<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dana FLPP Dicairkan ke 170 Ribu Rumah</title><description>PUPR optimistis pada akhir Oktober tahun ini dapat mencapai angka  penyaluran dana FLPP sebesar  170 ribu unit.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/26/470/2492015/dana-flpp-dicairkan-ke-170-ribu-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/26/470/2492015/dana-flpp-dicairkan-ke-170-ribu-rumah"/><item><title>Dana FLPP Dicairkan ke 170 Ribu Rumah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/26/470/2492015/dana-flpp-dicairkan-ke-170-ribu-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/26/470/2492015/dana-flpp-dicairkan-ke-170-ribu-rumah</guid><pubDate>Selasa 26 Oktober 2021 21:10 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/26/470/2492015/dana-flpp-dicairkan-ke-170-ribu-rumah-8N1Pgn9Hb4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PUPR optimis dana FLPP dicairkan ke 170 ribu unit rumah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/26/470/2492015/dana-flpp-dicairkan-ke-170-ribu-rumah-8N1Pgn9Hb4.jpg</image><title>PUPR optimis dana FLPP dicairkan ke 170 ribu unit rumah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) optimistis pada akhir Oktober tahun ini dapat mencapai angka penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 170 ribu unit.
Baca Juga: Catat! BP Tapera Ambil Alih Penyaluran FLPP pada 2022 
 
&amp;ldquo;Dengan percepatan penyaluran yang dilakukan oleh 41 bank pelaksana, saya semakin optimis angka penyaluran sebesar 170 ribu unit untuk tahun 2021 ini akan segera tercapai di akhir Oktober ini,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin, Selasa (26/10/2021).
Menurut Arief, sesuai dengan rencana pemerintah untuk mengalihkan FLPP ke BP Tapera tahun 2022, maka batas akhir penyaluran dana FLPP ditetapkan pada tanggal 31 Oktober 2021.
Baca Juga: Banyak yang Beli Rumah, Penyaluran FLPP Capai Rp10,3 Triliun
Dengan demikian sisa waktu yang ada hingga berakhirnya tahun 2021 akan dimanfaatkan oleh PPDPP untuk persiapan administratif peralihan dana FLPP ke BP Tapera.
&amp;ldquo;Dengan peralihan dana FLPP ke BP Tapera, dapat kami yakinkan bahwa layanan yang ada kepada masyarakat berpenghasilan rendah tidak akan berubah. Layanan akan berjalan dengan baik tahun 2022,&amp;rdquo; kata Arief.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNS82Ny8xMjYwNDIvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sesuai dengan komitmen yang ditetapkan oleh PPDPP bahwa bulan Oktober  dapat menyelesaikan penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan  Perumahan (FLPP) terbukti adanya.
Tercatat per Jumat (22/10), PPDPP telah mampu melampaui target FLPP  yang ada, tersalurkan sebanyak 169.244 unit senilai Rp18,53 triliun atau  107,46 persen dari target yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar  157.500 unit untuk tahun 2021.
Dengan demikian total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 &amp;ndash; 2021 telah mencapai 934.099 unit senilai Rp74,13 triliun.
Dalam kesempatan yang berbeda, Komisioner BP Tapera, Adi Setianto  juga menyampaikan, Sistem plug n play akan BP Tapera terapkan dalam  peralihan dana FLPP ke BP Tapera.
&quot;Sehingga dapat kami pastikan layanan penyaluran dana FLPP dapat  berjalan dengan baik. Kalaupun ada perubahan itu adalah upaya kami untuk  meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,&amp;rdquo; kata Adi.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) optimistis pada akhir Oktober tahun ini dapat mencapai angka penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 170 ribu unit.
Baca Juga: Catat! BP Tapera Ambil Alih Penyaluran FLPP pada 2022 
 
&amp;ldquo;Dengan percepatan penyaluran yang dilakukan oleh 41 bank pelaksana, saya semakin optimis angka penyaluran sebesar 170 ribu unit untuk tahun 2021 ini akan segera tercapai di akhir Oktober ini,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin, Selasa (26/10/2021).
Menurut Arief, sesuai dengan rencana pemerintah untuk mengalihkan FLPP ke BP Tapera tahun 2022, maka batas akhir penyaluran dana FLPP ditetapkan pada tanggal 31 Oktober 2021.
Baca Juga: Banyak yang Beli Rumah, Penyaluran FLPP Capai Rp10,3 Triliun
Dengan demikian sisa waktu yang ada hingga berakhirnya tahun 2021 akan dimanfaatkan oleh PPDPP untuk persiapan administratif peralihan dana FLPP ke BP Tapera.
&amp;ldquo;Dengan peralihan dana FLPP ke BP Tapera, dapat kami yakinkan bahwa layanan yang ada kepada masyarakat berpenghasilan rendah tidak akan berubah. Layanan akan berjalan dengan baik tahun 2022,&amp;rdquo; kata Arief.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNS82Ny8xMjYwNDIvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sesuai dengan komitmen yang ditetapkan oleh PPDPP bahwa bulan Oktober  dapat menyelesaikan penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan  Perumahan (FLPP) terbukti adanya.
Tercatat per Jumat (22/10), PPDPP telah mampu melampaui target FLPP  yang ada, tersalurkan sebanyak 169.244 unit senilai Rp18,53 triliun atau  107,46 persen dari target yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar  157.500 unit untuk tahun 2021.
Dengan demikian total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 &amp;ndash; 2021 telah mencapai 934.099 unit senilai Rp74,13 triliun.
Dalam kesempatan yang berbeda, Komisioner BP Tapera, Adi Setianto  juga menyampaikan, Sistem plug n play akan BP Tapera terapkan dalam  peralihan dana FLPP ke BP Tapera.
&quot;Sehingga dapat kami pastikan layanan penyaluran dana FLPP dapat  berjalan dengan baik. Kalaupun ada perubahan itu adalah upaya kami untuk  meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,&amp;rdquo; kata Adi.</content:encoded></item></channel></rss>
