<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biang Kerok Inflasi Oktober 2021, Harga Rokok hingga Minyak Goreng</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi pada semua kelompok pengeluaran pada Oktober 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/01/320/2494841/biang-kerok-inflasi-oktober-2021-harga-rokok-hingga-minyak-goreng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/01/320/2494841/biang-kerok-inflasi-oktober-2021-harga-rokok-hingga-minyak-goreng"/><item><title>Biang Kerok Inflasi Oktober 2021, Harga Rokok hingga Minyak Goreng</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/01/320/2494841/biang-kerok-inflasi-oktober-2021-harga-rokok-hingga-minyak-goreng</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/01/320/2494841/biang-kerok-inflasi-oktober-2021-harga-rokok-hingga-minyak-goreng</guid><pubDate>Senin 01 November 2021 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/01/320/2494841/biang-kerok-inflasi-oktober-2021-harga-rokok-hingga-minyak-goreng-rk1ZkeT8kI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyebab Inflasi Oktober 0,12% (Foto: Halomoney)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/01/320/2494841/biang-kerok-inflasi-oktober-2021-harga-rokok-hingga-minyak-goreng-rk1ZkeT8kI.jpg</image><title>Penyebab Inflasi Oktober 0,12% (Foto: Halomoney)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi pada semua kelompok pengeluaran pada Oktober 2021. Adapun, inflasi bulan Oktober mencapai 0,12%.
Baca Juga: BPS: Inflasi Oktober 2021 Tembus 0,12%
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan Inflasi tertinggi terjadi pada kelompok transportasi sebesar 0,33% dengan andil terhadap inflasi 0,04%.
&quot;Komponen harga yang diatur pemerintah memberikan andil inflasi sebesar 0,06% dan inflasinya sebesar 0,33%. Inflasi di sektor ini disebabkan oleh kenaikan tarif angkutan udara, BBM dan harga rokok kretek,&quot; kata Margo dalam video virtual, Senin (1/11/2021).
Baca Juga: Inflasi Oktober 2021 Diprediksi 0,10%
 
Sementara pada kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau mengalami 0,10% dengan andil 0,03%. Komoditas yang menyebabkan inflasi di antaranya cabai merah dan minyak goreng yang masing-masing memberikan andil 0,05% dan daging ayam ras dengan andil 0,02%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMy82Ny8xMjQwNTQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Berdasarkan komponen inti pada Oktober 2021 mengalami inflasi sebesar  0,07%. Kemudian, komponen yang harganya diatur pemerintah mengalami  inflasi 0,33% dan komponen yang harganya bergejolak mengalami deflasi  0,07%.
&quot;Komponen harga diatur pemerintah memberikan andil terhadap inflasi  cukup besar, yaitu 0,06%. Komoditas utamanya adalah karena kenaikan  tarif angkutan udara, rokok filter, dan harga bensin,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi pada semua kelompok pengeluaran pada Oktober 2021. Adapun, inflasi bulan Oktober mencapai 0,12%.
Baca Juga: BPS: Inflasi Oktober 2021 Tembus 0,12%
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan Inflasi tertinggi terjadi pada kelompok transportasi sebesar 0,33% dengan andil terhadap inflasi 0,04%.
&quot;Komponen harga yang diatur pemerintah memberikan andil inflasi sebesar 0,06% dan inflasinya sebesar 0,33%. Inflasi di sektor ini disebabkan oleh kenaikan tarif angkutan udara, BBM dan harga rokok kretek,&quot; kata Margo dalam video virtual, Senin (1/11/2021).
Baca Juga: Inflasi Oktober 2021 Diprediksi 0,10%
 
Sementara pada kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau mengalami 0,10% dengan andil 0,03%. Komoditas yang menyebabkan inflasi di antaranya cabai merah dan minyak goreng yang masing-masing memberikan andil 0,05% dan daging ayam ras dengan andil 0,02%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMy82Ny8xMjQwNTQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Berdasarkan komponen inti pada Oktober 2021 mengalami inflasi sebesar  0,07%. Kemudian, komponen yang harganya diatur pemerintah mengalami  inflasi 0,33% dan komponen yang harganya bergejolak mengalami deflasi  0,07%.
&quot;Komponen harga diatur pemerintah memberikan andil terhadap inflasi  cukup besar, yaitu 0,06%. Komoditas utamanya adalah karena kenaikan  tarif angkutan udara, rokok filter, dan harga bensin,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
