<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi-Boris Johnson Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi Hijau</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/02/320/2495360/presiden-jokowi-boris-johnson-sepakat-tingkatkan-kerja-sama-ekonomi-hijau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/02/320/2495360/presiden-jokowi-boris-johnson-sepakat-tingkatkan-kerja-sama-ekonomi-hijau"/><item><title>Presiden Jokowi-Boris Johnson Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi Hijau</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/02/320/2495360/presiden-jokowi-boris-johnson-sepakat-tingkatkan-kerja-sama-ekonomi-hijau</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/02/320/2495360/presiden-jokowi-boris-johnson-sepakat-tingkatkan-kerja-sama-ekonomi-hijau</guid><pubDate>Selasa 02 November 2021 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/02/320/2495360/presiden-jokowi-boris-johnson-sepakat-tingkatkan-kerja-sama-ekonomi-hijau-9SNAzmbQlR.png" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi bersama PM Inggris Boris Johnson (Foto: Biro Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/02/320/2495360/presiden-jokowi-boris-johnson-sepakat-tingkatkan-kerja-sama-ekonomi-hijau-9SNAzmbQlR.png</image><title>Presiden Jokowi bersama PM Inggris Boris Johnson (Foto: Biro Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Pertemuan dilakukan di sela-sela pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) COP26, di Scottish Event Campus, Glasgow, Skotlandia.
Sebelumnya, kedua pemimpin negara telah melakukan pembicaraan melalui telepon pada 25 Oktober 2021 yang lalu. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan PM Johnson sepakat untuk meningkatkan kerja sama bilateral kedua negara. Terutama di bidang ekonomi.
Baca Juga: Presiden Jokowi: Perusahaan Inggris Siap Investasi Rp131,9 Triliun
 
Pada kesempatan itu Presiden Jokowi menyatakan bahwa Indonesia akan fokus pada kerja sama di bidang ekonomi hijau.
&quot;Saya ingin memfokuskan hubungan kita pada kerja sama ekonomi hijau. Investasi hijau dan teknologi yang terjangkau adalah kunci transisi ekonomi,&quot; katanya dikutip dari pers rilis Biro Pers Setpres, Selasa (2/11/2021).
Baca Juga: KTT Perubahan Iklim COP26, Ini Komitmen Indonesia
Sementara itu, PM Johnson menyampaikan ketertarikan Inggris untuk melakukan investasi di Indonesia dengan prioritas untuk mendukung transisi ekonomi Indonesia. Johnson bahkan menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi hijau. Diantaranya berupa investasi hijau, dukungan multilateral development banks, dan teknologi hijau yang terjangkau.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8wMi8xLzE0MTE2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Oleh karena itu, Inggris, akan mempersiapkan kredit ekspor yang dapat  digunakan untuk mendukung kerja sama transisi ekonomi dengan Indonesia.  Pertemuan bilateral kedua pemimpin negara tersebut akan ditindaklanjuti  dengan pertemuan teknis guna membuat daftar kerja sama yang  diprioritaskan serta model pendanaannya.
Komitmen PM Johnson ini  sejalan dengan komitmen para investor seperti terlihat dalam CEOs Forum.
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut adalah Menteri  Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator  Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar  Negeri Retno Marsudi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti  Nurbaya Bakar, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Duta Besar RI untuk  Inggris, merangkap Irlandia dan International Maritime Organization  Desra Percaya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Pertemuan dilakukan di sela-sela pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) COP26, di Scottish Event Campus, Glasgow, Skotlandia.
Sebelumnya, kedua pemimpin negara telah melakukan pembicaraan melalui telepon pada 25 Oktober 2021 yang lalu. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan PM Johnson sepakat untuk meningkatkan kerja sama bilateral kedua negara. Terutama di bidang ekonomi.
Baca Juga: Presiden Jokowi: Perusahaan Inggris Siap Investasi Rp131,9 Triliun
 
Pada kesempatan itu Presiden Jokowi menyatakan bahwa Indonesia akan fokus pada kerja sama di bidang ekonomi hijau.
&quot;Saya ingin memfokuskan hubungan kita pada kerja sama ekonomi hijau. Investasi hijau dan teknologi yang terjangkau adalah kunci transisi ekonomi,&quot; katanya dikutip dari pers rilis Biro Pers Setpres, Selasa (2/11/2021).
Baca Juga: KTT Perubahan Iklim COP26, Ini Komitmen Indonesia
Sementara itu, PM Johnson menyampaikan ketertarikan Inggris untuk melakukan investasi di Indonesia dengan prioritas untuk mendukung transisi ekonomi Indonesia. Johnson bahkan menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi hijau. Diantaranya berupa investasi hijau, dukungan multilateral development banks, dan teknologi hijau yang terjangkau.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8wMi8xLzE0MTE2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Oleh karena itu, Inggris, akan mempersiapkan kredit ekspor yang dapat  digunakan untuk mendukung kerja sama transisi ekonomi dengan Indonesia.  Pertemuan bilateral kedua pemimpin negara tersebut akan ditindaklanjuti  dengan pertemuan teknis guna membuat daftar kerja sama yang  diprioritaskan serta model pendanaannya.
Komitmen PM Johnson ini  sejalan dengan komitmen para investor seperti terlihat dalam CEOs Forum.
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut adalah Menteri  Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator  Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar  Negeri Retno Marsudi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti  Nurbaya Bakar, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Duta Besar RI untuk  Inggris, merangkap Irlandia dan International Maritime Organization  Desra Percaya.</content:encoded></item></channel></rss>
