<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indo Tambangraya Bagi-Bagi Dividen USD94,1 Juta, Catat Tanggalnya</title><description>PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) akan membagikan Dividen Tunai Interim tahun buku 2021 sebesar USD94,1 juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/03/278/2495928/indo-tambangraya-bagi-bagi-dividen-usd94-1-juta-catat-tanggalnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/03/278/2495928/indo-tambangraya-bagi-bagi-dividen-usd94-1-juta-catat-tanggalnya"/><item><title>Indo Tambangraya Bagi-Bagi Dividen USD94,1 Juta, Catat Tanggalnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/03/278/2495928/indo-tambangraya-bagi-bagi-dividen-usd94-1-juta-catat-tanggalnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/03/278/2495928/indo-tambangraya-bagi-bagi-dividen-usd94-1-juta-catat-tanggalnya</guid><pubDate>Rabu 03 November 2021 10:22 WIB</pubDate><dc:creator>Sevilla Nouval Evanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/03/278/2495928/indo-tambangraya-bagi-bagi-dividen-usd94-1-juta-catat-tanggalnya-sGvNSyHzm7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indo Tambangraya bakal bagi-bagi dividen (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/03/278/2495928/indo-tambangraya-bagi-bagi-dividen-usd94-1-juta-catat-tanggalnya-sGvNSyHzm7.jpg</image><title>Indo Tambangraya bakal bagi-bagi dividen (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) akan membagikan Dividen Tunai Interim tahun buku 2021 sebesar USD94,1 juta atau setara dengan Rp1.218 per lembar saham. Dividen ini mewakili 80% dari Laba Bersih Perseroan yang dilaporkan sepanjang semester pertama 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;23 Perusahaan Masuk Pipeline IPO di BEI, Ada Sektor Teknologi dan EBT
Pembagian Dividen Tunai Interim ini merujuk pada Keputusan Sirkular Pengganti Rapat Direksi tertanggal 29 Oktober 2021. Dividen tunai interim ini akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan (Recording Date) pada tanggal 12 November 2021 sampai dengan pukul 16.00 dan/atau pemilik saham Perseroan pada sub-rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan pada tanggal tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Idea Indonesia (IDEA) Melantai di Bursa, Jadi Emiten ke-38 pada 2021
Berikut jadwal pembayaran dividen tunai interim:
- Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi 10 November 2021
- Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi 11 November 2021
- Cum Dividen di Pasar Tunai 12 November 2020
- Ex Dividen di Pasar Tunai 15 November 2021
- Recording Date 12 November 2021
- Tanggal Pembayaran Dividen 24 November 2021
Sebelumnya, ITMG  tengah jajaki bisnis energi baru terbarukan (EBT).  Hal ini dilakukan tidak hanya dengan menjajaki tambang mineral berbasis  energi hijau (green energy), namun juga masuk ke proyek panel atap  tenaga surya.
Direktur Utama Indo Tambangraya Megah, Mulianto mengatakan, dalam  5-10 tahun mendatang, perseroan masih akan fokus pada bisnis batu bara.  Namun demikian, perseroan sedang menjajaki tambang mineral berbasis  clean tech atau green energy.
&amp;rdquo;Mineralnya banyak bisa bauksit, nikel, emas dan tambang mineral lain  yang mendukung transformasi ke depan,&quot; ujarnya seperti dilansir Harian  Neraca di Jakata, Kamis (9/9/2021).
Selain menjajaki tambang mineral baru, Indo Tambangraya Megah juga  mulai mencari mitra untuk instalasi panel atap tenaga surya. Mulianto  mengungkapkan, perseroan sedang memfinalisasi rencana konstruksi  Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pelabuhan Melak. PLTS ini  dilengkapi dengan sistem penyimpanan energi untuk memastikan pasokan  listrik yang memadai dan stabil.
Menurut Mulianto, dalam transformasi yang dicanangkan Indo  Tambangraya, pengembangan bisnis batu bara tetap dilakukan. Karenanya,  perseroan akan terus mengeksplorasi tambang batu bara untuk menambah  cadangan yang ada. Adapun perseroan saat ini tengah mengembangkan  tambang PT Graha Panca Karsa (GPK) di wilayah Kalimantan Timur.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) akan membagikan Dividen Tunai Interim tahun buku 2021 sebesar USD94,1 juta atau setara dengan Rp1.218 per lembar saham. Dividen ini mewakili 80% dari Laba Bersih Perseroan yang dilaporkan sepanjang semester pertama 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;23 Perusahaan Masuk Pipeline IPO di BEI, Ada Sektor Teknologi dan EBT
Pembagian Dividen Tunai Interim ini merujuk pada Keputusan Sirkular Pengganti Rapat Direksi tertanggal 29 Oktober 2021. Dividen tunai interim ini akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan (Recording Date) pada tanggal 12 November 2021 sampai dengan pukul 16.00 dan/atau pemilik saham Perseroan pada sub-rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan pada tanggal tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Idea Indonesia (IDEA) Melantai di Bursa, Jadi Emiten ke-38 pada 2021
Berikut jadwal pembayaran dividen tunai interim:
- Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi 10 November 2021
- Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi 11 November 2021
- Cum Dividen di Pasar Tunai 12 November 2020
- Ex Dividen di Pasar Tunai 15 November 2021
- Recording Date 12 November 2021
- Tanggal Pembayaran Dividen 24 November 2021
Sebelumnya, ITMG  tengah jajaki bisnis energi baru terbarukan (EBT).  Hal ini dilakukan tidak hanya dengan menjajaki tambang mineral berbasis  energi hijau (green energy), namun juga masuk ke proyek panel atap  tenaga surya.
Direktur Utama Indo Tambangraya Megah, Mulianto mengatakan, dalam  5-10 tahun mendatang, perseroan masih akan fokus pada bisnis batu bara.  Namun demikian, perseroan sedang menjajaki tambang mineral berbasis  clean tech atau green energy.
&amp;rdquo;Mineralnya banyak bisa bauksit, nikel, emas dan tambang mineral lain  yang mendukung transformasi ke depan,&quot; ujarnya seperti dilansir Harian  Neraca di Jakata, Kamis (9/9/2021).
Selain menjajaki tambang mineral baru, Indo Tambangraya Megah juga  mulai mencari mitra untuk instalasi panel atap tenaga surya. Mulianto  mengungkapkan, perseroan sedang memfinalisasi rencana konstruksi  Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pelabuhan Melak. PLTS ini  dilengkapi dengan sistem penyimpanan energi untuk memastikan pasokan  listrik yang memadai dan stabil.
Menurut Mulianto, dalam transformasi yang dicanangkan Indo  Tambangraya, pengembangan bisnis batu bara tetap dilakukan. Karenanya,  perseroan akan terus mengeksplorasi tambang batu bara untuk menambah  cadangan yang ada. Adapun perseroan saat ini tengah mengembangkan  tambang PT Graha Panca Karsa (GPK) di wilayah Kalimantan Timur.</content:encoded></item></channel></rss>
