<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puradelta Lestari (DMAS) Catatkan Laba Rp635 Miliar</title><description>PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,31 triliun di kuartal III-2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/28/278/2492960/puradelta-lestari-dmas-catatkan-laba-rp635-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/28/278/2492960/puradelta-lestari-dmas-catatkan-laba-rp635-miliar"/><item><title>Puradelta Lestari (DMAS) Catatkan Laba Rp635 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/28/278/2492960/puradelta-lestari-dmas-catatkan-laba-rp635-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/28/278/2492960/puradelta-lestari-dmas-catatkan-laba-rp635-miliar</guid><pubDate>Kamis 28 Oktober 2021 08:40 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/28/278/2492960/puradelta-lestari-dmas-catatkan-laba-rp635-miliar-2pd3zrOr6S.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Puradelta Lestari kantongi laba Rp635 miliar (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/28/278/2492960/puradelta-lestari-dmas-catatkan-laba-rp635-miliar-2pd3zrOr6S.jpeg</image><title>Puradelta Lestari kantongi laba Rp635 miliar (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,31 triliun di kuartal III-2021. Capaian pendapatan usaha emiten pengembang kawasan Deltamas ini setara dengan dua kali pendapatan usaha Perseroan di semester pertama tahun 2020 sebesar Rp655 miliar.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Puradelta Lestari, Tondy Suwanto menuturkan, segmen industri menyumbang kontribusi terbesar terhadap pendapatan usaha Perseroan sebesar Rp1,14 triliun atau sekitar 87,5% dari pendapatan usaha.
Baca Juga: Ada PPKM, Pendapatan Puradelta Malah Naik Tajam 129,53%
 
&amp;ldquo;Segmen hunian menyumbang sebesar Rp110 miliar atau 8,4% dari pendapatan usaha. Adapun kontribusi dari pendapatan usaha segmen komersial, hotel, dan rental terhadap pendapatan usaha secara keseluruhan masing-masing adalah 3,0%, 0,6%, dan 0,4%,&quot; ujar Tondy dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (28/10/2021).
Adapun Perseroan membukukan laba kotor sebesar Rp740 miliar, lebih tinggi dibandingkan laba kotor pada periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp427 miliar, dengan marjin laba kotor sebesar 56,6%.
Baca Juga: Laba Puradelta Lestari Naik 1% di 2020
Perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp593 miliar, lebih tinggi dibandingkan laba usaha pada periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp285 miliar, dengan marjin laba usaha sebesar 45,4%, sedikit lebih tinggi dibandingkan marjin laba usaha pada sembilan bulan pertama tahun 2020 sebesar 43,5%. Meningkatnya marjin laba usaha ini terutama disebabkan menurunnya beban umum dan administrasi pada sembilan bulan pertama tahun 2021 ini dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 27,4%.
Perseroan juga mencatatkan pendapatan lain-lain (bersih) sebesar Rp53 miliar dengan kontribusi terbesar dari keuntungan kegiatan pengelolaan dan lain-lain (bersih) sebesar Rp65 miliar. Perseroan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp646 miliar, meningkat dibandingkan laba sebelum pajak di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp311 miliar.
Deltamas mencatatkan laba bersih sebesar Rp635 miliar di kuartal  III-2021, atau tumbuh sebesar 109,8% dibandingkan laba bersih di  sembilan bulan pertama tahun 2020 sebesar Rp302 miliar. Adapun marjin  laba bersih tercatat sebesar 48,5%, lebih tinggi dibandingkan dengan  marjin laba bersih di periode yang sama tahun 2020 sebesar 46,2%.
Dari sisi fundamental, jumlah aset Perseroan per 30 September 2021  tercatat Rp6,50 triliun, lebih rendah 3,7% dibandingkan dengan aset  Perseroan per 31 Desember 2020 sebesar Rp6,75 triliun. Penurunan jumlah  aset terutama disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas. Posisi kas  dan setara kas Perseroan per 30 September 2021 adalah sebesar Rp1,26  triliun, lebih rendah 8,6% dibandingkan posisi kas pada tanggal 31  Desember 2020 sebesar Rp1,38 triliun.
Tondy menjelaskan bahwa penurunan kas dan setara kas disebabkan oleh  pembagian dividen tunai. &amp;ldquo;Perseroan membagikan dividen tunai kepada  pemegang saham sebesar Rp313 miliar pada bulan Juni 2021,&amp;rdquo; ucapnya.
Jumlah liabilitas Perseroan per 30 September 2021 tercatat Rp685  miliar, sekitar 44,1% lebih rendah dibandingkan jumlah liabilitas  Perseroan per 31 Desember 2020 yang sebesar Rp1,22 triliun. Penurunan  liabilitas terutama disebabkan oleh menurunnya liabilitas kontrak, baik  jangka pendek maupun jangka panjang, sebesar Rp509 miliar atau sekitar  52,5%. Jumlah ekuitas (bersih) sendiri per 30 September 2021 meningkat  sekitar 5,2% menjadi Rp5,82 triliun dibandingkan jumlah ekuitas (bersih)  per 31 Desember 2020 sebesar Rp5,53 triliun.
&quot;Perseroan tidak memiliki utang. Dengan posisi kas bersih yang sehat,  Perseroan terus berupaya untuk melakukan pengembangan Kota Deltamas  untuk mewujudkan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern di timur  Jakarta dengan memadukan kawasan industri, hunian, dan komersial,&quot;  ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,31 triliun di kuartal III-2021. Capaian pendapatan usaha emiten pengembang kawasan Deltamas ini setara dengan dua kali pendapatan usaha Perseroan di semester pertama tahun 2020 sebesar Rp655 miliar.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Puradelta Lestari, Tondy Suwanto menuturkan, segmen industri menyumbang kontribusi terbesar terhadap pendapatan usaha Perseroan sebesar Rp1,14 triliun atau sekitar 87,5% dari pendapatan usaha.
Baca Juga: Ada PPKM, Pendapatan Puradelta Malah Naik Tajam 129,53%
 
&amp;ldquo;Segmen hunian menyumbang sebesar Rp110 miliar atau 8,4% dari pendapatan usaha. Adapun kontribusi dari pendapatan usaha segmen komersial, hotel, dan rental terhadap pendapatan usaha secara keseluruhan masing-masing adalah 3,0%, 0,6%, dan 0,4%,&quot; ujar Tondy dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (28/10/2021).
Adapun Perseroan membukukan laba kotor sebesar Rp740 miliar, lebih tinggi dibandingkan laba kotor pada periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp427 miliar, dengan marjin laba kotor sebesar 56,6%.
Baca Juga: Laba Puradelta Lestari Naik 1% di 2020
Perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp593 miliar, lebih tinggi dibandingkan laba usaha pada periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp285 miliar, dengan marjin laba usaha sebesar 45,4%, sedikit lebih tinggi dibandingkan marjin laba usaha pada sembilan bulan pertama tahun 2020 sebesar 43,5%. Meningkatnya marjin laba usaha ini terutama disebabkan menurunnya beban umum dan administrasi pada sembilan bulan pertama tahun 2021 ini dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 27,4%.
Perseroan juga mencatatkan pendapatan lain-lain (bersih) sebesar Rp53 miliar dengan kontribusi terbesar dari keuntungan kegiatan pengelolaan dan lain-lain (bersih) sebesar Rp65 miliar. Perseroan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp646 miliar, meningkat dibandingkan laba sebelum pajak di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp311 miliar.
Deltamas mencatatkan laba bersih sebesar Rp635 miliar di kuartal  III-2021, atau tumbuh sebesar 109,8% dibandingkan laba bersih di  sembilan bulan pertama tahun 2020 sebesar Rp302 miliar. Adapun marjin  laba bersih tercatat sebesar 48,5%, lebih tinggi dibandingkan dengan  marjin laba bersih di periode yang sama tahun 2020 sebesar 46,2%.
Dari sisi fundamental, jumlah aset Perseroan per 30 September 2021  tercatat Rp6,50 triliun, lebih rendah 3,7% dibandingkan dengan aset  Perseroan per 31 Desember 2020 sebesar Rp6,75 triliun. Penurunan jumlah  aset terutama disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas. Posisi kas  dan setara kas Perseroan per 30 September 2021 adalah sebesar Rp1,26  triliun, lebih rendah 8,6% dibandingkan posisi kas pada tanggal 31  Desember 2020 sebesar Rp1,38 triliun.
Tondy menjelaskan bahwa penurunan kas dan setara kas disebabkan oleh  pembagian dividen tunai. &amp;ldquo;Perseroan membagikan dividen tunai kepada  pemegang saham sebesar Rp313 miliar pada bulan Juni 2021,&amp;rdquo; ucapnya.
Jumlah liabilitas Perseroan per 30 September 2021 tercatat Rp685  miliar, sekitar 44,1% lebih rendah dibandingkan jumlah liabilitas  Perseroan per 31 Desember 2020 yang sebesar Rp1,22 triliun. Penurunan  liabilitas terutama disebabkan oleh menurunnya liabilitas kontrak, baik  jangka pendek maupun jangka panjang, sebesar Rp509 miliar atau sekitar  52,5%. Jumlah ekuitas (bersih) sendiri per 30 September 2021 meningkat  sekitar 5,2% menjadi Rp5,82 triliun dibandingkan jumlah ekuitas (bersih)  per 31 Desember 2020 sebesar Rp5,53 triliun.
&quot;Perseroan tidak memiliki utang. Dengan posisi kas bersih yang sehat,  Perseroan terus berupaya untuk melakukan pengembangan Kota Deltamas  untuk mewujudkan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern di timur  Jakarta dengan memadukan kawasan industri, hunian, dan komersial,&quot;  ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
