5,0% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Agustus 2021 yang mencapai 6,0% (yoy).</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) sebesar Rp7.287,3 triliun pada September 2021.

Uang beredar ini tumbuh 8,0% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 6,9% (yoy).

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, peningkatan tersebut terutama didorong oleh lebih tingginya pertumbuhan komponen uang beredar sempit (M1) yang mencapai 11,2% (yoy) dan uang kuasi yang tumbuh 4,5% (yoy).

&quot;Pertumbuhan M2 pada September 2021 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit,&quot; kata Erwin di Jakarta, Senin (25/10/2021).

Baca Juga: Uang Beredar Naik 6,9% Jadi Rp7.198 Triliun pada Agustus 2021


Penyaluran kredit tercatat tumbuh 2,0% (yoy),  meningkat dibandingkan dengan capaian pada bulan sebelumnya sebesar 1,0% (yoy). Di sisi lain, melambatnya pertumbuhan Tagihan Bersih kepada Pemerintah Pusat dan Aktiva Luar Negeri Bersih menahan peningkatan pertumbuhan uang beredar yang lebih tinggi.


Tagihan Bersih kepada Pemerintah Pusat tumbuh 16,1% (yoy), melambat dari bulan sebelumnya 21,1% (yoy). Sementara itu, Aktiva Luar Negeri Bersih tumbuh 5,0% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Agustus 2021 yang mencapai 6,0% (yoy).</content:encoded></item></channel></rss>
