<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sofyan Djalil Akui Sulit Berantas Mafia Tanah jika Ada Oknum Pejabat Terlibat</title><description>Sofyan Djalil mengatakan, daerah-daerah yang pesat pembangunannya menjadi ruang gerak para mafia tanah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/03/470/2496306/sofyan-djalil-akui-sulit-berantas-mafia-tanah-jika-ada-oknum-pejabat-terlibat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/03/470/2496306/sofyan-djalil-akui-sulit-berantas-mafia-tanah-jika-ada-oknum-pejabat-terlibat"/><item><title>Sofyan Djalil Akui Sulit Berantas Mafia Tanah jika Ada Oknum Pejabat Terlibat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/03/470/2496306/sofyan-djalil-akui-sulit-berantas-mafia-tanah-jika-ada-oknum-pejabat-terlibat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/03/470/2496306/sofyan-djalil-akui-sulit-berantas-mafia-tanah-jika-ada-oknum-pejabat-terlibat</guid><pubDate>Rabu 03 November 2021 20:19 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/03/470/2496306/sofyan-djalil-akui-sulit-berantas-mafia-tanah-jika-ada-oknum-pejabat-terlibat-e7cP89mtEV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sofyan Djalil (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/03/470/2496306/sofyan-djalil-akui-sulit-berantas-mafia-tanah-jika-ada-oknum-pejabat-terlibat-e7cP89mtEV.jpg</image><title>Sofyan Djalil (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengatakan, daerah-daerah yang pesat pembangunannya menjadi ruang gerak para mafia tanah.
Hal tersebut disampaikan Sofyan Djalil saat audiensi dengan jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Geger Pegawai BPN Jadi Mafia Tanah, Ini Modusnya
Sofyan Djalil mengatakan, Kabupaten Tangerang merupakan daerah yang cukup kritikal karena pembangunan dan perkembangan di daerah tersebut yang sangat pesat.
&quot;Dengan begitu, harga tanah di sini naik luar biasa, kemudian banyak sekali kegiatan ekonomi di sini,&quot; ucap Sofyan Djalil dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (3/11/2021).
Sofyan Djalil mengimbau kepada jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang untuk mendukung komitmen pemerintah dalam memberantas mafia tanah.
&quot;Kalau orang luar yang melakukan praktik mafia tanah itu lebih mudah diberantas tapi kalau ada oknum di dalam ini ikut terlibat, itu yang jadi masalah,&quot; ujarnya.Terkait pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Sofyan Djalil mengatakan hingga saat ini masih mencari solusi disamping masyarakat yang belum bisa menyerahkan bukti kepemilikan.
&quot;Kita harus cari solusi terbaik untuk sertipikat yang belum bisa diserahkan karena masyarakat belum menyerahkan bukti hak kepemilikan, keberatan bayar pajak BPHTB, dan sebagainya,&quot; katanya.
Untuk itu Menteri ATR/Kepala BPN mengimbau agar jajaran di Kantor Pertanahan dapat menjaga sertifikat dengan baik dan tidak menyalahgunakan sertifikat tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengatakan, daerah-daerah yang pesat pembangunannya menjadi ruang gerak para mafia tanah.
Hal tersebut disampaikan Sofyan Djalil saat audiensi dengan jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Geger Pegawai BPN Jadi Mafia Tanah, Ini Modusnya
Sofyan Djalil mengatakan, Kabupaten Tangerang merupakan daerah yang cukup kritikal karena pembangunan dan perkembangan di daerah tersebut yang sangat pesat.
&quot;Dengan begitu, harga tanah di sini naik luar biasa, kemudian banyak sekali kegiatan ekonomi di sini,&quot; ucap Sofyan Djalil dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (3/11/2021).
Sofyan Djalil mengimbau kepada jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang untuk mendukung komitmen pemerintah dalam memberantas mafia tanah.
&quot;Kalau orang luar yang melakukan praktik mafia tanah itu lebih mudah diberantas tapi kalau ada oknum di dalam ini ikut terlibat, itu yang jadi masalah,&quot; ujarnya.Terkait pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Sofyan Djalil mengatakan hingga saat ini masih mencari solusi disamping masyarakat yang belum bisa menyerahkan bukti kepemilikan.
&quot;Kita harus cari solusi terbaik untuk sertipikat yang belum bisa diserahkan karena masyarakat belum menyerahkan bukti hak kepemilikan, keberatan bayar pajak BPHTB, dan sebagainya,&quot; katanya.
Untuk itu Menteri ATR/Kepala BPN mengimbau agar jajaran di Kantor Pertanahan dapat menjaga sertifikat dengan baik dan tidak menyalahgunakan sertifikat tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
