<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sepekan Melemah 0,79%, Transaksi Harian Menyusut 17,40%</title><description>Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan mayoritas ditutup bergerak pada zona merah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/30/278/2494073/ihsg-sepekan-melemah-0-79-transaksi-harian-menyusut-17-40</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/30/278/2494073/ihsg-sepekan-melemah-0-79-transaksi-harian-menyusut-17-40"/><item><title>IHSG Sepekan Melemah 0,79%, Transaksi Harian Menyusut 17,40%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/30/278/2494073/ihsg-sepekan-melemah-0-79-transaksi-harian-menyusut-17-40</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/30/278/2494073/ihsg-sepekan-melemah-0-79-transaksi-harian-menyusut-17-40</guid><pubDate>Sabtu 30 Oktober 2021 08:38 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/30/278/2494073/ihsg-sepekan-melemah-0-79-transaksi-harian-menyusut-17-40-l9Si7A7ClA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan sepekan mengalami pelemahan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/30/278/2494073/ihsg-sepekan-melemah-0-79-transaksi-harian-menyusut-17-40-l9Si7A7ClA.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan sepekan mengalami pelemahan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan mayoritas ditutup bergerak pada zona merah. Pada periode 25-29 Oktober 2021, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,79% selama sepekan.
&quot;IHSG pada Jumat (29/10/2021) di atas level 6.500, atau lebih tepatnya 6.591,34. Namun selama sepekan ini, IHSG mengalami perubahan sebesar 0,79% dari level 6.643,738 pada pekan sebelumnya,&quot; ujar Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/10/2021).
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat 1% ke 6.591 di Akhir Perdagangan Oktober
Senada dengan IHSG, penurunan selanjutnya terdapat pada rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) Bursa yang mengalami perubahan sebesar 17,40% menjadi Rp13,418 triliun dari Rp16,245 triliun pada pekan sebelumnya.
Kemudian, penurunan sebesar 2,07% terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa yang berada pada angka 21,634 miliar saham dari 22,091 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Baca Juga: Naik 50 Poin, IHSG Ambil Jeda di Level 6.574
 
&quot;Lalu, rata-rata frekuensi harian bursa mengalami perubahan 7,32% menjadi 1.284.477 kali transaksi dari 1.385.992 kali transaksi pada minggu lalu,&quot; kata dia.
Selanjutnya, penurunan juga terjadi pada kapitalisasi pasar bursa, yaitu sebesar 0,77% menjadi Rp8.087,955 triliun dari Rp8.150,384 triliun pada pekan lalu.
Pada hari perdagangan akhir pekan, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp345,81 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp39,59 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selama sepekan ini, terdapat satu pencatatan perdana saham dan dua  obligasi. Pada Senin (25/10/2021), PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) resmi  dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan merupakan Perusahaan  Tercatat ke-39 di tahun 2021. KUAS bergerak pada sektor Industrial  dengan sub sektor Industrial Goods.
Pada hari yang sama, Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya Finance  Tahap III Tahun 2021 PT Astra Sedaya Finance (ASDF) mulai dicatatkan di  BEI dengan nilai nominal sebesar Rp2 triliun. Hasil pemeringkatan dari  PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi adalah idAAA  (Triple A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank  Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Kemudian, Obligasi Berkelanjutan V Federal International Finance  Tahap II Tahun 2021 PT Federal International Finance (FIFA) mulai  dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp1,75 triliun pada Kamis  (28/10/2021). Hasil pemeringkatan Pefindo serta PT Fitch Ratings  Indonesia untuk Obligasi ini masing-masing adalah idAAA (Triple A) dan  AAA(idn) (Triple A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini  adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun  2021 adalah 81 Emisi dari 49 Emiten senilai Rp82,33 triliun. Dengan  pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI  berjumlah 481 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp426,41  triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 125 Emiten. Surat Berharga  Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 140 seri dengan nilai nominal  Rp4.441,58 triliun dan USD400,00 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai  Rp5,33 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan mayoritas ditutup bergerak pada zona merah. Pada periode 25-29 Oktober 2021, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,79% selama sepekan.
&quot;IHSG pada Jumat (29/10/2021) di atas level 6.500, atau lebih tepatnya 6.591,34. Namun selama sepekan ini, IHSG mengalami perubahan sebesar 0,79% dari level 6.643,738 pada pekan sebelumnya,&quot; ujar Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/10/2021).
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat 1% ke 6.591 di Akhir Perdagangan Oktober
Senada dengan IHSG, penurunan selanjutnya terdapat pada rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) Bursa yang mengalami perubahan sebesar 17,40% menjadi Rp13,418 triliun dari Rp16,245 triliun pada pekan sebelumnya.
Kemudian, penurunan sebesar 2,07% terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa yang berada pada angka 21,634 miliar saham dari 22,091 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Baca Juga: Naik 50 Poin, IHSG Ambil Jeda di Level 6.574
 
&quot;Lalu, rata-rata frekuensi harian bursa mengalami perubahan 7,32% menjadi 1.284.477 kali transaksi dari 1.385.992 kali transaksi pada minggu lalu,&quot; kata dia.
Selanjutnya, penurunan juga terjadi pada kapitalisasi pasar bursa, yaitu sebesar 0,77% menjadi Rp8.087,955 triliun dari Rp8.150,384 triliun pada pekan lalu.
Pada hari perdagangan akhir pekan, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp345,81 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp39,59 triliun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selama sepekan ini, terdapat satu pencatatan perdana saham dan dua  obligasi. Pada Senin (25/10/2021), PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) resmi  dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan merupakan Perusahaan  Tercatat ke-39 di tahun 2021. KUAS bergerak pada sektor Industrial  dengan sub sektor Industrial Goods.
Pada hari yang sama, Obligasi Berkelanjutan V Astra Sedaya Finance  Tahap III Tahun 2021 PT Astra Sedaya Finance (ASDF) mulai dicatatkan di  BEI dengan nilai nominal sebesar Rp2 triliun. Hasil pemeringkatan dari  PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi adalah idAAA  (Triple A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank  Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Kemudian, Obligasi Berkelanjutan V Federal International Finance  Tahap II Tahun 2021 PT Federal International Finance (FIFA) mulai  dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp1,75 triliun pada Kamis  (28/10/2021). Hasil pemeringkatan Pefindo serta PT Fitch Ratings  Indonesia untuk Obligasi ini masing-masing adalah idAAA (Triple A) dan  AAA(idn) (Triple A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini  adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun  2021 adalah 81 Emisi dari 49 Emiten senilai Rp82,33 triliun. Dengan  pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI  berjumlah 481 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp426,41  triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 125 Emiten. Surat Berharga  Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 140 seri dengan nilai nominal  Rp4.441,58 triliun dan USD400,00 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai  Rp5,33 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
