<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba PGN Melesat 437% Jadi USD286,21 Juta di Kuartal III-2021</title><description>Laba bersih PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengalami kenaikan tajam pada kuartal III-2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/30/320/2494232/laba-pgn-melesat-437-jadi-usd286-21-juta-di-kuartal-iii-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/10/30/320/2494232/laba-pgn-melesat-437-jadi-usd286-21-juta-di-kuartal-iii-2021"/><item><title>Laba PGN Melesat 437% Jadi USD286,21 Juta di Kuartal III-2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/10/30/320/2494232/laba-pgn-melesat-437-jadi-usd286-21-juta-di-kuartal-iii-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/10/30/320/2494232/laba-pgn-melesat-437-jadi-usd286-21-juta-di-kuartal-iii-2021</guid><pubDate>Sabtu 30 Oktober 2021 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/30/320/2494232/laba-pgn-melesat-437-jadi-usd286-21-juta-di-kuartal-iii-2021-iH8BMCfXYn.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Laba PGN mengalami kenaikan tajam (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/30/320/2494232/laba-pgn-melesat-437-jadi-usd286-21-juta-di-kuartal-iii-2021-iH8BMCfXYn.jpeg</image><title>Laba PGN mengalami kenaikan tajam (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Laba bersih PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN mengalami kenaikan tajam pada kuartal III-2021. PGAS mencatatkan laba sebesar USD286,21 juta atau naik 437,40% dibanding 30 September 2020 sebesar USD53,25 juta.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (30/10/2021), PGAS mencatatkan pendapatan sebesar USD2,25 miliar atau naik 4,78% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD2,15 miliar dengan laba per saham dasar USD0,0118.
Baca Juga: Wih! Laba PGN (PGAS) Meroket 2.800%
 
Adapun pendapatan Perseroan terdiri dari niaga gas, transmisi gas, transportasi minyak, penjualan minyak dan gas, sewa fiber optik, pendapatan pemrosesan gas, dan lain-lain.
Niaga gas menjadi kontributor utama pendapatan sebesar USD1,73 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya USD1,74 miliar. Penjualan minyak dan gas tercatat USD246,19 juta atau lebih tinggi dari sebelumnya USD143,73 juta.
Baca Juga: Transformasi Subholding Gas Siap Jalankan Tugas Tingkatkan Pemanfaatan Gas Bumi Di Masa Transisi Energi
Kemudian, transmisi gas tercatat USD164,38 juta atau lebih tinggi dari sebelumnya USD162,32 juta, pendapatan pemrosesan gas tercatat USD60,44 juta atau lebih rendah dari sebelumnya USD61,64 juta, sewa fiber optik tercatat USD13,81 juta atau lebih tinggi dari sebelumnya 13,17 juta.
Lalu, transportasi minyak tercatat USD13,45 juta atau lebih tinggi dari sebelumnya USD13,11 juta, dan lain-lain tercatat USD17,05 juta atau lebih tinggi dari sebelumnya USD11,01 juta.
Perseroan menjelaskan, penjualan minyak dan gas merupakan pendapatan atas penjualan minyak dan gas grup dari aktivitas produksi yang diperoleh dari kerja sama operasi minyak dan gas.Lalu, sewa fiber optik merupakan pendapatan PGASKOM atas penyediaan  jaringan kepada pelanggan, dan pendapatan lain-lain merupakan pendapatan  PGASSOL atas penyediaan jasa konstruksi dan pemeliharaan jaringan pipa  kepada pelanggan.
PGAS mencatatkan adanya kenaikan beban pokok pendapatan di kuartal  III-2021 menjadi USD1,54 miliar dibanding periode yang sama tahun  sebelumnya USD1,46 miliar. Beban niaga dan infrastruktur naik menjadi  USD253,09 juta dari sebelumnya USD243,68 juta, beban umum dan  administrasi naik menjadi USD129,13 juta dari sebelumnya USD121,81 juta.  Sementara itu, beban keuangan turun menjadi USD117,89 juta dari  sebelumnya USD123,71 juta.
Sementara itu, kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi  tercatat USD466,25 juta, kas neto yang diperoleh dari aktivitas  investasi tercatat USD58,46 juta, dan kas neto yang digunakan untuk  aktivitas pendanaan tercatat USD143,31 juta.
Perusahaan Gas Negara mencatatkan liabilitas sebesar USD4,25 miliar  dan ekuitas USD3,29 miliar. Adapun total aset perseroan naik menjadi  USD7,54 miliar dibanding tahun 2020 sebesar USD7,53 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Laba bersih PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN mengalami kenaikan tajam pada kuartal III-2021. PGAS mencatatkan laba sebesar USD286,21 juta atau naik 437,40% dibanding 30 September 2020 sebesar USD53,25 juta.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (30/10/2021), PGAS mencatatkan pendapatan sebesar USD2,25 miliar atau naik 4,78% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD2,15 miliar dengan laba per saham dasar USD0,0118.
Baca Juga: Wih! Laba PGN (PGAS) Meroket 2.800%
 
Adapun pendapatan Perseroan terdiri dari niaga gas, transmisi gas, transportasi minyak, penjualan minyak dan gas, sewa fiber optik, pendapatan pemrosesan gas, dan lain-lain.
Niaga gas menjadi kontributor utama pendapatan sebesar USD1,73 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya USD1,74 miliar. Penjualan minyak dan gas tercatat USD246,19 juta atau lebih tinggi dari sebelumnya USD143,73 juta.
Baca Juga: Transformasi Subholding Gas Siap Jalankan Tugas Tingkatkan Pemanfaatan Gas Bumi Di Masa Transisi Energi
Kemudian, transmisi gas tercatat USD164,38 juta atau lebih tinggi dari sebelumnya USD162,32 juta, pendapatan pemrosesan gas tercatat USD60,44 juta atau lebih rendah dari sebelumnya USD61,64 juta, sewa fiber optik tercatat USD13,81 juta atau lebih tinggi dari sebelumnya 13,17 juta.
Lalu, transportasi minyak tercatat USD13,45 juta atau lebih tinggi dari sebelumnya USD13,11 juta, dan lain-lain tercatat USD17,05 juta atau lebih tinggi dari sebelumnya USD11,01 juta.
Perseroan menjelaskan, penjualan minyak dan gas merupakan pendapatan atas penjualan minyak dan gas grup dari aktivitas produksi yang diperoleh dari kerja sama operasi minyak dan gas.Lalu, sewa fiber optik merupakan pendapatan PGASKOM atas penyediaan  jaringan kepada pelanggan, dan pendapatan lain-lain merupakan pendapatan  PGASSOL atas penyediaan jasa konstruksi dan pemeliharaan jaringan pipa  kepada pelanggan.
PGAS mencatatkan adanya kenaikan beban pokok pendapatan di kuartal  III-2021 menjadi USD1,54 miliar dibanding periode yang sama tahun  sebelumnya USD1,46 miliar. Beban niaga dan infrastruktur naik menjadi  USD253,09 juta dari sebelumnya USD243,68 juta, beban umum dan  administrasi naik menjadi USD129,13 juta dari sebelumnya USD121,81 juta.  Sementara itu, beban keuangan turun menjadi USD117,89 juta dari  sebelumnya USD123,71 juta.
Sementara itu, kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi  tercatat USD466,25 juta, kas neto yang diperoleh dari aktivitas  investasi tercatat USD58,46 juta, dan kas neto yang digunakan untuk  aktivitas pendanaan tercatat USD143,31 juta.
Perusahaan Gas Negara mencatatkan liabilitas sebesar USD4,25 miliar  dan ekuitas USD3,29 miliar. Adapun total aset perseroan naik menjadi  USD7,54 miliar dibanding tahun 2020 sebesar USD7,53 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
