<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berapa Sih Modal Bangun Klinik PCR?</title><description>Klinik tes PCR menjadi peluang bisnis baru pada masa pandemi covid-19.  Apalagi, kini tes PCR menjadi syarat bepergian menggunakan pesawat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/29/455/2493859/berapa-sih-modal-bangun-klinik-pcr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/29/455/2493859/berapa-sih-modal-bangun-klinik-pcr"/><item><title>Berapa Sih Modal Bangun Klinik PCR?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/29/455/2493859/berapa-sih-modal-bangun-klinik-pcr</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/29/455/2493859/berapa-sih-modal-bangun-klinik-pcr</guid><pubDate>Jum'at 29 Oktober 2021 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/29/455/2493859/berapa-sih-modal-bangun-klinik-pcr-YgIaHozeBs.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Modal membangun klinik PCR (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/29/455/2493859/berapa-sih-modal-bangun-klinik-pcr-YgIaHozeBs.jpeg</image><title>Modal membangun klinik PCR (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Klinik tes PCR menjadi peluang bisnis baru pada masa pandemi covid-19. Apalagi, kini tes PCR menjadi syarat bepergian menggunakan angkutan udara.
Sekretaris Jenderal Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Randy Teguh memprediksi modal pengusaha dalam membangun klinik atau laboratorium untuk PCR.
Baca Juga: Harga Tes PCR Dinilai Mahal, Wagub Riza Bereaksi
 
Randy mengungkapkan perkiraan modal  untuk membangun dari pada klinik kesehatan Swab Antigen atau tes PCR berkisar di angka Rp1 hingga Rp2 miliar.
&amp;ldquo;Tentunya untuk yang bisa membangun Lab atau klinik itu harusnya asosiasi persatuan asosiasi lab klinik kesehatan khususnya dalam pembukaan lab PCR  itu harus memenuhi beberapa standar,&amp;rdquo; kata Randy saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat  (29/10/2021).
Baca Juga: Instruksi Mendagri: Hasil Tes PCR Kini Berlaku 3x24 Jam
 
Randy menyebut dalam membangun klinik Laboratorium harus ada standarisasi membangun layanan klinik seperi (Bio Safety Level) atau BSL dan ada beberapa tingkatan regulasi Pemerintah.
&amp;ldquo;Saya mendengar beberapa kali dari teman lab cukup lumayan sih. Jadi harus ada investasi, jadi ya kalau dikalkulasikan perkiraannya bisa mencapai  Rp1 miliar hingga Rp2 miliar Karena itu harus High flow aliran udara yang tinggi,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8yOS80LzE0MTAyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dari segi infrastruktur semua harus ada izin dari Menteri kesehatan  terkait obat, alat dan semua layanan yang ada harus sudah punya izin  resmi kementerian kesehatan.
&amp;ldquo;Alat kesehatan harus ada izinnya mau impor mau ekspor harus ada izin  edarnya. Jadi nomor izin yang menentukan yang memenuhi standar alat lab  secara internasional, dari siapa pendistribusian alat klinik tersebut,&amp;rdquo;  paparnya.
Sebagai informasi, alat pengetesan reagent dan pelengkap lainnya  hanya mencapai setengah dari harga keseluruhan. Artinya, jika tarif PCR  seharga Rp150 ribu di negara asal, setelah diimpor dan masuk Indonesia,  harganya menjadi Rp300 ribu.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Klinik tes PCR menjadi peluang bisnis baru pada masa pandemi covid-19. Apalagi, kini tes PCR menjadi syarat bepergian menggunakan angkutan udara.
Sekretaris Jenderal Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Randy Teguh memprediksi modal pengusaha dalam membangun klinik atau laboratorium untuk PCR.
Baca Juga: Harga Tes PCR Dinilai Mahal, Wagub Riza Bereaksi
 
Randy mengungkapkan perkiraan modal  untuk membangun dari pada klinik kesehatan Swab Antigen atau tes PCR berkisar di angka Rp1 hingga Rp2 miliar.
&amp;ldquo;Tentunya untuk yang bisa membangun Lab atau klinik itu harusnya asosiasi persatuan asosiasi lab klinik kesehatan khususnya dalam pembukaan lab PCR  itu harus memenuhi beberapa standar,&amp;rdquo; kata Randy saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat  (29/10/2021).
Baca Juga: Instruksi Mendagri: Hasil Tes PCR Kini Berlaku 3x24 Jam
 
Randy menyebut dalam membangun klinik Laboratorium harus ada standarisasi membangun layanan klinik seperi (Bio Safety Level) atau BSL dan ada beberapa tingkatan regulasi Pemerintah.
&amp;ldquo;Saya mendengar beberapa kali dari teman lab cukup lumayan sih. Jadi harus ada investasi, jadi ya kalau dikalkulasikan perkiraannya bisa mencapai  Rp1 miliar hingga Rp2 miliar Karena itu harus High flow aliran udara yang tinggi,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8yOS80LzE0MTAyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dari segi infrastruktur semua harus ada izin dari Menteri kesehatan  terkait obat, alat dan semua layanan yang ada harus sudah punya izin  resmi kementerian kesehatan.
&amp;ldquo;Alat kesehatan harus ada izinnya mau impor mau ekspor harus ada izin  edarnya. Jadi nomor izin yang menentukan yang memenuhi standar alat lab  secara internasional, dari siapa pendistribusian alat klinik tersebut,&amp;rdquo;  paparnya.
Sebagai informasi, alat pengetesan reagent dan pelengkap lainnya  hanya mencapai setengah dari harga keseluruhan. Artinya, jika tarif PCR  seharga Rp150 ribu di negara asal, setelah diimpor dan masuk Indonesia,  harganya menjadi Rp300 ribu.</content:encoded></item></channel></rss>
