<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Terbitkan Sukuk Tabungan dengan Kupon 4,8%, Minat?</title><description>Kementerian Keuangan akan menawarkan Green Sukuk Ritel &amp;ndash; Sukuk Tabungan seri ST008.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/03/320/2495881/sri-mulyani-terbitkan-sukuk-tabungan-dengan-kupon-4-8-minat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/03/320/2495881/sri-mulyani-terbitkan-sukuk-tabungan-dengan-kupon-4-8-minat"/><item><title>Sri Mulyani Terbitkan Sukuk Tabungan dengan Kupon 4,8%, Minat?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/03/320/2495881/sri-mulyani-terbitkan-sukuk-tabungan-dengan-kupon-4-8-minat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/03/320/2495881/sri-mulyani-terbitkan-sukuk-tabungan-dengan-kupon-4-8-minat</guid><pubDate>Rabu 03 November 2021 08:42 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/03/320/2495881/sri-mulyani-terbitkan-sukuk-tabungan-dengan-kupon-4-8-minat-9z2otDKdcU.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani akan menerbikat sukuk (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/03/320/2495881/sri-mulyani-terbitkan-sukuk-tabungan-dengan-kupon-4-8-minat-9z2otDKdcU.jpeg</image><title>Sri Mulyani akan menerbikat sukuk (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan akan menawarkan Green Sukuk Ritel &amp;ndash; Sukuk Tabungan seri ST008. Melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), ini merupakan penerbitan Green Sukuk Ritel ketiga.
Penerbitan sukuk menunjukkan komitmen dan kontribusi Pemerintah dalam mengembangkan pasar keuangan Syariah dan juga dalam mengatasi perubahan iklim, yang diwujudkan melalui penerbitan instrumen pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Lumayan! Penawaran Tembus Rp46 Triliun, Lelang Sukuk Masuk Kantong Rp5 Triliun
 
Melalui penerbitan Green Sukuk Ritel &amp;ndash; Sukuk Tabungan seri ST008, pemerintah akan membiayai proyek-proyek ramah lingkungan, seperti transportasi berkelanjutan (sustainable transportation) dan  ketahanan terhadap perubahan iklim (resilience to climate change), sebagaimana digariskan dalam Green Bond/Sukuk Framework.
&quot;Upaya Pemerintah ini diharapkan dapat menurunkan emisi gas rumah kaca sebagai bagian dari komitmen untuk mengurangi dampak perubahan iklim yang telah terjadi,&quot; tulis keterangan DJPPR di Jakarta, Rabu (3/11/2021).
Baca Juga: Indah Kiat Pulp and Paper Terbitkan Obligasi dan Sukuk, Nilainya Rp4 Triliun
 
Tujuan penerbitan ST008 secara online adalah untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi  di SBSN ritel, menyediakan alternatif investasi bagi masyarakat, mendukung terwujudnya keuangan  inklusif, serta memenuhi sebagian pembiayaan APBN 2021.
Melalui pembelian Green Sukuk Ritel - Sukuk Tabungan seri ST008, Pemerintah memberi kesempatan kepada investor individu Warga  Negara Indonesia untuk berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan nasional sekaligus berkontribusi dalam aksi mitigasi perubahan iklim.Secara rinci, periode registrasi penawaran sukuk tabungan seri ST008  adalah setiap saat pada mitra distribusi yang telah ditetapkan mulai 1  November 2021 pada pukul 09.00 WIB hingga 17 November 2021 pada pukul  10.00 WIB.
Bentuk dan karakteristik sukuk negara ini adalah tanpa warkat, tidak  dapat diperdagangkan di pasar sekunder atau non-tradable dan tidak dapat  dilikuidasi atau dicairkan sampai jatuh tempo kecuali pada periode  early redemption.
Tanggal penetapan hasil penjualan pada 22 November 2021, tanggal  setelmen pada 24 November 2021, tanggal jatuh tempo pada 10 November  2023 dan pembayaran imbalan atau kupon pertama kali pada 10 Desember  2021 atau short coupon.
Minimum pemesanannya sebesar Rp1 juta sedangkan maksimum Rp1 miliar  dengan akad wakalah dan tingkat kupon sebesar 4,8% mengambang dengan  kupon minimal atau floating with floor acuan BI 7-Days Reversed Repo  Rate.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan akan menawarkan Green Sukuk Ritel &amp;ndash; Sukuk Tabungan seri ST008. Melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), ini merupakan penerbitan Green Sukuk Ritel ketiga.
Penerbitan sukuk menunjukkan komitmen dan kontribusi Pemerintah dalam mengembangkan pasar keuangan Syariah dan juga dalam mengatasi perubahan iklim, yang diwujudkan melalui penerbitan instrumen pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Lumayan! Penawaran Tembus Rp46 Triliun, Lelang Sukuk Masuk Kantong Rp5 Triliun
 
Melalui penerbitan Green Sukuk Ritel &amp;ndash; Sukuk Tabungan seri ST008, pemerintah akan membiayai proyek-proyek ramah lingkungan, seperti transportasi berkelanjutan (sustainable transportation) dan  ketahanan terhadap perubahan iklim (resilience to climate change), sebagaimana digariskan dalam Green Bond/Sukuk Framework.
&quot;Upaya Pemerintah ini diharapkan dapat menurunkan emisi gas rumah kaca sebagai bagian dari komitmen untuk mengurangi dampak perubahan iklim yang telah terjadi,&quot; tulis keterangan DJPPR di Jakarta, Rabu (3/11/2021).
Baca Juga: Indah Kiat Pulp and Paper Terbitkan Obligasi dan Sukuk, Nilainya Rp4 Triliun
 
Tujuan penerbitan ST008 secara online adalah untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi  di SBSN ritel, menyediakan alternatif investasi bagi masyarakat, mendukung terwujudnya keuangan  inklusif, serta memenuhi sebagian pembiayaan APBN 2021.
Melalui pembelian Green Sukuk Ritel - Sukuk Tabungan seri ST008, Pemerintah memberi kesempatan kepada investor individu Warga  Negara Indonesia untuk berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan nasional sekaligus berkontribusi dalam aksi mitigasi perubahan iklim.Secara rinci, periode registrasi penawaran sukuk tabungan seri ST008  adalah setiap saat pada mitra distribusi yang telah ditetapkan mulai 1  November 2021 pada pukul 09.00 WIB hingga 17 November 2021 pada pukul  10.00 WIB.
Bentuk dan karakteristik sukuk negara ini adalah tanpa warkat, tidak  dapat diperdagangkan di pasar sekunder atau non-tradable dan tidak dapat  dilikuidasi atau dicairkan sampai jatuh tempo kecuali pada periode  early redemption.
Tanggal penetapan hasil penjualan pada 22 November 2021, tanggal  setelmen pada 24 November 2021, tanggal jatuh tempo pada 10 November  2023 dan pembayaran imbalan atau kupon pertama kali pada 10 Desember  2021 atau short coupon.
Minimum pemesanannya sebesar Rp1 juta sedangkan maksimum Rp1 miliar  dengan akad wakalah dan tingkat kupon sebesar 4,8% mengambang dengan  kupon minimal atau floating with floor acuan BI 7-Days Reversed Repo  Rate.</content:encoded></item></channel></rss>
