<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Batu Bara Naik, Saham Sektor Pertambangan Cuan?</title><description>Harga Batu Bara Acuan (HBA) bulan November mengalami lonjakan sebesar 33%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/08/278/2498629/harga-batu-bara-naik-saham-sektor-pertambangan-cuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/08/278/2498629/harga-batu-bara-naik-saham-sektor-pertambangan-cuan"/><item><title>Harga Batu Bara Naik, Saham Sektor Pertambangan Cuan?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/08/278/2498629/harga-batu-bara-naik-saham-sektor-pertambangan-cuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/08/278/2498629/harga-batu-bara-naik-saham-sektor-pertambangan-cuan</guid><pubDate>Senin 08 November 2021 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/08/278/2498629/harga-batu-bara-naik-saham-sektor-pertambangan-cuan-hkKJBLCZfD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga acuan batu bara bulan November naik 33% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/08/278/2498629/harga-batu-bara-naik-saham-sektor-pertambangan-cuan-hkKJBLCZfD.jpg</image><title>Harga acuan batu bara bulan November naik 33% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Harga Batu Bara Acuan (HBA) bulan November mengalami lonjakan sebesar 33%. Di sisi lain, impor batu bara dari China pada Oktober naik 96,2% yoy. Sentimen global juga masih mendorong saham batu bara dan kebijakan di China mempengaruhi pasokan.
Founder Master Mind Trader Hendri Setiadi mengatakan, sektor komoditas khususnya batu bara dinilai mempunyai prospek yang menarik mengingat sentimen tersebut.
Baca Juga: Harga Batu Bara Acuan Tembus Rekor! Jadi USD215,01/Ton di November
 
&quot;Prospek batu bara menarik, kita tahu juga kan permintaan di China sangat tinggi, kita tahu mereka stop importing coal dari Australia, jadi sektor-sektor batu bara khususnya emiten energi ini masih sangat menarik bagi kita cermati dan akumulasi,&quot; kata Hendri dalam 2nd Session Closing IDX, Senin (8/11/2021).
Diketahui PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) turun 250,00 poin atau 2,91% di level Rp8.350. Menurut Hendri, TCPI mengalami koreksi yang wajar dan merupakan kesempatan yang bagus bagi investor.
Baca Juga: COP26 Akan Sepakati Hentikan Pemakaian Batu Bara
 
&quot;Untuk batu bara seperti hari ini, kita lihat ada yang namanya Transcoal Pacific TCPI mengalami koreksi yang wajar, bisa manfaatkan dengan momentum buy on weakness,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8wNi8yMC8xNDAwNDIvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Maka itu, Hendri merekomendasikan investor untuk membeli di posisi  tersebut di tengah saham batu bara lainnya mengalami kenaikan.
&quot;Betul ada kesempatan bahwa kita posisi beli, sementara kita tahu PTBA dan semua hari ini mengalami kenaikan,&quot; kata dia.
Saham-saham pilihan rekomendasi Hendri di antaranya:
BBYB di level 1.440 - 1.920 posisi BUY
BIRD di level 1.410 - 1.500 posisi BUY
TPIA di level 7.150 - 7.825 posisi BUY
TCPI di level 8.100 - 9.225 posisi BUY</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Harga Batu Bara Acuan (HBA) bulan November mengalami lonjakan sebesar 33%. Di sisi lain, impor batu bara dari China pada Oktober naik 96,2% yoy. Sentimen global juga masih mendorong saham batu bara dan kebijakan di China mempengaruhi pasokan.
Founder Master Mind Trader Hendri Setiadi mengatakan, sektor komoditas khususnya batu bara dinilai mempunyai prospek yang menarik mengingat sentimen tersebut.
Baca Juga: Harga Batu Bara Acuan Tembus Rekor! Jadi USD215,01/Ton di November
 
&quot;Prospek batu bara menarik, kita tahu juga kan permintaan di China sangat tinggi, kita tahu mereka stop importing coal dari Australia, jadi sektor-sektor batu bara khususnya emiten energi ini masih sangat menarik bagi kita cermati dan akumulasi,&quot; kata Hendri dalam 2nd Session Closing IDX, Senin (8/11/2021).
Diketahui PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) turun 250,00 poin atau 2,91% di level Rp8.350. Menurut Hendri, TCPI mengalami koreksi yang wajar dan merupakan kesempatan yang bagus bagi investor.
Baca Juga: COP26 Akan Sepakati Hentikan Pemakaian Batu Bara
 
&quot;Untuk batu bara seperti hari ini, kita lihat ada yang namanya Transcoal Pacific TCPI mengalami koreksi yang wajar, bisa manfaatkan dengan momentum buy on weakness,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8wNi8yMC8xNDAwNDIvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Maka itu, Hendri merekomendasikan investor untuk membeli di posisi  tersebut di tengah saham batu bara lainnya mengalami kenaikan.
&quot;Betul ada kesempatan bahwa kita posisi beli, sementara kita tahu PTBA dan semua hari ini mengalami kenaikan,&quot; kata dia.
Saham-saham pilihan rekomendasi Hendri di antaranya:
BBYB di level 1.440 - 1.920 posisi BUY
BIRD di level 1.410 - 1.500 posisi BUY
TPIA di level 7.150 - 7.825 posisi BUY
TCPI di level 8.100 - 9.225 posisi BUY</content:encoded></item></channel></rss>
