<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Pakai Dana Cadangan PEN untuk PMN BUMN</title><description>Kemenkeu menggunakan cadangan dana program pemulihan ekonomi nasional atau PEN untuk penanaman modal negara PMN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/08/320/2498680/sri-mulyani-pakai-dana-cadangan-pen-untuk-pmn-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/08/320/2498680/sri-mulyani-pakai-dana-cadangan-pen-untuk-pmn-bumn"/><item><title>Sri Mulyani Pakai Dana Cadangan PEN untuk PMN BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/08/320/2498680/sri-mulyani-pakai-dana-cadangan-pen-untuk-pmn-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/08/320/2498680/sri-mulyani-pakai-dana-cadangan-pen-untuk-pmn-bumn</guid><pubDate>Senin 08 November 2021 19:31 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/08/320/2498680/sri-mulyani-pakai-dana-cadangan-pen-untuk-pmn-bumn-idSiBuSl7x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Sri Mulyani gunakan dana cadangan PEN untuk PMN BUMN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/08/320/2498680/sri-mulyani-pakai-dana-cadangan-pen-untuk-pmn-bumn-idSiBuSl7x.jpg</image><title>Menkeu Sri Mulyani gunakan dana cadangan PEN untuk PMN BUMN (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggunakan cadangan dana program pemulihan ekonomi nasional atau PEN untuk penanaman modal negara (PMN) sejumlah BUMN.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah menggunakan dana cadangan PEN untuk penanaman modal negara (PMN) ke sejumlah perusahaan pelat merah. Salah satunya adalah Hutama Karya, yang akan menerima suntikan dana Rp9,1 triliun.
Baca Juga: Ingat Presiden Jokowi soal PMN, Sri Mulyani Akui Ada BUMN Tak Berkontribusi
 
&quot;Untuk APBN 2021, cadangan PEN sebesar Rp33 triliun yang kemudian akan dijadikan PMN kepada investasi BUMN sebesar Rp17 triliun, yaitu kepada Hutama Karya sebesar Rp9,1 triliun, Waskita Karya (WSKT) Rp7,9 triliun,&quot; ujar Sri Mulyani  dalam video virtual, Senin (8/11/2021).
Lanjutnya, dana cadangan PEN turut disalurkan sebagai PMN ke Lembaga Pengelola Investasi (LPI) senilai Rp15 triliun. Lalu terdapat pengalokasian Rp1 triliun untuk badan bank tanah, yang menurut Sri Mulyani merupakan amanat Undang-Undang 11/2020 tentang Cipta Kerja.
Baca Juga: PMN Rp5 Triliun Cair, Waskita Kebut Proyek Tol Kapal Betung
 
Selain dari dana cadangan PEN, Hutama Karya pun memperoleh alokasi dana dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp9,9 triliun. Hal tersebut membuat Hutama Karya memperoleh suntikan dana cukup besar dari APBN.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8xNi8xLzE0MDQ5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Hutama Karya yang semula di APBN 2021 mendapatkan PMN Rp6,2 triliun,  ditambah lagi dengan PMN di dalam cadangan PEN Rp9,1 triliun, dan  ditambah lagi dari SAL Rp9,9 triliun,&quot; katanya
Lalu, lembaga Bank Tanah yang modal awalnya dibutuhkan Rp 2,5 triliun  sesuai dengan PP Nomor 64 Tahun 2021, namun pihaknya dengan Menteri  ATR/Kepala BPN sepakat untuk memulainya dengan Rp 1 triliun dulu pada  tahun 2021 ini.
&quot;Oleh karena itu (Lembaga Bank Tanah) diberikan dalam bentuk melalui  cadangan dana PEN. Dan tahun depan akan mendapatkan lagi Rp 1 triliun di  dalam APBN 2022,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggunakan cadangan dana program pemulihan ekonomi nasional atau PEN untuk penanaman modal negara (PMN) sejumlah BUMN.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah menggunakan dana cadangan PEN untuk penanaman modal negara (PMN) ke sejumlah perusahaan pelat merah. Salah satunya adalah Hutama Karya, yang akan menerima suntikan dana Rp9,1 triliun.
Baca Juga: Ingat Presiden Jokowi soal PMN, Sri Mulyani Akui Ada BUMN Tak Berkontribusi
 
&quot;Untuk APBN 2021, cadangan PEN sebesar Rp33 triliun yang kemudian akan dijadikan PMN kepada investasi BUMN sebesar Rp17 triliun, yaitu kepada Hutama Karya sebesar Rp9,1 triliun, Waskita Karya (WSKT) Rp7,9 triliun,&quot; ujar Sri Mulyani  dalam video virtual, Senin (8/11/2021).
Lanjutnya, dana cadangan PEN turut disalurkan sebagai PMN ke Lembaga Pengelola Investasi (LPI) senilai Rp15 triliun. Lalu terdapat pengalokasian Rp1 triliun untuk badan bank tanah, yang menurut Sri Mulyani merupakan amanat Undang-Undang 11/2020 tentang Cipta Kerja.
Baca Juga: PMN Rp5 Triliun Cair, Waskita Kebut Proyek Tol Kapal Betung
 
Selain dari dana cadangan PEN, Hutama Karya pun memperoleh alokasi dana dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp9,9 triliun. Hal tersebut membuat Hutama Karya memperoleh suntikan dana cukup besar dari APBN.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8xNi8xLzE0MDQ5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Hutama Karya yang semula di APBN 2021 mendapatkan PMN Rp6,2 triliun,  ditambah lagi dengan PMN di dalam cadangan PEN Rp9,1 triliun, dan  ditambah lagi dari SAL Rp9,9 triliun,&quot; katanya
Lalu, lembaga Bank Tanah yang modal awalnya dibutuhkan Rp 2,5 triliun  sesuai dengan PP Nomor 64 Tahun 2021, namun pihaknya dengan Menteri  ATR/Kepala BPN sepakat untuk memulainya dengan Rp 1 triliun dulu pada  tahun 2021 ini.
&quot;Oleh karena itu (Lembaga Bank Tanah) diberikan dalam bentuk melalui  cadangan dana PEN. Dan tahun depan akan mendapatkan lagi Rp 1 triliun di  dalam APBN 2022,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
