<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>APPBI: Pengunjung Mal Mulai Ramai</title><description>Penurunan level PPKM di sejumlah daerah membawa angin segar bagi sektor ritel.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/04/320/2496673/appbi-pengunjung-mal-mulai-ramai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/04/320/2496673/appbi-pengunjung-mal-mulai-ramai"/><item><title>APPBI: Pengunjung Mal Mulai Ramai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/04/320/2496673/appbi-pengunjung-mal-mulai-ramai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/04/320/2496673/appbi-pengunjung-mal-mulai-ramai</guid><pubDate>Kamis 04 November 2021 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/04/320/2496673/appbi-pengunjung-mal-mulai-ramai-HbhgelS42B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengunjung mal mulai ramai sejak PPKM turun level (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/04/320/2496673/appbi-pengunjung-mal-mulai-ramai-HbhgelS42B.jpg</image><title>Pengunjung mal mulai ramai sejak PPKM turun level (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Penurunan level PPKM di sejumlah daerah membawa angin segar bagi sektor ritel. Ruang publik khususnya pusat perbelanjaan yang menjadi tempat rekreasi sekaligus belanja kebutuhan sehari-hari kembali ramai.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (4/11/2021). Menurutnya, sektor perbelanjaan masih menjanjikan meskipun berada di situasi pandemi.
Baca Juga: Deretan Mal Dilengkapi Taman, Nyaman Banget Buat Lepas Penat Sepulang Kerja
 
Pasalnya, kebutuhan masyarakat untuk sekedar melepas penat akan terus ada, dan pergi ke mal/pusat perbelanjaan adalah salah satu caranya. Seperti makan bersama keluarga di restoran mal, nonton bioskop, belanja kebutuhan rumah, atau bahkan hanya sekedar cuci mata.
&quot;Merosotnya jumlah kunjungan hanya sementara. Sektor ini tetap menjanjikan, terlihat geliat masyarakat untuk berkunjung ke mal terus berdatangan silih berganti,&quot; ujar Alphonzus.
Baca Juga: Ini Aturan Baru Ngemall, Boleh Buka Sampai Pukul 22.00 dan Pengunjung Tanpa Batasan
Ketua APPBI ini menuturkan, bisnis pusat perbelanjaan ini menarik. Tercermin dari calon pengisi tenant pusat perbelanjaan yang memiliki semangat membara untuk membuka usaha baru seiring dengan tren kunjungan mal terus penunjukkan berbaikan. Artinya, mereka melihat bahwa kondisi mal akan hidup kembali.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8wMi8xLzE0MTE4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Sampai dengan saat ini mereka masih memilih untuk menunggu  perkembangan perekonomian ke depan, tapi minat dan semangat untuk  membuka usaha baru telah mulai bangkit melihat tren peningkatan tingkat  kunjungan yang mulai naik dan membaik akhir - akhir ini. Telah terjadi  tren yang positif,&quot; ungkapnya.
Ia pun membeberkan, tingkat kunjungan masyarakat ke pusat  perbelanjaan terus mengalami peningkatan sejak pemerintah memberlakukan  pelonggaran mulai bulan Agustus 2021 yang lalu.
Oleh karena itu, Alphon berharap, sampai dengan akhir tahun 2021  nanti, kunjungan masyarakat dapat mencapai di atas 50%. Karena, jika  tren kunjungan terus meningkat maka akan sangat membantu kondisi usaha  pusat perbelanjaan.
&quot;Tingkat kunjungan semakin meningkat. Apalagi setelah pemerintah  memberikan pelonggaran pada pusat perbelanjaan sejak Agustus kemarin.  Kita berharap sampai akhir tahun nanti dapat mencapai rata - rata paling  tidak diatas 50%,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penurunan level PPKM di sejumlah daerah membawa angin segar bagi sektor ritel. Ruang publik khususnya pusat perbelanjaan yang menjadi tempat rekreasi sekaligus belanja kebutuhan sehari-hari kembali ramai.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (4/11/2021). Menurutnya, sektor perbelanjaan masih menjanjikan meskipun berada di situasi pandemi.
Baca Juga: Deretan Mal Dilengkapi Taman, Nyaman Banget Buat Lepas Penat Sepulang Kerja
 
Pasalnya, kebutuhan masyarakat untuk sekedar melepas penat akan terus ada, dan pergi ke mal/pusat perbelanjaan adalah salah satu caranya. Seperti makan bersama keluarga di restoran mal, nonton bioskop, belanja kebutuhan rumah, atau bahkan hanya sekedar cuci mata.
&quot;Merosotnya jumlah kunjungan hanya sementara. Sektor ini tetap menjanjikan, terlihat geliat masyarakat untuk berkunjung ke mal terus berdatangan silih berganti,&quot; ujar Alphonzus.
Baca Juga: Ini Aturan Baru Ngemall, Boleh Buka Sampai Pukul 22.00 dan Pengunjung Tanpa Batasan
Ketua APPBI ini menuturkan, bisnis pusat perbelanjaan ini menarik. Tercermin dari calon pengisi tenant pusat perbelanjaan yang memiliki semangat membara untuk membuka usaha baru seiring dengan tren kunjungan mal terus penunjukkan berbaikan. Artinya, mereka melihat bahwa kondisi mal akan hidup kembali.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8wMi8xLzE0MTE4NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Sampai dengan saat ini mereka masih memilih untuk menunggu  perkembangan perekonomian ke depan, tapi minat dan semangat untuk  membuka usaha baru telah mulai bangkit melihat tren peningkatan tingkat  kunjungan yang mulai naik dan membaik akhir - akhir ini. Telah terjadi  tren yang positif,&quot; ungkapnya.
Ia pun membeberkan, tingkat kunjungan masyarakat ke pusat  perbelanjaan terus mengalami peningkatan sejak pemerintah memberlakukan  pelonggaran mulai bulan Agustus 2021 yang lalu.
Oleh karena itu, Alphon berharap, sampai dengan akhir tahun 2021  nanti, kunjungan masyarakat dapat mencapai di atas 50%. Karena, jika  tren kunjungan terus meningkat maka akan sangat membantu kondisi usaha  pusat perbelanjaan.
&quot;Tingkat kunjungan semakin meningkat. Apalagi setelah pemerintah  memberikan pelonggaran pada pusat perbelanjaan sejak Agustus kemarin.  Kita berharap sampai akhir tahun nanti dapat mencapai rata - rata paling  tidak diatas 50%,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
