<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Mixed, Dow Jones dan S&amp;P 500 Kompak Melemah</title><description>Wall Street ditutup mixed pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/28/278/2492925/wall-street-mixed-dow-jones-dan-s-p-500-kompak-melemah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/28/278/2492925/wall-street-mixed-dow-jones-dan-s-p-500-kompak-melemah"/><item><title>Wall Street Mixed, Dow Jones dan S&amp;P 500 Kompak Melemah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/28/278/2492925/wall-street-mixed-dow-jones-dan-s-p-500-kompak-melemah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/28/278/2492925/wall-street-mixed-dow-jones-dan-s-p-500-kompak-melemah</guid><pubDate>Kamis 28 Oktober 2021 06:41 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/28/278/2492925/wall-street-mixed-dow-jones-dan-s-p-500-kompak-melemah-djX1NqWXtk.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street ditutup mixed (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/28/278/2492925/wall-street-mixed-dow-jones-dan-s-p-500-kompak-melemah-djX1NqWXtk.jpeg</image><title>Wall Street ditutup mixed (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Wall Street ditutup mixed pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Bursa saham AS bergerak dua arah dengan Nasdaq ditutup sedikit berubah didorong kenaikan Microsoft dan induk Google, Alphabet.
Namun penurunan harga minyak dan mundurnya imbal hasil obligasi AS membebani sektor siklikal dan menyeret S&amp;amp;P 500 lebih rendah.
Indeks Dow Jones Industrial Average terpangkas 266,19 poin atau 0,74%, menjadi menetap di 35.490,69 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 kehilangan 23,11 poin atau 0,51%, menjadi berakhir di 4.551,68 poin. Indeks Komposit Nasdaq terdongkrak 0,12 poin atau 0,0008%, menjadi ditutup di 15.235,84 poin.
Baca Juga: Wall Street Menguat tapi Dibatasi Anjloknya Saham Facebook 
Sembilan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di wilayah negatif, dengan sektor energi dan keuangan masing-masing merosot 2,86% dan 1,69%, memimpin penurunan. Sektor jasa-jasa komunikasi dan consumer discretionary masing-masing menguat 0,95% dan 0,24%.
Microsoft Corp melonjak 4,21% menjadi ditutup pada rekor tertinggi setelah memperkirakan akhir yang kuat untuk tahun kalender, sebagian didorong oleh bisnis cloud yang sedang booming. Alphabet Inc melonjak 4,96% setelah melaporkan rekor laba kuartalan karena lonjakan penjualan iklan.
Keuntungan di dua saham tersebut menyumbang hampir 90 poin terhadap kenaikan Nasdaq yang padat teknologi, sementara Microsoft adalah dorongan terbesar untuk Dow Industrials, S&amp;amp;P 500 dan Nasdaq.
Baca Juga: Wall Street Bervariasi, Indeks S&amp;amp;P 500 Cetak Rekor Lagi
Kemunduran imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang dan pendataran kurva imbal hasil juga membantu mendukung saham-saham pertumbuhan ternama seperti yang ada di consumer discretionary dan jasa-jasa komunikasi, yang merupakan dua sektor S&amp;amp;P yang maju hari ini.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan turun untuk hari keempat berturut-turut, merosot lebih dari 6 basis poin, menempatkannya di jalur penurunan satu hari terbesar sejak 13 Agustus.
&quot;Saham-saham pertumbuhan akan mendapat dorongan tidak hanya dari beberapa laporan laba tetapi juga karena suku bunga lebih rendah,&quot; kata Megan Horneman, direktur strategi portofolio di Verdence Capital Advisors di Hunt Valley, Maryland.&amp;ldquo;Suku bunga sementara lebih rendah karena fakta bahwa ada beberapa  ketidakpastian dari perspektif pajak dan apa yang mungkin terjadi. Kami  tahu The Fed akan melakukan tapering, itu sudah cukup banyak  diperkirakan, tetapi sekarang Anda memiliki banyak pembicaraan tentang  seperti apa Federal Reserve ke depan.&amp;rdquo;
Sebaliknya, kurva yang mendatar berfungsi untuk melemahkan keuangan,  sementara penurunan harga minyak mentah setelah data stok AS menarik  saham-saham energi lebih rendah, dengan kedua sektor mengalami  penurunan%tase satu hari terbesar dalam lima minggu. Saham JP Morgan  turun 2,08% dan Exxon Mobil turun 2,60%.
Awal yang kuat untuk musim laporan keuangan telah membantu mendorong  S&amp;amp;P 500 dan Dow ke level tertinggi sepanjang masa minggu ini, karena  kekhawatiran investor atas kemampuan perusahaan untuk menavigasi  kemacetan rantai pasokan, kekurangan tenaga kerja, dan meningkatnya  tekanan harga telah berkurang untuk saat ini.
&amp;ldquo;Meskipun kami tidak keluar dari masalah dengan cara apa pun,  perusahaan menyesuaikan lebih cepat dari yang kami perkirakan,&amp;rdquo; kata  Horneman.
Laba untuk perusahaan-perusahaan S&amp;amp;P 500 diperkirakan akan tumbuh  37,6% tahun-ke-tahun di kuartal ketiga. Dari 192 perusahaan yang telah  melaporkan keuangannnya, 82,8% telah melampaui ekspektasi para analis,  menurut data Refinitiv IBES.
Perpindahan ke saham-saham pertumbuhan seperti saham teknologi juga  dipicu setelah beberapa Senat Demokrat AS mengusulkan pajak keuntungan  yang belum direalisasi miliarder dari aset mereka, sementara  kekhawatiran seputar waktu kenaikan suku bunga muncul kembali menjelang  pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu depan.
Robinhood Markets Inc jatuh 10,44% setelah broker ritel itu  melaporkan pendapatan kuartal ketiga yang suram karena tingkat  perdagangan menurun untuk uang kripto termasuk dogecoin.</description><content:encoded>JAKARTA - Wall Street ditutup mixed pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Bursa saham AS bergerak dua arah dengan Nasdaq ditutup sedikit berubah didorong kenaikan Microsoft dan induk Google, Alphabet.
Namun penurunan harga minyak dan mundurnya imbal hasil obligasi AS membebani sektor siklikal dan menyeret S&amp;amp;P 500 lebih rendah.
Indeks Dow Jones Industrial Average terpangkas 266,19 poin atau 0,74%, menjadi menetap di 35.490,69 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 kehilangan 23,11 poin atau 0,51%, menjadi berakhir di 4.551,68 poin. Indeks Komposit Nasdaq terdongkrak 0,12 poin atau 0,0008%, menjadi ditutup di 15.235,84 poin.
Baca Juga: Wall Street Menguat tapi Dibatasi Anjloknya Saham Facebook 
Sembilan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di wilayah negatif, dengan sektor energi dan keuangan masing-masing merosot 2,86% dan 1,69%, memimpin penurunan. Sektor jasa-jasa komunikasi dan consumer discretionary masing-masing menguat 0,95% dan 0,24%.
Microsoft Corp melonjak 4,21% menjadi ditutup pada rekor tertinggi setelah memperkirakan akhir yang kuat untuk tahun kalender, sebagian didorong oleh bisnis cloud yang sedang booming. Alphabet Inc melonjak 4,96% setelah melaporkan rekor laba kuartalan karena lonjakan penjualan iklan.
Keuntungan di dua saham tersebut menyumbang hampir 90 poin terhadap kenaikan Nasdaq yang padat teknologi, sementara Microsoft adalah dorongan terbesar untuk Dow Industrials, S&amp;amp;P 500 dan Nasdaq.
Baca Juga: Wall Street Bervariasi, Indeks S&amp;amp;P 500 Cetak Rekor Lagi
Kemunduran imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang dan pendataran kurva imbal hasil juga membantu mendukung saham-saham pertumbuhan ternama seperti yang ada di consumer discretionary dan jasa-jasa komunikasi, yang merupakan dua sektor S&amp;amp;P yang maju hari ini.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan turun untuk hari keempat berturut-turut, merosot lebih dari 6 basis poin, menempatkannya di jalur penurunan satu hari terbesar sejak 13 Agustus.
&quot;Saham-saham pertumbuhan akan mendapat dorongan tidak hanya dari beberapa laporan laba tetapi juga karena suku bunga lebih rendah,&quot; kata Megan Horneman, direktur strategi portofolio di Verdence Capital Advisors di Hunt Valley, Maryland.&amp;ldquo;Suku bunga sementara lebih rendah karena fakta bahwa ada beberapa  ketidakpastian dari perspektif pajak dan apa yang mungkin terjadi. Kami  tahu The Fed akan melakukan tapering, itu sudah cukup banyak  diperkirakan, tetapi sekarang Anda memiliki banyak pembicaraan tentang  seperti apa Federal Reserve ke depan.&amp;rdquo;
Sebaliknya, kurva yang mendatar berfungsi untuk melemahkan keuangan,  sementara penurunan harga minyak mentah setelah data stok AS menarik  saham-saham energi lebih rendah, dengan kedua sektor mengalami  penurunan%tase satu hari terbesar dalam lima minggu. Saham JP Morgan  turun 2,08% dan Exxon Mobil turun 2,60%.
Awal yang kuat untuk musim laporan keuangan telah membantu mendorong  S&amp;amp;P 500 dan Dow ke level tertinggi sepanjang masa minggu ini, karena  kekhawatiran investor atas kemampuan perusahaan untuk menavigasi  kemacetan rantai pasokan, kekurangan tenaga kerja, dan meningkatnya  tekanan harga telah berkurang untuk saat ini.
&amp;ldquo;Meskipun kami tidak keluar dari masalah dengan cara apa pun,  perusahaan menyesuaikan lebih cepat dari yang kami perkirakan,&amp;rdquo; kata  Horneman.
Laba untuk perusahaan-perusahaan S&amp;amp;P 500 diperkirakan akan tumbuh  37,6% tahun-ke-tahun di kuartal ketiga. Dari 192 perusahaan yang telah  melaporkan keuangannnya, 82,8% telah melampaui ekspektasi para analis,  menurut data Refinitiv IBES.
Perpindahan ke saham-saham pertumbuhan seperti saham teknologi juga  dipicu setelah beberapa Senat Demokrat AS mengusulkan pajak keuntungan  yang belum direalisasi miliarder dari aset mereka, sementara  kekhawatiran seputar waktu kenaikan suku bunga muncul kembali menjelang  pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu depan.
Robinhood Markets Inc jatuh 10,44% setelah broker ritel itu  melaporkan pendapatan kuartal ketiga yang suram karena tingkat  perdagangan menurun untuk uang kripto termasuk dogecoin.</content:encoded></item></channel></rss>
